OBSESSION : Park Jimin

OBSESSION : Park Jimin
30. Whats Mean?


__ADS_3

" Apa maksudmu ? Lalu kau pikir aku seperti jalang yang tidur dengan pria yang berbeda ? " Nara menatap tajam Daniel.



Daniel menggeram menahan amarahnya ia mengeluarkan HP lalu menunjukkan foto yang dikirim Jimin lewat email.



" aku yakin kau yang lebih paham dirimu dengan siapa saja kau tidur " kata Daniel membuat Nara terdiam.



" Ta-tapi... " baru saja Nara ingin menanyakan tentang foto ia tertidur tanpa pakaian dipelukan Jimin.



Daniel tersenyum " Awalnya aku tak memasalahkan siapa yang pertama tidur denganmu... aku tak perduli. Tapi ini Jimin! Dan kau selama ini berbohong padaku! "



" tapi aku, aku .... " Nara berani bersumpah demi apapun ia tak tahu apa-apa.



Bahkan ia merasa di bohongi, benarkah foto itu adalah dirinya dengan Jimin?



Lalu kapan itu terjadi? Karena dengan sangat Jelas ia tak pernah tidur dengan Jimin.



" Tunggu Daniel... dengar.. aku.. ini " benar... Nara bingung akan menjelaskan seperti apa karena dia tak tahu apa-apa tentang foto itu.



" aku tak tahu apa-apa " akhirnya Nara menangis. " Aku bersumpah aku tak tahu apa-apa tentang foto ini "



" Jadi maksudmu, kau lupa dengan siapa saja kau tidur ? "



Pertanyaan Daniel membuat Nara merasa sakit hati, apa Daniel memndang rendah dirinya. Padahal Nara memang tidak tahu apa-ap tentang foto itu.



Yang ia tahu ia tidur hanya dengan Daniel. " Kau pikir aku perempuan seperti apa ?? "



" Janinnya berumur dua minggu, dan kita tidur seminggu yang lalu bahkan aku mengeluarkannya diluar " jelas Daniel.



" tapi kau orang pertama yang tidur denganku Kang Daniel!! " teriak Nara tak percaya apa yang Daniel katakan.



" Kau pura-pura bodoh atau apa? Aku bukan yang pertama, bahkan saat aku bangun di pagi hari tidak ada bercak darah apapun di sepray.. aku tak mungkin langsung bertanya padamu tentang itu makanya aku diam-diam mencuci seprainya. Bahkan aku berusaha memaafkan kebohonganmu semenjak tahu aku bukan orang yang pertama...



Aku tak marah bahkan tak mempermasalahkan siapa yang pertama menidurimu, hanya saja aku ingin tetap bersamamu. Tapi kau bahkan mengandung anak orang lain "



" Aku bersumpah Daniel! Aku tak pernah melakukan hal bodoh itu dengan Jimin! "



" Lalu apa ini!! " tunjuk Daniel pada foto tersebut.



" apa kita perlu mengecek janin siapa itu ?  "






Nara merasa lelah ia sudah tak bisa lagi melakuoan debat bodoh seperti ini karena badannya terasa lelah. Padahal ia baru saja pulang dari rumah sakit dan Daniel lanhsung saja mengajaknya bertengkar.




Nara duduk di sofa sambil menangis, ia berpikir kembali tentang apa apa saja yang terhadi dengannya dan Jimin.



Tapi tetap saja tidak ada hal special yang terjadi pada Jimin dan dirinya.



Bahkan ia bersumpah ia tak pernah tidur dengan Jimin.



Nara menatap kearah Daniel tiba-tiba lalu Nara mengingat sesuatu.



" obat tidur ... "  Nara langsung mengambil hasil tes 3 minggu yang lalu tentang ia mengonsumsi obat tidur berlebihan.



Padahal ia yakin dengan betul ia tak pernah meminum obat seperti itu.



Nara mengambil hasil tes tersebut lalu membacanya.



" aku tak pernah meminumnya.. aku tak pernah membeli obat tidur... " kata Nara lalu Daniel menatap Nara.






" Jangan bilang dia melakukannya tanpa sepengetahuanmu? "





" Jimin brengsek! " Daniel bergegas keluar dari apartement Nara, Nara menyusulnya takut hal buruk akan terjadi pada Daniel.




Ya Nara takut terjadi hal buruk pada Daniel atau mungkin pada Jimin.













....













Sudah Nara duga, saat sampai dan menekan bel berkali kali, lalu Jungkook membukanya dan Daniel langsung memukul Jimin tepat di hadapan para member BTS, Jungkook dan Taehyung.



Karena hanya mereka bertiga yang ada di dorm saat itu.



Taehyung langsung menghalangi mereka berdua, Jungkook menahan badan Daniel yang sedang oenuh dengan amarah.

__ADS_1



" Kau brengsek! Kau benar-benar brengsek! " Daniel berteriak seperti orang kerasukan wajahnya memerah dan ia mendorong Jungkook yang menahannya.





Bugh!





Berkali-kali Daniel memukuli Jimin tetapi Jimin tak mengubris ia bahkan seolah-olah memang sengaja untuk tidak membalas.




Taehyung dan Jungkook berusaha melerai Daniel walau alhasil Daniel masih bisa memukul wajah Jimin.






" Yak!! Jungkook! telpone Namjoon!! " Perintah Taehyung lalu Jungkook dengan cepat menelpone Namjoon dan menjelaskan secara singkat lalu menyuruh Namjoon segera datang ke dorm mereka.




" Daniel Stop!!! " Taehyung mendorong Daniel namun Daniel lebih kuat mencengkram kerah baju Jimin.




" Kalau ada masalah ayo kita bicarakan baik-baik! "







Daniel tak perduli ia memukuli Jimin berkali-kali, menendang perut Jimin.





Nara yang melihatnya entah kenapa merasa sakit di dadanya, ia merasakan sesuatu yang menyengat hatinya terasa ngilu saat melihat Jimin yang terkulai tak berdaya saat Daniel menghujaminya dengan tendangan dan tinjuan.






Nara menangis...






Di sisi lain juga ia tak menyangka Jimin tega melakukan hal keji padanya.




Tapi sebuah perasaan sakit yang muncul jauh di lubuk hatinya entah karena batin dari Janin darah daging Jimin sehingga membuat Nara merasa tak suka saat Jimin terluka.




" Da-daniel hentikan " kata Nara ia juga berusaha menahan Daniel.







Hari di mana untuk yang pertama kalinya Nara melihat Daniel marah penuh dengan kekecewaan.







" Kau Gila!! " Jungkook mendorong Daniel menjauh setelah Daniel puas dengan apa yang ia lakukan pada Jimin sehingga Jimin terbatuk-batuk mengeluarkan darah.






Nara menatap Jimin sambil menangis melihat wajah Jimin yang penuh dengan Darah sambil memegangi perutnya yang kesakitan karena tendangan Daniel.







" Kau keterlaluan! Di sini kau yang brengsek! " Bentak Taehyung marah pada Daniel.





Daniel menampilkan senyum meremehkan " Siapa yang keterlaluan!! Dia yang menghamili Nara atau aku yang memukulnya karena memang dia pantas dipukuli!!! "



" Apa maksudmu? " Jungkook menatap ke arah Daniel dan Nara bergantian.







Namjoon memasuki dorm dengan terburu- buru lalu ia menyuruh Taehyung untuk membawa Jimin ke rumah sakit.




Dan sekarang Namjoon meminta penjelasan pada Daniel.





Sedangkan Nara menangis ia tak tahu mau melakukan apapun semuanya kacau.





Setelah mendengarkan penjelasan Daniel , Namjoon dan Jungkook sangat syok dan tak tahu harus bilang apa-apa.






__ADS_1





" Kita bertemu lagi setelah Jimin aman dan aku sebagai leadernya ingin berbicara pada kalian bertiga....  aku baru saja pulang beke--"




" Aku benar-benar muak melihat Jimin! "




Daniel langsung berdiri dari kursinya lalu menarik tangan Nara pergi dari dorm BTS.









" pelan-pelan Daniel " kata Nara saat Daniel menyeretnya dengan kasar.





Saat sampai di dalam perjalanan Daniel menepikan mobilnya membuat Nara ketakutan.







" Sekarang kita tahu anak siapa itu.. ayo gugurkan "  Kata Daniel, " aku mengenal seorang dokter yang dapat membantu menghilangkan anak si brengsek itu "





Nara menatap Daniel tak percaya dengan kalimatnya yang menurutnya sangat jahat.





Melihat reaksi Nara yang tak menjawabnya Daniel sangat kecewa dibuatnya lagi.





" Kenapa? Kau masih ingin mempertahankan anak ini meski tahu kenyataannya Jimin melakukannya tanpa sepengetahuanmu!? " bentak Daniel.






Nara menggelengkan kepalanya " Aku tak bisa menggugurkannya...  " kata Nara ketakutan.







" Kenapa!! Owh atau jangan-jangan kau senang karena anak itu anak Jimin ? "




" bukan begitu... tapii "






" kalau begitu gugurkan! Aku tak mau anak si brengsek ini menjadi penghalang kita berdua lagi! Aku bahkan ingat bagaimana saat itu kau pergi meninggalkanku! Aku tak bisa tertidur makan dan hidup dengan baik! , jadi... ku mohon gugur kan.. "






Daniel menelphone temannya yang bekerja sebagai dokter sekaligus orang yang dapat ia percayai.





" Min jae-ah... aku minta tolong padamu, aku akan menjelaskannya dengan detail nanti setelah sampai di tempatmu aku ingin mengugurka--"



Nara merampas HP itu dari Daniel. " jangan kumohon... "







Melihat Nara yang sangat tak ingin mengugurkan janin tersebut bahkan setelah tahu pelakunya Jimin membuat Daniel marah.





Daniel tak mendengarkan permohonan Nara, ia menjalankan kembali mobilnya menuju ke tempat Min jae.














......






Tbccccccccc




__ADS_1



Heheheheheheh


__ADS_2