
Naura Rasyid.gadis berparas cantik yang baru berusia 22 tahun itu terpaksa membantu temanya untuk menggantikannya bertemu dengan seorang pria.
" Naura,kamu aja ya yang temui dia !!". Carlie Dara.sering di panggil Dara teman sekaligus sahabatnya Naura
" apaan sih kok gw, siap" Naura bingung sekaligus heran. "Naura tolongin gw dong kali ini aja.gw kan gak pernah minta apa apa sama Lo" iya tapi apa ceritai dulu gw bingung gak ngerti.lo tiba tiba minta tolong aja.
gini Naura,gw kan ceritanya di comlangi tuh ya sama si varel ke temennya.tapi pas gw liat fotonya gw kok gak sreg ya.ganteng sih tapi hati gw gak tertarik gimana tuh..
mau nolak gak enak,tapi kalo gw terima gak enak juga. ayo dong Naura bantuin gw.
" nggak mau apaan coba.mendingan gw tolongin yang lain aja jangan itu"
"ayo dong Naura kali ini aja bantui gw napa" Dara menyedepakan tanganya di dada sambil terus memohon. "dara,gw bukannya gak mau nolongin lo.tapi Lo tau sendiri kan gw itu menghindari banget dengan hal hal yang kaya gitu."
Naura sangat amat menghindari dengan yang namanya hubungan.bukan dia gak mau berhubungan dengan lawan jenis tapi Naura punya alasan tertentu mengapa dia menghindari itu.
" Naura plisss kali ini aja ya,terserah Lo deh pas nanti ketemu mau Lo apain atau Lo mau apa pun gw Kabuki.tapi gw mohon gw beneran gak bisa" dara sudah habis akal
Karana Naura gak tega liat Dara terus terusan memohon.Naura pun akhirnya menerima dan nolongin Dara.meskinpun sedikit terpaksa itu pun dengan syarat.Dara harus lurusin semuanya sama Verel biar tidak terjadi kesalah pahaman nantinya.
"Oke,gw bakalan bantuin Lo tapi ingat hanya kali ini saja.Siapa namanya dan dimana gw harus temuin dia." dengan raut wajah terpaksa
" beneran Lo mau bantuin gw,makasih Naura gw gak bakalan lupain kebaikan lo.oke gw serius,namanya Albi Putra Anggara.nanti Lo temuin dia di cafe melati"
__ADS_1
☘️☘️☘️
hari yang tidak Naura inginkan pun datang.di mana Naura akan menemui pria yang sama sekali tidak ia kenal.
di sebuah cafe Naura mencari cari sosok pria yang sama dengan foto yang Dara berikan padanya.
karna Naura bingung Karana di cafe itu terlalu banyak orang.akhirnya Naura pun bertanya pada salah satu pelayan yang ia temui.
" maaf mbak,mau tanya apa ada meja atas nama Albi Putra Anggara"
pelayan itu pun mengerutkan keningnya tidak lama kemudian ia pun menjawab
" oh ada,Nona di sebelah sana di ruang VVIP mari saya antar." Naura pun melangkah mengikuti pelayan tersebut.tapi sesampainya di sana meja itu kosong
Naura merasa hera " kemana orangnya ko gak ada,mungkin lagi ke toilet kali." akhirnya karna Naura bisa menunggu ia pun mengambil benda pipih di tasnya dan memainkannya.
tidak lama terdengar duara memanggil " Dara,kamu Dara kan." Naura pun mengangkat kepalanya melihat kearah suara.
" bukan " dengan santai dan cueknya Naura
" lalu siapa kamu,dan dimana Dara??" pria itu bertanya " gw, temenya Dara.gw kesini cuman mau nyampein pesan dari Dara kalo dia katanya gak bisa datang dan gw mewakili Dara juga mau minta maaf karna Dara gak bisa lanjutin perjadohan ini.
Albi terdiam sejenak mencerna ucapan perempuan yang ada dihadapannya. " terus siapa Nama kamu, " Albi bertanya. gw,menunjuk dirinya sendiri. " ia kamu " Naura pun memperkenalkan diri " gw, Naura Rasyid sahabatnya Dara." Albi pun menerima jabatan tangannya Naura " Albi Putra Anggara" Naura pun melepaskan jabatan tanganya " udah tau " dengan cuweknya.
__ADS_1
" cewe yang unik.baru kali ini ada cewe yang berani nyuwekin gw" dalam hati Albi berucap.
hening tidak ada suara sibuk dengan pikiran masing masing. " Ok karna gw rasa urusan kita udah selesai.gw harus pergi masih ada urusan lain yang lebih penting ". baru tiga langkah Naura melangkah.pria itu memanggil " tunggu kamu mau kemana,siapa bilang urusan kita sudah selesai.urusan kita belum selesai."
Naura pun berhenti melankah dan berpaling. " apa lagi yang belum selesai,kan udah jelas Dara itu gak mau sama lo.perasaan itu gak bisa di paksain Lo jangan maksa donk " Albi membuang napasnya dengan kasar
" karna Dara ga mau nemuin aku dan kamu yang datang kesini jadi,kamu yang harus gantiin dia.mau kah kamu jadi pacar aku??"
Naura diam mencerna kata terakhir Albi. Maukah kamu jadi pacar aku. Naura seakan kahabisan kata kata.sesuatu yang tidak pernah Naura sangka dan ia hindari malah terjadi padanya.Naura di tembak cowo yang ada di hadapannya cowo itu perasaanya secara mendadak.
Naura mulai gugup tangannya dingin muncul keringat dingin juga.
" Ok,diamnya kamu.aku anggap setuju mulai hari ini kita resmi pacaran."
" apahhhh gak nggak gw gak setuju.gw gak mau jadi pacar Lo apaan dasar cowo aneh emang gw cewe apaan" Naura marah ingin pergi tapi lagi lagi langkah Naura terhenti karna Albi " pokonya kamu udah resmi jadi pacar aku.titik gak ada penolakan."
Naura membulatkan matanya menghampiri Albi " udah gw bilang.gw gak mau jadi pacar Lo dan Lo jangan maksain gw jadi pacar dadakan Lo.cari aja cewe lain yang mau sama Lo. bukan gw." tepat di depan wajah Albi
Albi menyikapi dengan santai " tapi aku cuma maunya sama kamu gimana donk."
"dasar cowo aneh,bre*sk " karna kesal Naura pun pergi meninggalkan tempat itu..
Hai,maaf ya bila ceritanya kurang bagus alurnya berantakan harup di maklum ini cerita pertamaku masih banya2 belajar...
__ADS_1