Pacar Dadakan

Pacar Dadakan
Bab 34


__ADS_3

Setelah memasuki mobil Albi melajukan dengan kecepatan sedang melirik ke samping dan tersenyum melihat kekasihnya yang juga sedang melihat ke arahnya Albi meraih tangannya Naura dan menggenggamnya


" Sayang,sekarang mau pergi ke mana kita?" tanya Albi.


Naura terdiam memikirkan tempat mana yang ia datangi


" Oh ya,bagai mana kalau kita pergi ke bioskop kita nonton " Naura menyarankan pada Albi


" Ide bagus,ayo kita meluncur " dengan di barengi tawa oleh keduanya karna merasa lucu untuk kali pertama Naura mendengar Albi berkata seperti anak gaul seperti bukan Albi yang biasanya puas menertawakan dirinya sendiri Albi pun kembali melihat kearah Naura


" Sayang apa kau bahagia bersama ku ?" tanya albbi


" Pertanyaan macam apa itu,tentu aku bahagia sangat bahagia malahan kak.kau memberikan ku apa yang dulu aku ragukan dan tak pernah aku percayai.kenapa Kakak bertanya seperti itu hemm?" Naura balik bertanya


" Tidak bukan seperti itu,kakak hanya takut mengecewakan mu dan membuatmu terluka "


sahut Abi


" Asalkan kakak tidak melakukan itu aku akan selalu percaya dan bahagia bersama kakak" Naura meyakinkan


" Bagai mana kalau suatu hari nanti kakak melakukan hal yang membuatmu kecewa ?"


" Aku akan pergi dan menghilang dari mu kak. agar rasa kecewa itu ikut menghilang.kenapa kak Al dari tadi ngomongnya gitu sih,apa jangan-jangan kakak mau berbuat seperti itu ?" balik bertanya karna merasa heran


" Ehh.. bukan sayang bukan seperti itu.sayang aku tidak akan pernah mau melakukan itu aku sangat mencintai mu berjanjilah kalau suatu hari nanti terjadi sesuatu dengan hubungan kita aku harap kau tetap di samping ku jangan pernah menghilang dari ku.apa pun yang terjadi kau harus tetap percaya padaku dan kita hadapi bersama " meyakinkan naura


Naura menatap Albi terdiam mengamati setiap apa yang barusan Albi katakan dari ucapan dan dari matanya Naura merasa ada banyak ke sungguhan.Naura pun mengangguk


" Iya aku akan berusa selalu mempercayaimu kak apa pun nanti yang akan terjadi kita hadapi bersama." lalu tersenyum menggenggam tangan Albi yakin


" Semoga saja hal itu tidak akan terjadi kak dan kau akan selalu sama seperti ini selamanya " ucap Naura dalam hatinya


Albi mencium punggung tangan Naura lalu ikut tersenyum


" I Love You "


" Ya aku juga Love you too.."


Tak terasa mereka sudah sampai di sebuah Mall terbersar di kota B.Naura turun terlebih dulu sambil menunggu Albi memarkirkan mobilnya.

__ADS_1


" Ayo kita masuk " ajak Albi sambil merangkul Naura


" Ayo, kita nanti mau nonton apa ya??" tanya Naura merasa bingung


" Bagai mana filem berjende romantis komedi " usul Albi


" Aku tidak terlalu suka drama romatis kalo komedinya sih boleh.tapi engga deh gimana kalo kita nonton filem horor??" tawar Naura pada Albi


" Filem horor ya " Albi berpikir sambil membayangkan nanti kalo Naura takut pasti...


tiba-tiba saja lamunan Albi buyar oleh suara Naura yang memangilnya


" Kak,kak Al bagai mana? jangan bilang kakak gak berani nonton filem horor " tanya kembali Naura


" Siapa bilang enggak kok kakak berani,ayo kita nonton filem horor " menjawab meski hatinya agak was-was karna akan nonton filem horor


" Ya sudah ayo kita beli tiketnya " dengan senyum yang tak luntur dari wajahnya


Albi mau tak mau mengikuti maunya Naura membeli tiket dan cemilan meski dalam hati sebenarnya ia membatin membayangkan hantu-hantu itu meski hantu dalam filem itu hohongan tapi tetap saja itu mengerikan.


Setelah selesai membeli tiket dan cemilan Albi dan Naura pun masak ke dalam biosop mencari tempat duduk yang nyaman setelah memilih tempat duduk di pojokan karna lebih nyaman dan pastinya leluasa.


AAAAHHHHH...


Yang menonton ikut menjerit termasuk Albi yang juga ikut menjerit karna kaget dan jangan lupa posisi Albi sekarang yang memeluk Naura dengan begitu erat,sebelah kakinya di atas paha Naura, matanya terpejam.dengat Tampa sadar seperti itu dalam waktu beberapa saat.


" Kak kak Al lepas aku susah napas dan ini juga berat " setengah berbisik.


Albi pun membuka matanya dan dengan gerakan cepat Albi kembali pada posisinya setelah sadar dengan apa yang ia perbuat


" Ma maaf " kata itu keluar dari mulut Albi terbata-bata.


" Tidak apa kak lupakan saja.tapi,bukankah tadi kakak bilang tidak takut baiklah lupakan saja" sambil menahan tawanya.


" Sayang aku bukannya takut tadi kakak hanya kaget hantunya mengagetkan dan sedikit mengerikan " ucap Albi mengalihkan rasa takut dan malunya.


" Bukankah itu terdengar sama saja ya " sisir Naura


Albi menggaruk kepalanya yang tak gatal sambil nyengir kuda.

__ADS_1


" Lebih baik kita pulang saja yu " ajak Albi mengalihkan pembahasan


" Tapikan kak,filemnya belum beres masih seru " sahut Naura


" Sayang lainkali kita nonton lagi sekarang kita pulang sudah malam dan lagi Kakak lapar jadi sebelum pulang kita makan dulu bagai mana?" dengan sedikit merekeng mengeluarkan jurus pamungkasnya saat sedang bersama bundanya.


Mau tak mau Naura pun nurut mereka keluar drai bioskop menuju lestoran.


" Tadi kakak melewatkan makan siang jadinya perut kakak sedikit perih sekarang " sambil memegangi perutnya yang perih


" Apa kak Al tidak apa-apa mana sakit?" tanya Naura merasa hawatir.


" Tidak sayang hanya sedikit kau jangan hawatir mungkin setelah makan pasti akan membaik" jawab Albi


Sesampainya di dalam lestoran Naura dan Albi memanggil pelayan dan memesan makanan dan minuman karna memang sudah sangat lapar.


Sambil menunggu makanan datang Naura dan Albi bercerita kesana kemari sambil di selangi dengan canda tawa.lima belas menit kemudian makanan Meraka pun datang sipa di santap.


" Ayo kita makan " ucap Naura


sebelum makan mereka pun tak lupa berdoa.mera pun makan dengan sangat lahap sambil sesekali saling mencicipi makanan dan saling menyuapi.di saat sedang asyik suap menyuapi tiba-tiba ada seseorang yang menegur Naura


" Nau Naura apa itu kau " tanya seseorang itu


Karna Naura merasa di panggil Naura pun menoleh ke arah suara dan betapa terkejutnya Naura ternyata yang memanggil itu adalah seseorang di masa lalunya seketika raut wajah terkejut Naura berubah menjadi tersenyum


" Ternyata benar itu kau Naura aku senang kita bisa bertemu lagi.lama tak bertemu kau sekarang berubah semakin cantik apa lagi penampilan mu sekarang" puji seseorang itu


🍁


🍁


🍁


**Kira kira siapa ya dari masa lalu Naura itu samai Naura merasa senang begitu.


Siap siap cemburu ya babang Albi 🤭🤭


Happy Reading 😉😉

__ADS_1


jangan lupa beri cerita receh author bermacam macam jejak di tunggu 😘😘**


__ADS_2