Pacar Dadakan

Pacar Dadakan
Bab 39


__ADS_3

Dengan gerakan cepat Verrel pun merubah posisi duduk nya dengan bergeser menjaga jarak dari Bella tampa memperdulikan keadaan Bella setelah Verrel menggeser tubuhnya. ini


Brruggkk


Bella yang tadinya bersandar di punggung Verrel jadi terjungkel atau jatuh kebelakang karna perbuatan Verrel yang tak memberi tahu akan merubah posisi duduk nya


" VERREEEEELLLL " Bella berteriak karena rasa sakit di kepala nya karna ulah Verrel


" Sorry bell,gw gak sengaja " meminta maaf karna memang gak sengaja membuat Bella terjatuh dikarnakan terkejut


" Sorry.. sorry.. sakit nih,kalo mau geser lu kan bisa ngomong dulu relll... untung gak apa-apa coba kalo terjadi sesuatu bisa geger otak gw." jelas Bella dengan lebay


" Iya sorry bell sorry... lagi pula kepala lu itu cuman nyium rumput doang gak bakalan lah sampe geger otak " jelas Verrel menjelaskan karna kenyataanya memang seperti itu hanya saja Bella terlalu berlebihan mengekspresikan


"Tapi tetep aja sakit bangbang kepala gw sakit " kembali Bella mengeluhkan sambil terus mengelus bagian kepalanya yang sakit.

__ADS_1


" Lagian siapa suruh nyender kaya gitu di kira gw Sandara hidup Lo gitu? untung gw cuma geseran coba kalo nggak yang ada Lo bakalan ke enakan nyender terus di punggung gw kan" tanya Verrel dengan penuh ke kesalan


" Eleehh... enak aja Lo ya kalo ngomong.iya memang gw nyenderan tapi kan gw gak sengaja rell,lagian Lo pelit amat sih cuman di senderin gitu aja mending kalo bahu Lo kaya gebetan gw " omel Bella tak kalah kesal


" Bomatt...yang jelas bahu gw ini itu milik dara seorang yang berhak nyenderan di bahu gw cuman dia paham lo.dan lagi emang siapa gebetan Lo,kaya laku aja" ejek verel pada Bella


" Lo ya... awas Lo ya gw bilangin babang ji Chang wook gw Lo "


" Hahahaha... apa Lo bilang tadi ji Chang wook gebetan Lo? iya kalo dia mau kenal juga kagak halu Lo ketinggian bell" sambil terus tertawa merasa lucu karna Bella berhayal ji Chang Wook jadi pacarnya yang dirasa tak mungkin itu


" Lah ada yang marah atuttttt " verel malah menambah kekesalan bella dengan gigi beradu dan wajah yang sudah memerah menahan amarah tangan sudah mulai gatal tak tahan ingin mencakar.karna sudah tak tahan melihat tingkah verel terhadapnya bella dengan cepat berdiri melangkah ingin menghampiri verel dan menjambak rambutnya


" Verelll sini Lo ya berani ngej___" kata-kata Bella tergantung


"Aaaahhh... Cup__"

__ADS_1


Di karnakan tergesah gesah karna emosi di saat melangkah kaki Bella justru Tikosewad alias tersandung batu kecil di hadapan nya,membuat Bella terjatuh dan verel yang tak siap dengan senang hati harus menerima katindihan di timpa Bella dengan bonus ci*man pertama nya Bella mendarat tak sengaja di bi*Ir verel.


Bella yang mendapati posisi terjatuhnya dengan ciuman pula langsung membulatkan matanya dengan cepat Bella mendorong verel menjauh sadar akan perbuatan nya.


verel yang juga terkejut diam lalu menatap Bella melihat sedang menunduk.


namun degan gerak sepat Bella mengambil tas Selempang nya lalu pergi berlari meninggalkan verel sendiri dengan sisa keterkejutan nya dan Bella yang merasa malu karna perbuatannya


Sedang di rumah sakit


Albi sedang membujuk Naura makan supaya setelahnya Naura bisa minum obat,namun Naura tidak mau makan apa lagi makanan rumah sakit.


" sayang,ayo dong makan biar kamu cepat sembuh kalo gak makan kamu gak bisa minum obat " ucap Albi membujuk Naura


" Tidak mau kak,aku gak mau makan makanan rumah sakit dan aku pun gak mau minum obat karna obat itu menakutkan " balas Naura dengan sambil berigidig ngeri melihat obat yang berjejer di wadah obat yang sudah Di sediakan

__ADS_1


__ADS_2