Pacar Dadakan

Pacar Dadakan
Bab 7


__ADS_3

Terlintas dalam pikiran Naura untuk menjaili tuan muda,pacar dadakan nya itu dengan memberi panggilan yang ia tidak sukai agar Albi kesal padanya dan Naura bisa pergi bebas dari Albi karna Albi pasti marah.


" ya udah,aku panggil kamu Om pemaksa.bagai mana?" jelas Naura pada Albi.


" apa,Om. yang benar saja aku tidak setua itu.emang kapan juga aku menikah dengan bibi mu.aku bukan om mu tapi pacar mu.panggil aku dengan panggilan yang lain.!!" kesal Albi


Naura ingin sekali tertawa ngakak tapi ia tahan lucu sekali melihat ekspresi wajahnya Albi yang kesal dengan panggilan om.itu sudah jadi awal untuk Naura bebas pelan pelan Naura akan terus membuat Albi terus kesal seperti itu padanya.agar ia jengah,jengkel terus putus naura.itu rencana Naura


Naura pun mulai pura pura berpikir kembali.


" terus mau aku panggil apa.om ga mau.kalo Beby ga mungkin,hany apa lagi itu terlalu geli, say " belum selesai Naura bicara Albi langsung memotongnya " sayang,panggil aku dengan panggilan sayang.udah itu aja "


Naura yang mendengar itu ia bengong gak percaya " kok gitu,gak mau aku gak suka dengan panggilan itu." protes naura


" tapi aku suka dengan panngilan itu,udah itu aja jangan protes." cegah Albi


" tapi tetep gak mau itu. gimana kalo kak Al aja ya jangan itu." mohon Naura


" baiklah itu tidak terlalu buru." Albi setuju


tapi sayangnya yang tidak setuju itu naura.ia yang tadinya ingin bikin Albi kesal. tapi malah ia sendiri yang di bikin kesal oleh albi.dan itu berhasil bikin Naura bener bener kesal.


naut wajah Naura berubah derastis


" kenapa jadi gw yang di kerjai dia gini.bete banget sih kan gagal jadinya" umpat Naura dalam hatinya.

__ADS_1


" kenapa jadi bengong.ayo kinta lanjut pokonya seharian ini kamu harus temenin aku di sini.aku ada kerjaan disini sebentar setelahnya nanti kita lanjut yang lain oke" jelas Albi pada Naura.


" emmmm" Naura cuman berdehem dan ngangguk Tampa mau bersuara karna ia sudah terlanjur kesal.jadi Naura malas harus menjawab


...****************...


tak terasa senja pun datang Berjam jam Naura dan Albi di dalam Mall.naura berkeliling terus mengikuti Albi kemana pun ia melangkah karna Albi tidak mau jauh darinya


" sayang,apa kamu tidak mau membeli sesuatu dari tadi kamu cuma liatin aja Tampa membelinya" tanya Albi merasa heran.


" enggak ah, aku gak punya uang buat beli barang yang ku mau." jawab Naura


" kenapa ga di ambil aja kalo ada barang yang kamu mau.kamu tinggal abil sayang aku yang bayarin" ucap Albi pada Naura


" emang boleh " dengan mata berbinar


" beneran, bilang ke dari tadi kalo boleh mah pasti dari tadi aku udah ambil barang yang aku mau." umpat Naura.


Albi mendengar umpatan naura.ia hanya tersenyum gemas dan tangannya terulur mengacak rambut Naura pelan.


" apa sih yang enggak buat kamu sayang.emang apa yang ingin kamu beli ayo kita beli?"


Naura pun memasuki toko sepatu karna memang ia ingin membeli itu.naura ingin membeli sepatu baru karna sepatu lamanya sudah usang.albi pun membelikannya bahkan tidak hanya sepatu yang ia belikan baju,tas bahkan keperluan yang lain pun Albi belikan.


padahal Naura sudah berkali kali menolak barang yang Albi belikan tapi bukan Albi namanya kalo tidak dengan memaksa.akhirnya mau tidak mau Naura pun terpaksa menerimanya.

__ADS_1


" untuk apa coba dia membelikan barang sebanyak ini aku kan cuma butuh sepatu."


" kak Al udah yah,ini cukup aku gak perlu lagi terlalu banya." tolak Naura


" sayang beneran udah.itu cemilan,perlengkapan kamu yang lain"


" enggak kak,udah cupuk ayoh ah kita pulang aku udah cape kaki aku udah pegel" kesal Naura


" kaki kamu sakit sayang,mana aku liat" panik Albi


" jangan lebay deh kak,kaki aku sakit tapi gak papa masih bisa jalan kok." jengah Naura


" tapi beneran ga apa apa,maaf ya pasti kamu kecapean ya.seharian ini ngikutin aku terus." Albi merasa bersalah.


" beneran aku gak kenapa napa.udah kita pulang yu udah malam "


akhirnya merekapun pulang dan mengantarkan Naura pulang ke rumahnya.


assisten Herry pun memberhentikan mobil di depan sebuah rumah sederhana.assisten Herry pun turun membukakan pintu mobil untuk Naura.


disaat Naura ingin turun Albi menahan tangan Naura " aku minta maaf dan terima kasih untuk hari ini.maaf karna udah bikin kamu kecapean dan terima kasih karna kamu udah nemenin aku seharian ini." ucap albi tulus


" ya sama sama kak Al.aku turun ya "


Naura pun turun dari mobil menuju rumahnya dengan pikiran yang tertuju pada Albi..

__ADS_1


Bersambung....


jangan ngelamunin Albi Naura nanti kecantol dia baru tau rasa kamu..😆😆😆😅😅😅


__ADS_2