
Di saat Naura dan Albi sedang bahagia2nya tampa mereka sadari ada tiga pasang mata yang sedang memperhatikan ke uwu an mereka dari posisi yang berbeda2 mereka itu tiada lain dan tiada bukan ialah Bella dan Verel di posisi belakang Naura sedang dara ada di sisi belakang Albi.dara yang melihat ke romantisan dan lamaran Albi pada Naura sahabatnya melihat itu ia justru mengepalkan tangannya kencang sampai berwarna putih kulitnya.berbeda lagi dengan Bella ia justru baper sendiri melihat sahabatnya di lamar sampai mengeluarkan bulir bening dari matanya karna terharu bella mengepalkan ke dua tangannya ia letakan di depan pipinya merasa gemas baper seperti ARMY yang melihat para BANGTAN BOYS mereka.seperti itulah kurang lebih ekspresi Bella tapi bedanya gak pake teriak teriak histeris karna ia bukan ARMY dan Naura bukan BTS.π€π€π π
Verel: Thor kenapa jadi bawa2 BTS segala ya perasaan beda cerita deh ini kan ceritanya ada yang di lamar bukan BTS yang mau konser di LA terus author gak bisa kesana dikarnakan gak bisa beli tiketπ€π€
Author : Ihhh Verel kalo ngomong suka bener deh,tapi gak usah di perjelas gitu bisakan.pura2 gak tau aja iya iya in gitu.verel mah gak asikk..
Verel: yeeyy si Thor marah..iya deh iya maaf Verel ngikut aja.
Author: nah gitu dong ππ
Setelah melihat lamaran yang Albi lakukan pada Naura tepat di depan matanya Dara mengepalkan tangannya karna kesal ia mengeratkan giginya matanya memerah menahan amarah karna tak tahan dara pun pergi dari taman itu menuju mobilnya ia butuh pelampiasan untuk kemarahannay.dara pun masuki ke mobil nya ia jalankan dengan kecepatan penuh tak perduli keadaan jalanan yang tak suka akan cara dara membawa mobilnya.Dara memukul2 setirnya sambil mengupat dan berteriak melampiaskan kekecewaannya terhadap Albi.
" Kenapaaaa Albi kenapa harus Naura yang elo pilih kenapa bukan gw apa kurangnya gw di Banding naura.elo itu milik gw dan gak ada yang boleh milikin elo. apa yang harusnya jadi milik gw tetap harus jadi milik gw " sambil berteriak2 mengupat
Sedang Verel dan Bella mereka masih di tempat yang sama masih memperhatikan dua sejoli berbahagia Verel melihat temannya Albi melamar Naura ia ikut senang karna kecil kemungkinan Albi bisa di miliki dara meski tidak yakin karna Verel tahu sendiri bagai mana sifat dara kalo sudah ingin pasti harus bagai manapun caranya.apa lagi barusan saat adegan romantis itu terjadi Verel melihat dara juga ikut menyaksikan dan sudah ia pastikan dara pasti dalam mode marah dan kecewa.kalo sudah begitu akan jadi tugasnya untuk menenangkan dara meski tak butuh waktu lama untuk menenangkannya tapi untuk kasus yang ini Verel merasa akan sulit untuk menenangkannya.
" Rel, kita kesana yu nyamperin mereka " ajak Bella pada Verel
" Ogak gw,mau ngapainapa kesana?"
" Ya gw mau ngasih selamat ke mereka aja "
' Ogah elo aja, yang kesan gw gak mau mempermalukan diri gw karna liat keromantisan mereka " Verel merasa jengah
" Rel kok gitu sih "
__ADS_1
" Bodo amat,gw mau cabut mau nyusul dara"
beranjak pergi.sedang Bella pun akhirnya ia ikut pergi karna setelah di pikir pikir kalo ia nyamperin kesana yang ada bakal gangguin mereka
" Ya udah besok aja gw ngucapin selamatnya ke mereka." menyusul Verel yang sudah terlebih dahulu keluar dari taman itu.
" Rel,tungguin gw.tadi kalo ga salah elo bilang mau nyusul dara.emang dara kemana "
" Elo tahu,tadi itu dara ada disini dia liar Albi ngelamar Naura dan gw yakin sekarang ini dia pasti lagi sedih.gw hawatir bell "
" Ya udah tunggu apa lagi cepetan Elo susuli dara "
Tak menunggu lama lagi Verel pergi mengendarai motornya mencari kemana perginya dara
Sedang yang di cari sekarang ini dia ada di tempat biasa ia akan melampiaskan kemarahan,kekecewaan nya.tempat itu ialah sebuah danau buatan.kino dara sedang berdiri di depan danau itu meneriakan,melepaskan rasa yang sedari tadi ia tahan
" Elo harus tetap jadi milik gw Albi harus" bergumam di sela tangisnya
Setelah cukup lama Verel akhinya samapi di tempat yang saat ini di datangi dara.danau buatan Verel baru ingat setelah sebelumnya ia mencari di tempat2 yang sering dara datangi dan danau buatanlah tempat dimana Naura sering datangi kalo dalam suasana hatinya seperti ini. Verel menepikan motornya ia sudah melihat dara dari tempatny saat ini dara sedang terduduk sambil melempar2 batu ke arah danau vere turun dari motornya dan pergi menghampiri dara siap untuk menghibur.
" Ternyata elo di sini Ra dari tadi gw cariin..." belum selesai Verel bicara dara sudah keburu memeluknya dan itu berhasil buat Verel terpaku jantungnya seakan sedang maraton.
" Ehemmmm " Verel dengan cepat mengontrol emosinya ia menetralkan jantungnya agar tak terbawa suasana.
" Rel kenapa sih hidup gw harus kaya gini setiap kali gw suka sama cowo pasti ujung2 nya gak gw dapetin cowo itu lebih memilih cewe lain padahal gw udah mati2 an buat dapetinnya.dan elo tahu sekarang rel,Albi pun sama dia lebih memilih cewe lain di banding gw dan lebih parahnya lagi cewe itu sahabat gw sendiri " dengan posisi masih memeluk Verel di barengi senyum kepalusan
__ADS_1
" Udah jang sedih Ra mungkin Albi buakn jodoh elo masih banyak cowo luaran sana yang lebih keren mapan dan pastinya bakalan sayang Sam elo Ra gak hanya Albi."
" Tapi gw maunya sama Albi rel.pokonya gw gak peduli Albi harus jadi milik gw "
" Tapi Naura itu sahabat elo masa elo tega mau rebut kebahagiannya "
" Gwvgak perduli rel pokonya apa yang udah harus jadi milik gw."
" Elo memang gak pernah berubah Ra masih sama keras kepala gak mau dengerin apa kata orang.elo tahu Ra keinginan elo itu untuk milikin Albi itu bukan karna cinta tapi sudah berubah jadi obsesi yang bakalan ngejerumusin elo suatu saat nanti.dan obsesi elo itu nutupin akal sehat elo sampai2 elo gak pernah sadar kalo ada orang yang lebih sayang dan peduli sama elo" menghembuskan nafas dengan kasar karna kesal dengan sikap dara yang selalu seperti itu di saat ia menginginkan sesuatu yang gak pandang bulu yang terpenting tercapai.tapi untungnya selama ini Verel selalu berhasil ngegagalin rencana dan keinginnan dara yang karna obsesinya bukan karna hati
setelah Verel mengatakan hal itu ia melepaskan pelukannya dari dara dan pergi meninggalkan dara yang terpaku mendengar ucapan Verel barusan...
*
*
*
*
**NENG DARA JANGAN GITU DONG NANTI NYESEL LOH...
HAPPY READING...βΊοΈβΊοΈ
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN POKONYA SEMUANYA...π€π€
__ADS_1
TERIMA KASIH LOVE YOU FULLπππ**