Pacar Dadakan

Pacar Dadakan
Bab 33


__ADS_3

Dua menit kemudian dara merasakan sesuatu kepalanya mulai terasa berat ia terus menguap.bella melihat itu langsung menghampiri dara


" Ra,Lo ga papa ? " tanya Bella mulaierasa ada yang aneh dengan dara.


" Bell,gw kok ngantuk banget ya kepala gw.." belum selesai bicara dara sudah lebih dulu tak sadarkan diri beruntung Verel dengan sigap memegangnya jadilah dara seperti di peluk tak terlihat tak sadarkan diri.


Agar yang lain tak curiga Verel pun membawa dara keluar dari pesta itu lalu membawanya ke kamar hotel dan segera membaringkannya


" Tadi itu hampir saja rel fiyuuuhhhhh..." menghela nafas lega


flashback


Verel pergi ke belakang mencari pelayan yang bertugas menyajikan minuman para tamu setelah ketemu ia pun menghampirinya


" Apa Lo yang akan mengantarkan minuman-minuman ini ke depan?" tanya verel pada pelayan itu


" Iya,saya tuan.ada apa ya tuan?" pelayan itu balik bertanya


" Oh begini, gw mau minta tolong nanti kalau Lo mau gw kasih Lo uang tip "


" Memangnya minta tolong apa ya tuan? " tanya si pelayan kembali


" Gw mau Lo tolongin gw masukin obat ini ke salah satu minuman yang akan Lo berikan ke anak pemilik pesta ini dara Lo tahukan " pinta Verel pada si pelayan


" Maaf tuan sa saya tidak berani.saya tidak mau kena masalah tuan " tolak si pelayan Karan memang tidak mau terkena masalah


" Eh tunggu,Lo jangan salah paham dulu justru gw ngelakuin ini itu demi kebaikan dara.gw cuma mau bantuin dia gw kasihan sama dia.gini dara itu lagi kena gejala sudah tidur dia udah beberapa hari belum tidur dengan benar.mungkin dengan cara seperti ini dara akan bisa tidur kalo di kasih langsung dia gak bakalan mau.giman Lo mau kan tolongin gw?"


Verel meyakinkan si pelayan dengan sedikit kebohongan agarvpelayan itu percaya


" Tapi tuan apa tidak apa-apa " tanya si pelayan ragu


" Lo jangan hawatir di jamin aman " Verel memastikan


" Baiklah saya mau membantu tuan tapi,beneran kan saya tidak akan kena masalah " kembali bertanya

__ADS_1


" Bawel Lo ya,mulut Lo itu kaya emak-emak komplek tau gak.pokonya Lo kerjain apa yang gw suruh dan Lo bakalan di jamin aman asal Lo nurut " pinta Verel pada si pelayan


Setelah pelayan itu menyetujuinya Verel pun tak lupa memberikannya sejumlah uang yang sudah dia janjikan


" Jangan samai salah " Verel mengingatkan sambil menepuk pundak si pelayan lalu pergi dan kembali ke pesta seperti tak terjadi melakukan apapun


Pelayan pun datang menghampiri para tamu terutama dara si pelayan menawarkan minuman pada dara dan dengan Tampa ragu dara mengambil minuman yang pelayan itu berikan padanya dan meminumnya.pelayan itu pun menghampiri verel yang sedang bersama Albi sambil menawari minuman pada Albi juga Verel. setelah Albi dan Verel mengambil minuman masing-masing pelayan itu pun pergi dan tak lupa berkata pada Verel


" beres tuan " ucap si pelayan dengan setengah berbisik lalu berlalu pergi.


Ya,verel sengaja menukar obat tidur itu yang harusnya untuk Albi agar Albi tak sadarkan diri lalu dara akan melancarkan rencananya tapi sayang seribu sayang rencana itu akan terjadi di karnakan rencana di tukar dengan rencana Bella dan Verel pastinya.


flashback off


Setelah dara tak sadrkan diri Bella berinisiatif untuk mengabari papa nya dara lewat pesan si hijau memberitahukannya kalo dara tak pulang kerumah dikarnakan akan menginap di rumahnya Bella


" Pah,aku malam ini gak pulang ke rumah aku ikut bela ke rumahnya mau menginap " isi pesan dara pada papa nya.tak lama papa nya dara pun membalas pesan dara.


" Baiklah sayang terserah kau saja.nanti papa bialang sama mamah " isi pesan dari papa dara


" Tenang aja dara hanya tertidur bell " sahut Verel


" Syukurlah,lo tahu tadi hampir saja gw ikut pingsan takut ketahuan tapi, setelah di jalani ternyata seru ayo,kita lakukan lagi " yang awalnya panik tiba-tiba langsung berubah serasa tertangtang.


" Lo itu aneh tadi aja Lo panik,hawatir sekarang malah ngajakin lagi ini juga belum kelar " merasa aneh dengan kelakuan Bella


" Ini itu hal baru buat gw rel makanya gw tadi heboh.teryata begini ya rasanya bikin onar meski cuman ngegagalin rencana dara hehehe" sambil tersentum membayangkan rencana apa lagi yang akan ia gagalkan


" Sudah jangan Lo memikirkan hal aneh-aneh.lebih baik kita pikirkan cara bagai mana menghadapi dara setelah dia bangun " Verel mengingatkan Bella bagai mana menjawab pertanyaan dara nanti setelah dia bangun dari tidurnya


" Iya juga ya kalau begitu Aya berpikir " Bella balik mengajak Verel.


" ckckck kau ini " sambil berdecak dan merasa jengah oleh tingkah Bella


Kembali ke pesta Naura yang sedang sendiri karna di tinggal Albi menemui rekan bisnisnya terpaksa harus sendirian dulu tapi,semakin lama Naura semakin bosan berada di dalam pesta ia tak begitu terbiasa dengan suasana seperti itu meski sekarang penampilannya sudah menunjang menjadi seperti orang sepadan dengan mereka-mereka tapi tetap saja Naura merasa tidak nyaman berada di tempat bersama orang-orang kaya dan ternama.

__ADS_1


Naura menarik nafasnya dengan kasar lalu menghembuskan ya " Huaffff bosan sekali "


ia melihat kesana kemari melihat tak satu pun orang yang ia kenal.meski Albi tadi sudah mengenalkannya pada beberapa orang tetap saja Naura merasa sendiri.


Albi masih sibuk dengan rekan-rekannya Naura tak berani mengganggu jadi Naura memutuskan menunggu Albi di luar sambil cari angin segar merasa sesak terus-terusan berada di dalam serasa pengap


" Ahhhh... segarnya,Bella kemana ya kenapa tu anak biba-tiba ngilang.pergi gak bilang-bilang kan gw jadi sendirian " mengupat Bella yang pergi Tampa dirinya.Saat sedang menikmati pemandangan malam tiba-tiba saja ia di kejutkan dengan seseorang yang memakaikannya jas dari belakang setelah menoleh ke belakang ternyata itu perbuatan Albi


" Kak Al, mengagetkan saja kirain siapa " merasa kaget


" Maaf mengagetkan mu,sedang apa di sini? pestanya kan di dalam bukan di sini " Tanya Albi


" Di dalam aku kurang nyaman kak,terlebih lagi tidak ada yang aku kenalh " sahut Naura jujur karna memang seperti itu


" Maafkan kakak membuatmu tidak nyaman.kalau begitu ayo kita pergi dari sini ketempat lain yang lebih nyaman


" Tidak perlu kak,kalau kak Al pergi bagai mana dengan pestanya masa kakak pergi gitu aja?" naura merasa tidak enak kalo Albi harus pergi dari tempat acara papa nya dara.


" Kau tak perlu hawatir di dalam da Asisten Herry dia yang akan menggantikan ku aku akan bilang padanya kalau kita akan pergi dan akan ketempat lain " jawab Albi


" Ya sudah terserah kakak saja "


Setelah selesai menelpon Asisten Herry Naura dan Albi pun pergi dari tempat itu menuju mobil milik Albi


🍁


🍁


🍁


Hai hai... para Reader akyou bagi mana kabarnya sehat...?


Semoga sehat2 selalu semuanya


di tunggu jejaknya ya Happy ReadingπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2