Pacar Dadakan

Pacar Dadakan
Bab 4


__ADS_3

karna aura gak mau jadi bahan perhatian orang lagi Naura akhirnya mau Nemenin Albi makan siang. " oke,gw mau nemenin Lo makan tapi hanya untuk kali ini aja " naura langsung pergi mendahului Albi masuk ke dalam cafe.


" lihat saja nanti pacar,untuk kali ini kamu terpaksa tapi tidak untuk lainkali " Albi berucap dalam hatinya.


Albi pun menghampiri Naura yang sudah duduk manis dengan raut wajah kesal bibir sedikit di manyunkan.Sedang Albi sendiri melihat itu malah merasa gemas di buatnya.


" pacar, kamu mau makan apa " Albi memberikan buku menu.tapi dengam cepat Naura menjawab " terserah apa aja " ketus Naura.


" oke,kalo begitu " sambil mangut mangut Albi mulai memesan. sambil menunggu pesanan datang Albi mencoba mencairkan suasana karna sedari tadi cuma ada keheningan di antara mereka.


" kamua kalo lagi jutek kaya gitu ternyata jadi tambah cantik ya,ngegemesin " Albi coba menggoda Naura.sedang orang yang di goda cuek tidak memperdulikan memalingkan muka ke samping. " Lo pikir gw bakalan mempan sama gombalan receh Lo,jangan harap " ucapnya Naura dalam hati.


" sayang,ngomong dong jangan manyun terus gitu.liat bibir kamu kaya gitu aku takut khilaf." Albi mulai tergoda.sontak saja Naura yang mendengar itu matanya membulat karna tidak menyangka akan mendengar Albi berkata seperti itu.

__ADS_1


" jangan macam macam Lo ya,gw gak akan segan segan buat nonjok Lo kalo sampe Lo berani macem macem!!! "


ancam Naura.


" woww takut,justru kalo kamu terus terusan kaya gitu aku jadi semakin ingin menggoda kamu." dengan sengaja Albi malah terus menggoda Naura.


Naura semakin dibuat jengah oleh tingkah Albi. " terus mau Lo apa " Naura mulai bertanya


" nah gitu donk,aku cuma mau kamu jangan jutekin aku terus dan aku ingin seharian ini kamu nemenin aku.udah gitu aja " Albi mulai memanfaatkan Naura


" oke kalo kamu gak mau juga gak papa.aku tinggal bilang sama pemilik cafe ini buat mecat kamu.pemilik cafe ini pasti gak keberatan karna kali mereka ga mendengarkan ku.aku tinggal cabut aja dana yang sudah ku berikan di cafe ini. " ancam Albi


" maksud Lo apa,lo Ngan..." belum selesai Naura bicara mulut Naura sudah terlebih dulu di bungkap oleh tangan Bella. " emmm... emmm.. tuan maafkan atas kelancaran Naura ya.saya pinjam nauranya sebentar." Bella dengan cepat menarik Naura pergi dari situ

__ADS_1


setelah menjauh Bella pun melepaskan tangan nya dari mulut Naura.


" bell Lo apa sih," kesal naura " sttttt...pelanin suara lo. harusnya gw yang harusnya bilang gitu.lo yang apaan coba.lo gak tau dia siapa " tanya Bella


" bodo amat gw gak peduli.dia itu nyebelin bell" Naura semakin kesal.


" beneran Lo gak tau dia. dia itu tuan muda Albi Putra Anggara pewaris ALPA grup dan sekaligus dia donatur terbesar di cafe ini nau.kalo tuan muda sampai cabut donasinya bisa jadi gulung tikar cafe gw Nau." geram Bella


Naura membulatkan matanya ia terkejut dengan penuturan Bella sahabanya kalo ternyata cowo yang Naura kasarin,cuekin itu adalah tuan muda pewaris ALPA grup.naura mengacak rambutnya. " terus gw harus gimana bell.gw udah terlanjur bersikap gak baik sama tuan muda bell.naura mulai prustasi menyesali sikapnya.


" ya udah Lo minta maaf aja sama dia dan mulai sekarang bersikap baiklah sama dia "


Bella memberi saran

__ADS_1


" ya,Lo bener bell gw harus minta maaf kalo enggak gw bisa kehilangan pekerjaan gw " Naura dan Bella ngangguk barengan..


Bersambung....


__ADS_2