
dengan langkah lebar Dara keluar dari restoran ia ingin cepat menemui Verel butuh penjelasan kenapa jadi seperti ini.Albi yang Verel perlihatkan berubah begitu tampan tidak seperti dulu.dara merasa kesal tau gantengnya seperti itu dan dia tuan muda gak bakalan ia nolak.
sepanjang perjalanan dara tak henti2 nya mengupat atas ke bodohannya.
" bodoh Lo Ra,coba Lo waktu itu mau nemuin Albi pasti Lo sekarang bisa Deket sama tuan muda dan bukan Naura " sambil terus memukul mukul kemudi dara mengupat.
di dalam restoran dua orang yang sedang menduga duga dengan dugaannya masing masing.mulai bertanya..
" jadi dara yang kamu maksuda dia?" Albi bertanya lagi pada Naura.
" iya kak,aku menggantikan dia bertemu kakak." jawab Naura ragu.
" ada beruntungnya kamu menggantikan dia waktu itu.jadinya kamu bersamaku sekarang" goda Albi mengedipkan matanya sebelah.
" apa sih kak,udah jangan di bahas" dengan nada datarnya.padahal dalam hatinya ia ketar kerir malu.
...****************...
sedang di tempat lain dara menatap tajam seorang pria dailah Verel.
" ada apa? " yang di tatap cuek seolah tidak ada apa2.
" jelasin kenapa tuan muda Albi bisa kenal sama Naura.?" dara meminta penjelasan
__ADS_1
" ya mana ku tau Ra jodoh kali mereka" jawab Verel asal dengan mata yang fokus ke layar hp Tampa menatap dara
" VERELLLL.." teriak dara kesal
" apa Ra,Lo kenapa sih teriak2."
" gw kesel sama Lo kenapa Lo bohongin gw tentang Albi.dia itu tuan muda kan" geram dara
" gw bohongin apa Ra,tuan Albi apa sih maksud lo.coba Lo jelasin pelan2 jangan pake emosi gitu"
dara meraup omksigen banyak banyak dan mulailah dia bercerita dari awal sampai akhir.
" ohhh emang Albi yang mau gw kenalin ke Lo itu ya memang tuan muda.tapikan salah Lo yang gak mau nemuin dia" pungkas Verel.
" tapikan itu gara2 Lo yang nujukin foto Albi tapi bukan Albi." jelas Dara merasa di bohongi
" kok beda ya.di foto dia biasa aja culun lagi tapi sekarang dia ganteng banget keren lagi" sambil memegang wajahnya sendiri dara membayangkan wajah Albi.tapi detik kemudian wajahnya berubah suram karna mengingat yang sekarang dekat denga Albi Naura bukan dia.
melihat dara yang menyesali ke bodohannya.tampa dara sadari ada yang tersenyum senang karna kebodohannya itu.
Verel merasa senang karna dara tidak mau di jodohkan dengan Albi itu artinya Verel masih ada kesempatan untuk bisa terus dekat dengan dara.
ya Verel menaruh hati pada dara.sejak pertama bertemu dari situ Verel berusa dekat dan ingin memilikinya.tapi sanyangnya sampai saat ini Verel masih belum bisa mengutarakan isi hatinya pada dara karna selalu ada saingan yang harus ia lewati dulu
__ADS_1
"pokonya Albi harus gw dapetin apapun caranya dia harus jadi milik gw" dara ternyum penuh arti.
" udah Lo ikhlasin aja masih banyak cowo diluaran sana Ra" ucap Verel coba menghibur dara.
setelah selesai makan Albi mengantarkan Naura kembali ke cafe bella.dan ia sendiri langsung kembali ke perusahaan.
selama di perjalanan Albi tersenyum teringat pertemuan pertamanya dengan naura.gara2 gagal bertemu dara tapi Tampa disangka justru terpincut sama Naura yang jauh dari kata seksi.tapi justru tomboi dan dingin tapi manis.
sedang asik dengan lamunannya.tiba tiba dering hp Albi mengejutkannya
Derrrr.... derrr....
" ya bunda,ada apa"
" kapan kamu pulang Al,bunda kangen sama kamu.apa kamu tidak merindukan bundamu ini yang sudah tua, sendirian,kesepian" tutur bunda naumi panjang lebar merengek2 agar Albi pulang.
sedang yang di tlepon sudah tau apa maksud tujuan sebenarnya bunda naumi
menyuruhnya pulang.
" iya bunda,nanti lusa Al pulang ke rumah.sabar ya Bun Al ingin mengenalkan seseorang pada bunda." bujuk Albi pada bunda naura
" benarkah itu Al siap dia?" pinta bunda Naura
__ADS_1
" nanti bunda ya lusa. sudah dulu ya Bun Al lagi di jalan assalamualaikum" Albi menutup tlepon bundanya.
mohon maaf baru up lagi authornya lagi kurang sehat mohon doanya semoga bisa up terus dan lebih baik lagi dalam memberikan cerita yang lebih menarik lagi terima kasih🙏🙏☺️☺️