Pacar Dadakan

Pacar Dadakan
Bab 30


__ADS_3

Mendengar ucapan Verel dara terdiam mulutnya seakan terkunci ia membenarkan ucapan Verel kalo sampai dia merebut dan memaksakan cintanya terhadap Albi bagai mana dengan perasaan naura.naura pasti akan terluka olehnya dan ia sendiri akan jadi orang yang tak memiliki hati nurani karna di butakan cinta.


Namun dara seolah tuli dia tak memperdulikan ucapan verel egonya menguasai akal sehatnya.justru mendengar nasehat verel.dara semakin tersulut dan semakin ingin memiliki Albi karna baginya kini cinta itu adalah Albi


Obsesi menguasai akal sehat ke egoisan menutupi nurani itu yang sedang menguasai dara saat ini di saat orang gencar mencari-cari ketulusan memilih orang yang tepat untuk pendamping hidup maupun teman.tapi dara malah memilih sebaliknya dikarnakan cinta yang tidak sehat.


setiap manusia yang terlahir pada dasarnya baik dan naurani inilah yang selalu menuntun kearah ke baikan tapi,yang menjadi masalah adalah bagai mana menyeimbangkan antara pikiran yang di tuangkan dalam sikap dan olah kita dapat di kontrol oleh nurani sehingga tidak akan melahirkan parade sakit hati oleh sikap dan kata kita.


" Verel gw kesini minta bantuan bukan nasehat lo.saat ini gw gak butuh nasehat dari Lo yang gw butuh Lo bantuin gw buat dapetin Albi jadi milik gw dan soal Naura itu bakalan jadi urusan gw nanti "


" Ra coba Lo pikirin baik-baik gw gak mau Lo sakit hati lagi nantinya."


" Kali ini gw gak perduli apa pun.apa Lo lupa rel bukannya dulu Albi itu harusnya jadi milik gw Lo yang mau jodohin gw sama Albi tapi gara-gara Lo juga Albi gak jadi gw temui karna Lo ngasih foto Albi yang bikin gw gak suka dan jadilah Naura yang nemuin Albi bukankan itu artinya Albi itu udah jadi milik gw tapi karna Naura penghalangnya gw jadi gak bisa miliki dia " dengan penuh emosi


" Ra... Lo salah gw gak bermaksud kaya gitu " tak mampu meneruskan ucapannya karna memang kenyataannya Verel sengaja memberi impormasi yang salah karna memang itu rencananya.


" Lalu apa maksud lo.lo gak mau liat gw bahagia gitu.verel Lo jahatttt " berteriak di hadapan Verel dengan air mata yang sudah deras mengalir di pipinya.


Kalo sudah seperti itu Verel di buat tak bisa berkutik mau tidak mau Verel harus nurutin maunya dara karna Verel paling gak tega liat dara menangis dan mengatainya jahat.


Verel memejamkan matanya menarik nafas lalu membuang nafas dengan kasar


" Oke... Ra gw turutin mau Lo gw akan bantui Lo dapetin Albi tapi dengan satu syarat" pinta Verel


Mendengar Verel menyetujui permintaanya tangisan dara langsung berhenti matanya langsung berbinar

__ADS_1


" Apa syaratnya rel "


" Kalu suatu saat nanti Albi juga tak bisa Lo dapat dan Lo di tolak oleh albi.lo harus janji Lo harus berhenti ngejar dia dan lupain dia " Verel menuturkan syaratnya


Dara terdiam sejenak berpikir dan menimbang-nimbang


" Oke gw setuju syarat Lo gw terima "


Verel menghembuskan nafas dengan kadar meski agak nyesek karna untuk kesekian kalinya Verel harus menghadapi saingannya meski Verel tahu Albi tidak akan mungkin mau menerima dara tapi,keinginan dara yang menjadi rintangan beratnya karna pasti dara akan melakukan cara apapun demi mencapai keinginannya.


" Oke,apa yang harus gw lakuin" dara mendekat dan membisikan sesuatu pada Verel.


dengan menahan amarahnya karna mendengar rencana dara Barusa mau tidak mau Verel pun kembali bertanya.


" Kapan "


" Emmm " Verel tak menjawab ia hanya ber ehemm riya


Setelah dara rasa keinginannya sudah akan di wujudkan Verel.dara pun pamit pulang dengan senyum yang terus mengembang dari wajahnya.


" Makasih ya Lo memang temen yang selalu ngertiin gw.gw pamit bay bay..." pamit dara sambil memeluk Verel tanda terimakasihnya


Setelah kepergian dara Verel kembali duduk ia menyederkan kepalanya di kursi kebesarannya memijit ujung pelipisnya yang dirasa mulai pusing di penuhi kata BAGAI MANA CARANYA Verel mersa otaknya penuh ia sudah tak bisa konsentrasi lagi dengan pekerjaannya.di raihnya ponsel yang ada di meja mencari-cari nama kontak Bella setelah ketemu Verel pun mulai menelpon Bella.


Derrr...

__ADS_1


Derrr...


Suara ponsel Bella bergetar namun sayang si yang punya gak kunjung mengangkat di karnakan ia sedang sibuk melayani pengunjung cafe yang sedang rame pengunjung.bella meninggalkan ponselnya di ruangannya.


" Kenapa gak di angkat, tu anak kemana ya " merasa heran karna biasanya Bella tak pernah mengabaikan telepon darinya.


mendapati Bella yang tak kunjung mengangkat telepon darinya Verel merasakan sedikit ke anehan merasa kecewa karna Bella tidak biasanya mengabaikannya.


Author : Ada apakah gerangan...??


Bella : Ye mene ketehe thorr Bella mana tahu


🤷🤷


Author : Kok aneh ya ada suara tapi gak ada


orangnya


Bella : THORRRR....!!! thor gak asyikkk.. sebellll


Author : Ehhh dia ngambekk baperan 😅😅😅


maaf bell canda bell canca


Bella : Au ah bodo amat...😋😋😋

__ADS_1


🍃 🍃🍃


Jangan lupa like, komen, kasih semangatnya biar bisa up tiap hari love you full pokonya 😘😘😘😘 terimakasih 🙏🙏🙏


__ADS_2