
ibu Maya terdiam mendengar ucapan albi.ia tahu pasti ada sesuatu yang Naura sembunyikan padanya.tapi Bu Maya berusaha untuk tidak menunjukan ke kecewaannya.ia ingin Naura sendiri menceritakan semuanya tamap ada paksaan.
sedang Naura sendiri merasa kaget bingung melihat ada ibunya dihadapannya yang langsung bertanya pada albi.naura di Landa kebingungan harus bagai mana ia menjelaskan semuanya yang Naura tahu pasti ibunya sedang kecewa padanya.
" ibu... ada yang ingin aku jelaskan pada ibu
sebenarnya kak Al itu PAC..." belum selesai bicara Albi langsung memotong ucapan Naura.
" calon suami Naura Bu "sontak saja mata Naura dan ibunya membulat sempurna tak percaya dengan apa yang mereka dengar bahwa Albi itu calon suami Naura.
" KAK ALLL...!!!" Naura meminta penjelasan.
Albi mengerti dengan raut wajah penuh keterkejutan itu.albi pun menyuruh Naura untuk diam dan mendengarkan.
" Naura biar aku yang menjelaskan pada ibu dan tolong kamu janagan salah paham." Albi pun mulai menjelaskan
" ibu saya minta maaf untuk kabar mengejutkan ini saya dan Naura menjalin hubungan bu.awalnya orang tua saya memberi waktu satu bulan untuk saya mengenalkan seseorang tapi kalo tidak saya akan di jodohkan dan saya tidak mau itu.setelah saya bertemu Naura entah kenapa terbesit untuk menjadikannya calon istri tapi waktu itu saya tidak meminta Naura menjadi isti saya melainkan pacar karna tidak mungkin saya meminta itu di awal pertemuan.awanya Naura menolak tapi saya memaksa dan sedikit ancaman.waktu itu di hati saya belum ada cinta untuk Naura tapi saya mau belajar membuka hati saya untuk mencintai naura.dan saya pun tahu sampai saat ini Naura pun belum membuka hatinya untuk saya.saat ini saya mulai mencintai Naura Bu,saya ingin mengajak Naura ke rumah untuk saya kenalkan pada kedua orangtua saya sebagi calon istri saya.apa ibu mau merestui hubungan kami??"
sejenak Bu Maya terdiam mencerna semua kata demi kata yang Albi ucapkan dan sampaikan.terkejut itu pasti Bu Maya tidak menyangka anak semata wayangnya akan memiliki seorang pendampin karna mengingat Naura sangat amat tidak percaya pada suatu komitmen,ikatan.tapi melihat Albi sekarang Bu Maya yakin meski belum sepenuhnya Naura pasti sudah mulai membuka hati mau melupakan troma yang ia alami yang di sebabkan ayahnya.
menarik napas dan menghembuskan ya secara perlahan Bu mayah mulai membuka suara.
__ADS_1
" nak Albi,terimakasih mau membuka hati dan belajar mencintai anak ibu,terima kasih mau menjadikannya istri nak albi.ibu cuma minta jangan sakiti Naura. berikan dia kebahagiaan,cinta dan kasih sayang hanya itu" pinta Bu Maya.
Naura membulatkan matanya kembali mendengar kata kata ibunya.
" ibuuuu...apa maksudnya ini Bu " sedang Albi yang mendengar itu tersenyum mengeri arti dari ucapan ibu Maya kalo dia mendapatkan sersu atas hubungan mereka.
" sudahlah Naura ibu percaya sama Albi buka hati mu nak,sudah waktunya kamu bahagia.percayalah padanya raih kebahagian mu kalo kamu bahagia ibu pun akan ikut bahagia" mengusap rambut Naura dan tersenyum..
melihat senyuman bahagia di wajah ibunya yang tak pernah Naura lihat selama 22 tahun ini membuat hati Naura terenyuh yang tadinya ingin menolak semuanya tapi karna senyuman ibunya itu Naura luluh tak berani menolak dan melanjutkan ucapannya.
" jika itu membuat ibu bahagia Naura akan mencobanya Bu mencoba membuka hati untuk kak Al." berkata lirih sambil terus menundukan kepala.
setelah lama berbincang Naura pun izin pada ibunya untuk pergi ke cafe
" Bu aku pergi kerja dulu.ibu hati hati di rumah kalo ada apa2 cepat hubungi Naura ya" pinta Naura
" iya bawel.kamu juga ati ati kerjanya ya"
" assalamu'alaikum " Naura dan Albi pun berpamitan
" wa'alaikum salam"
__ADS_1
Albi membukakan pintu untuk naura.ia pun memutari mobil dan masuk ke kursi kemudi dan mulai menjalankan mobilnya melaju dengan sedang membelah jalan ibu kota B
kejadian beberapa jam lalu membuat kecanggungan dianta mereka terdiam hening sibuk dengan pikirannya masing2.
Albi mulai merasa tidak nyaman melihat Naura terdiam terus akhirnya Albi memulai memecah suasana.
" sayang,apa kamu marah padaku?" tanya Albi ragu..
jujur Naura setiap kali Albi memangilnya sayang telinga memang menolak untuk mendengar kata itu tapi tidak dengan jantung hatinya.serasa ada cubitan di jantungnya Naura semakin menolak cubitan itu semakin terasa..
apakah..... apakah.... neng Naura udah mulai nih membuka hatinya untuk babang Al
Naura: apa sih thor jantukuh berdenyut karna cubitat author bukan karna kak Al.ππ
thor: ceyee kak al.gak apa atuh Naura jangan malu2 gitu yang ada kalo kamu gitu jadi malu maluin.nanti baru taurasa kalo babangnya di tikung orangπ€π€π€
Naura: terserah gak peduli.toh hidupku tergantung tangan authorππ
Thor: eh iya yah.lupa... πππ π π€¦π€¦
Bersambung
__ADS_1