Pacar Dadakan

Pacar Dadakan
Bab 2


__ADS_3

di saat Naura sedang ngomel ngomel sendiri di jalan tiba tiba ia di kejutkan dengan suara klakson mobil.Naura menoleh ke arah mobil hitam yang berhenti di depannya.


" mobil siapa sih" omel naura.tak berapa lama pemilik mobil pun keluar dan menampakan sosok pria tampan tinggi putih tapi sayang tidak di Naura suka. " Hai.. pacar, yuk aku antar pulang " Naura bengong " lo lagi Lo lagi.apa sih pacar..pacar.. Lo budeg atau apa sih,udah gw bilang gw bukan pacar lo" Naura hendak pergi tapi tangannya di tarik Albi


" lepasin gak jangan tarik tarik ". Naura menarik narik tangannya tapi semakin meronta Albi malah semakin kuat mencengkram tangan Naura.


" sakit tau... Lo jangan maksa donk Lo kira gw kambing apa di tarik tarik" melihat Naura marah Albi malah semakin gemas melihatnya.albi terus menarik Naura masuk ke dalam mobilnya sampai Naura pun pasrah dan mau masuk karna paksaan Albi.


" setttttt diam udah nurut ya pacar... kalo kamu gak nurut aku cium ya." seketika Naura pun diam sambil menutup mulutnya " nah gitu kan enak aku gak bakalan apa apain kamu ko.aku cuman pengen anterin pulang pacar" hening tiba-tiba Albi memajukan badannya mendekati naura.naura yang mulai gugup tibatiba ia menutup matanya.tak lama kemudian terdengar " sudah,kamu kenapa matanya di tutup gitu.orang cuma mau pasangin sabuk pengaman." seketika wajah Naura memerah karnna malu


" apa kamu barusan mikirin yang macem macem pacar??" menatap Naura

__ADS_1


" siapa bilang,enggak ko " Naura melalingkan wajahnya kesamping menyembunyikan rasa malunya. " terus kenapa wajahmu merah begitu.kamu malu ya,udah gak usah malu gitu aku kan pacar kamu.mulai hari ini sampai seterusnya kamu harus mulai belajar Nerima aku yang akan selalu di sisi kamu. "


"idih ogak, jangan terlalu kepedean deh lo.harus berapa kali sih gw bilang gw ga tertari sama tawaran lo" " kita liat saja nanti " Albi pun tidak memperdulikan ia menghidupkan mobil dan mulai melaju dengan kecepatan sedang.mengantarkan pulang Naura si pacar dadakan nya Albi... selama perjalanan hening tidak yang bersuara.. Naura merasa risih akhirnya Naura pun lebih memilih berhenti di pinggir jalan. " stop di sini gw turun disini aja"


" kenapa disini,rumah kamu dimana biar aku antar." belum selesai Albi bicara Naura Lalung memotongnya " gw masih ada urusan lain dan iya gw harap ini terakhir gw ketemu sama lo.gw gak mau berurusan lagi sama lo Beyyy" Naura keluar menutup pintu mobil dengan keras. Albi mengelus dadanya karna sedikit kagek.abi pun mulai menjalankan mobil setelah Naura sudah tidak terlihat lagi.


setelah Naura meninggalkan cowo aneh itu.naura pun sampai di cafe tempat ia bekerja.ya Naura bekerja di sebuah cafe milik sahabatnya satu lagi Bella.bella sahabat sekaligus pemilik Bella cafe.


" ah ga ga ada gw salah ngomong lupain aja" "


" Nau,Lo itu ga usah bohongngin gw Lo ga berbakat dalam bidang berbohong "

__ADS_1


ayo cerita ke gw ada apa sebenarnya kenapa Lo bisa berurusan sama cowo.naura pun akhinya menceritakan perihal dara dan cowo aneh bernama Albi itu Tampa dilebihkan dan dikurangkan." ohhh jadi gara gara dara Lo jadinya kaya gini "


Bella tertawa terbahak bahak sampai keluar air bening dari sudut matanya "Nau,harusnya Lo itu berterimak kasih sama si dara karna akhirnya Lo ada peningkatan.lo di deketin sama cowo."


" sialan Lo,temen lagi kena musibah kaya gini Lo malah di ketawaain.dadat temen ga ada Akhlak " Naura memasang wajah kesal.


"Naura Lo masih normal kan ga" belum selesai Bella bicara Naura langsung memotong. " sembarangan Lo kalo ngomong,iya lah gw masih normal Lo kira gw ga normal terus naksir lo.idihhh amit amit.." Bella gemas dengan tingkah sahabatnya itu.


" udah ah gw,mau kebelakang kerja takut ga di Gadog sama bos macan " Naura pergi sambil berlari karna takut kena sembur dari sahabatnya dan tak butuh lama Bella pun


" NAURRRAAA.... awas Lo ya "

__ADS_1


__ADS_2