
Tampa mereka sadari sejak tadi dua pasang mata itu terus memperhatikan Albi dan dara.pensaran apa yang mereka obrolin sampai tertawa tawa gitu.padahal mereka baru kenal.
Naura,ya siapa lagi kalo bukan Naura yang sedang penasaran dengan mereka samai matanya terus terfokus awalnya biasa aja tapi semakin di perhatikan kok mereka semakin akrab.jiwa kepo Naura hidup serasa ada yang tercubit melihat Albi ternyum pada wanita lain.
" kenapa gw jadi kepo gini ya padahal kan udah jelas tadi dara bilang mereka abis kerja bareng dan pasti obrolan mereka gak jauh dari bisnis.tapi kok hati gw gak suka ya liat mereka akrab gitu " gerutu Naura pada dirinya sendiri.
" itu karna Lo lagi cemburu Nau," tiba tiba Bella muncul dari belakang naura menjawab ucapan naura.
" belllll... Lo bisa gak sih gak ngagetin gitu hufff huff" Naura meraba dadanya Karana masih merasa kaget.
" abisnaya gw gereget liatin tingkah Lo dari tadi mundar mandir udah kaya setrika berjalan bentar2 liatin Albi terus mulut Lo kumat Kamit gak jelas lagi" jelas Bella
" tapi bisa kan gak harus ngagetin gitu,untung gw ga jantungan.gw cuma penasaran aja dengan mereka padahal baru kenal tapi udah akrab aja." timpal Naura
" terus Lo gak suka kan liat keakraban meteka.itu namanya Lo cemburu apa lagi Lo ga suka kan liat Albi tersenyum sama dara kaya gitu" tebak Bella Karana mersa itu yang dirasakan Naura.
"si siapa yang cemburu ga gak tuh gw gak cemburu" jawab Naura dengan terbata bata.
" udah akuin aja kali Nau jangan bohong,gw kan udah perna bilang Lo itu gak berbakat buat bohongin gw.keliatan jelas tuh di wajah cantik Lo kalo ke resahan Lo itu gara2 cembukur" terkekeh Bella berhasil buat Naura kesal
" auu ahhh serah Lo" naura pergi sambil ninggalin Bella dengan penuh kekesalan.
Bella semakin terkekeh geli liat tingah Naura yang sedang cemburu.
setelah kepergian Naura Bella pun menghampiri dara dan Albi.
" seru nih kayanya,lagi pada ngobrolin apa tuh" menghampiri terus duduk bergabung dengan mereka
" ini bell,kak Al ternyata lucu loh masa aku di samain sama nasi goreng"tawa dara
" masa sih,ada ada aja nih tuan muda"
" jangan pangil tuan muda bell ini di luar bukan di kantor lagian juga aku bukan bos kamu" pinta Albi
" yaa udah aku panggil kak Al aja samaan kaya Naura dan dara."
" Naura mana sih bell,kok gak keliatan padahal udah lumayan senggang loh cafe.aku cariin dari tadi ga keliatan?" tanya Albi
" ada kok di belakang kelihatannya sih dia lagi kesel gitu tapi gak tau.pas aku tanya jawabnya gak papa."Bella sedikit memberi tau Albi agar Albi menyadari kalo Naura lagi cemburu.
" kenapa ya dia??" merasa heran Albi
__ADS_1
" ya udah aku balik lagi ke kantor bilangin ke Naura ya Bella.ada rapat sebentar lagi."
" kak Al makasih ya udah nemenin aku makan" ucap dara
" ya sama2 " lalu Albi pergi meninggalkan cafe Bella
di belakang Naura masih uring2an entah kenapa bayangan Albi dan dara tertawa bersama terus saja terbayang bayang dan membuat Naura tak fokus bekerja hingga tak sengaja Naura menumpahkan kopi yang ia buat hingga mengenai tangannya.
" auwwww panasss panasss" rintih Naura
sontak membuat Lia teman kerjanya panik
" kenapa Nau,aduh aduh itu air panas Nau" panik lia cepat cepat Lia menghampiri Naura dan membawa tangan Naura ke air keran yang mengalir.
" ada apa ini " Bella menghampiri karna terdengar riuh
" itu mbak,Naur tangannya kena air panas." jawab salah satu kariawan Bella
" apa kok bisa" bella menghampiri Naura dan membawanya kerumah sakit karna melihat Naura meringis kesakitan.
🍃🍃🍃🍃
tak lama kemudian dokter keluar.bella langsung menghampiri
" bagai mana dokter keadaan Naura"
" Lika pasien lumayan agak dalam tapi sudah kami obati.butuh satu Minggu pemulihan agar benar2 kering setelah itu di lanjut berobat jalan." jawab dokter yang menangani pasien
" begitu ya dok,apa Naura bisa langsung di bawa pulang sekarang dok" tanya Bella
" untuk saat ini sebaiknya belum pasien harus dirawat inap dulu satu malam.besok baru bisa di bawa pulang." jawab dokter kembali.
Bella menggangguk tanda mengerti.kini Naura di pindahkan ke ruangan inap dan sudah di temani Bella
" Naura gimana apa masih sakit" bella mersa ngilu melihat luka Naura padahal tertutup perban.
" enggak kok bell gw gak selemah itu kali.biasa aja udah gak terlalu sakit mungkin karna pengaruh obat" jawab Naura sambil nyengir kuda.padahal sebenarnya sakit sih perih tepatnya bayangin aja keseram Air panaa yang baru saja matang niatnya ke gelas tapi bukannya ke gelas malah di tuang ke tangan.
di kira limbat kali ya tu tangan Naura2🤭🤭🤭
🍃🍃🍃🍃🍃
__ADS_1
jam menunjukan 16:30 waktunya pulang untuk para pekerja kantoran begitu pun Albi ia sudah bergegas keluar dari ruangannya menuju lift sambil memainkan HP nya dan mulai memanggil kontak nya Naura.
derrr
derrr
derrr
ponsel Naura bergetar tanda telpon masuk bernamakan tuan pemaksa bella mengerutkan keningnya siapa tuan pemaksa.karna penasaran di tambah lagi yang punya HP sedang tertidur lelap akibat obat yang ia minum.dengan cepat Bella mengangkat teleponnya
" halo... ini siapa?" tanya Bella
" mana Naura bell kok kamu yang angkat" Albi malah menjawab dengan pertanyaan
" Ohh ini kak Al kirain siapa,Naura ada dia lagi tidur kak" jawab Bella
" tidur ini kan masih sore bell kok Naura udah tidur aja" heran Albi
" itu kak mungkin pengaruh obat"
" obat,Naura sakit bell kenapa? sakit apa?" Bella di hujani pertanyaan dari Albi karna hawatir
" tadi Naura kena insiden kecil kak Naura ke siram air panas tangannya.tapi udah di bawa kerumah sakit kok"
" APA... di rumah sakit mana bell"
🍃🍃🍃
**author: ayo babang Al panik tuh... itun Naura baru kesiram air panas cedera kecil kebayang gak kalo seandainya lebih dari itu paniknya kaya apa pengen ngebayangin wajah paniknya Albi kaya apa🤔🤔🤔😅😅😅
ayo jangan lupa ya tinggalkan jejaknya
Like
favorit
hadiah
vote
yah yah yah...jangan lupa😘😘😘
__ADS_1