
Di Bella Cafe dua orang sedang asik bercengkrama sambil terus merencanakan sesuatu untuk sahabtnya dan orang yang dia sukai.mereka tiba tiba menjadi akrab padahal baru saja kenal dikarnakan misi yang sama.
mereka berdua berkumpul ingin merencanakan kembali rencana mereka karna rencana kemarin semua Gatot.
" Verel apa rencana selanjutnya ?" tanya Bella
" Ini juga gw lagi mikir bell gimana caranya.Dara itu bersungguh kali ini dengan keinginannya untuk memiliki Albi dan dia gak pernah main main kalo sudah begitu" memijit pangkal hidungnya karna mulai merasa pening.
" Iya Lo benar Rel,Dara kalo udah bersungguh2 gitu dia gak bakalan main2 dengan ucapannya.untuk saat ini kita liat saja dulu sampai mana dia.kalo dia udah muali dengan rencananya kita baru beraksi gimana?"
" Oke lah kita liat saja dulu sambil nyari cara lain" ucap Verel dengan wajah kusut
meninggalkan dua orang yang masih terus mencari cara.kita beralih pada gadis di ujung sana duduk sendiri mojokan sambil mesem mesem sendiri dan membuat heran orang melihatnya.
" Udah mojok cengar cengir sendiri kenapa tuh anak
" Si Naura kenapa ya salah makan obat kali ya "
" Tu anak lagi kesambet kali "
desas desus para pegawai Cafe membicarakan Naura karna merasa heran dengan tingkahnya yang mereka rasa bertahun2 kerja bareng Naura tak pernah sekali pun bertingkah seaneh itu di cafe baru kali ini kejadian.kelakuhan Naura kaya orang ga waras lagi jatuh cinta.
padahal kenyataannya memang naura sedang fall in love tapi karna Naura polos soal itu jadi dia belum menyadari hal itu kalo ia lagi jatuh cinta.naura sedang membayangkan kejadian semalam sewaktu pulang dari rumah orangtua Albi.
Semalam Albi memperlakukan Naura dengan begitu manis.setelah mendapat restu dari orangtuanya Albi semakin menunjukan perasaannya terhadap Naura.
" Sayang malam ini aku sangat bahagia.apa kau senang juga?" melirik Naura
__ADS_1
" Tentu kak,aku juga sangat senang bunda dan ayah kak Al memperlakukanku seperti anak mereka sendiri itu membuatku terharu kak.terutama ayah.." Naura tak melanjutkan ucapannya karna teringat pada ayahnya sendir yang tak pernah memberikan sedikit pun kasihsayang kepadanya bahkan untuk bertemu pun tak pernah sungguh miris
Sabar yang neng ada author yang baka ngasih neng kasihsayang☺️☺️
" Jangan di ingat2 Naura sudah,ayah ku sekarang juga jadi ayah mu "
Naura tak menjawab ia mengangguk tak paham
Albi pun mencoba mencari cara untuk menghibur Naura.lalu bagaikan ada lampu menyala di atas kepalanya
tingg...
muncul idel...
" Ya sudah gimana kalo sebelum pulang kita ke pasar malam dulu yu "
seketika mendengar pasar malam raut muka Naura langsung sumeringah
tak berapa lama merekapun sampai di pasar malam Naura turun dari mobil terus berlari kecil melihat pasar malam di depannya yang ramai oleh para pengunjung .Naura menoleh ke belakang mencari keberadaan Albi namu yang ia kira Albi ada di belakang ternyata tidak ada
" Taraaa... " Albi mengejutkan Naura dengan memberikannya Aromanis yang berbentuk bunga dan satu lagi berbentuk love
" Kak Al ngagetin aja,apa ini dari mana kakak dapat Aromanis ini cantik sekali "
" Itu dari sana " menunjukan
" Ayo kak kita masuk,aku sudah gak sabar menjajal semua permainan yang ada di dalam "
__ADS_1
menarik tangan Albi untuk masuk
" Tunggu kita beli tiketnya dulu kamu mau main apa " tanya Albi
" Semuanya kak,aku ingin bermain sepuasnya " pinta Naura
" Oke siap tuan putri "
dan benar saja Naura menjajal semua permainan yang ada di pasar malam bersama dengan Albi Tampa senyum bahagia terus terpancar dari wajah cantik Naura seakan ia lupa kalo tadi ia sempat sedih mengingat hal buruk.
setelah puas bermain Naura dan Albi pun duduk kelelahan sambil meminum air.lelah tapi seru sudah sangat lama sekali Naura tak pernah ke pasar malam ia selalu di sibukan dengan mencari uang untuk biyaya hidup dan pengobatan ibunya.
" Kak cape ga ??"
" Cape sih tapi seru "
sedang asik meminum air mineral Naura di kejutkan dengan seseorang pria di susul 4 Temannya lagi di belakang yang tiba tiba mengambil botol minumnya
" Siapa sih " Naura melihat ke samping alangkah terkejutnya yang merebut botol minumnya itu preman2 yang dulu pernah Naura hajar tak lupa dengan wajah garang mereka tato yang hampir memenuhi tubuh dan antingnya yang sudah akan pasti membuat yang melihat terkejut dan takut
" Sial kenapa mereka ada di sini sih " dalam hati nura mengupat...
,🌺 Bersambung 🌺 maaf baru up lagi
🌺
🌺
__ADS_1
🌺
Happy Reading...semua jangan luap tinggalkan jejaknya terimakasih love you full😘😘😘