
Setelah kejadian di taman saat dara melihat lamaran Albi pada Naura kini ia justru semakin gencar mencari cara agar Albi bisa ia miliki.seperti saat ini dara pergi ke kantor Albi dengan beralasan urusan pekerjaan.
sesampainya di kantor ALPA group dara dengan angkuhnya berjalan masuk ke dalam kantor melewati para pegawai mengabaikan sapaan mereka menuju rungan albi
" Itukan Bu Dara dari Sanja grup bukan sih "
" Kayanya iya deh, kok dia sombong ya "
" Sayang banget ya cantik2 kok sombong "
Seperti itulah desas desus pembicaraan para karyawan tentang dara yang menurut mereka sombong.biasalah mulut para penggosip suka seperti itu maklum mungkin iri karna yang di gosipkan orang cantik yang menurut mereka dara adalah saingan mereka karna sama sama ingin mendapatkan Albi.
menurut mereka ya?? gak tahu mah Albi itu author punya 🤭🤭
Setelah sampai di depan ruangan albi dara berpapasan dengan Asisten Herry
" Nona Dara,apa anda ingin bertemu tuan ?" tanya herry merasa heran karna ia merasa kalo Albi tidak aja janji dengan perusahan dara.
" Iya, apa kak Al ada di dalam " jawab dara memangil kakak karna memang dara datang bukan karna pekerjaan melainkan pribadi.
" Ada tuan ada didalam tapi,maaf sebentar lagi tuan akan ada rapat yang harus beliau hadiri.jadi saya mohon maaf nona bisa kembali lagi nanti kalo nona tidak ada kepentingan pekerjaan." Herry menjelaskan
" Begitu ya,tapi aku cuma sebentar kok "
" Mohon maaf nona sepertinya tidak bisa "
" Ayolah Asisten Herry aku cuma sebentar ada hal penting yang harus aku tanyakan pada kak Al " memohon menangkupkan ke dua tangnya di hadapan asisten Herry
cklekkkk
suara pintu terbuka memperlihatkan Albi keluar dari ruangannya.Asisten Herry yang tadinya ingin menjawab ucapan dara tak jadi karna melihat Albi merjalan menghampirinya sontak saja dara menoleh
__ADS_1
" Kak Al, kenapa sih ketemu sama kakak itu susah banget padahal aku cuma mau bertanya soal Naura " melihat ke arah Herry
Herry yang mengerti pandangan dara padanya mengerutkan alisnya mengerti itu artinya dara sedang mengadu pada Albi tentangnya.
" Herry apa kau melarang dara bertemu denganku?" tanya Albi Karana merasa Herry melarang dara bertemu dengannya
" Bukan seperti itu tuan saya cuma memberi tahu nona dara kalo anda akan ada rapat sebentar lagi dan memintannya kembali nanti itu saja "
" Itu sama saja Herry,memang kita ada rapat tapi jangan seperti itu.dara ini temannay Naura kau tahu itu " dengan suara tegas dan dinginnya
..." Maaf tuan saya tidak akan mengulanginya " Herry menunduk sambil melirik dara dengan ujung matanya karna kesal...
" Bisa bisanya dia seperti itu memang dia siapa baru temannya nona saja sudah seperti itu " herry mengupat dara di dalam hatinya
" Dara aku ada rapat apa kau tak keberatan menunggu ku kalo memang ada hal penting yang ingin kau tanyakan"
" Aku cuma ingin memastikan kak apa benar kak Al beneran melamar Naura itu saja "
" Iya kakak beneran melamar Naura dan Naura menerima lamaranku "
" Dara apa kau tidak apa2 " memegangi pundak dara
" T.. tidak kak aku tidak apa-apa "
" Ya sudah kakak tinggal kalo sudah tidak ada lagi yang mau kamu tanyakan"
" I.. iya kak "
Dengan nafas yang memburu karna emosi dara melangkah pergi dari kantornya Albi kali ini dia benar-benar harus cari cara untuk memisahkan Albi dari Naura bagai mana pun caranya.dara mengendarai mobilnya menuju tempat Verel berada
Kini dara sudah sampai di sebuah gedung tinggi sebuah perusahaan milik VB Group.dara masuk kedalam kantor tersebut dan langsung menuju ruangan Verel melihat kedatangan dara di VB group karyawan sudah terbiasa akan kedatangannya yang langsung nyelonong aja
__ADS_1
Setelah di depan ruangan Verel pun dara langsung nyelonong masuk Tampa mengetuk pintu terlebih dahulu membuat orang yang ada di dalam kaget akan kedtanagannya pun juga draa gak memperdulikan.
sedang di dalam ruangan Verel sedang duduk di sofa bersama para tamu yang sedang membahas soal pekerjaaan.dara yang tak memperdulikan itu karna ia sedang menahan kekesalan dara memilih langsung duduk di kursi kebesaran verel.verel melihat itu ia mengeri kalo dara pasti sedang menahan kekesalannya.
" Pembahasannya kita sudahi dulau samai diaini mohon maaf nanti kita lanjutkan kembali terimakasih." pinta Verel pada para tamunya
Setelah kepergian para tamu verel.verel pun menghampiri dara karna merasa kesal dengan kebiasaan dara masuk keruangnya seenaknya Tampa mau mengetuk pintu dan dara pun sudah mengganggu pertemuannya dengan para tamu pentingnya.
" Ra bisa gak sih kalo mau masuk itu ketuk pintu dulu kebiasaan baget"
" Iya maaf lupa "
" Lo kenapa sih? ada masalah pa lagi?" tanya verel
" Rel pokonya gimana pun caranya Albi harus jadi milik gw dan Lo harus bantuin gw"
" Ogah gw "
"Ayolah rel bantuin gw apa Lo gak mau liat gw seneng bahagia gitu"
" Pokonya gw gak mau!! dengerin gw ya Ra cinta itu tidak bisa di paksakan semakin Lo memakasa cinta itu bukan nya Lo dapat tapi justru semakin menjauh dari lo.dan lagi Lo mau memaksakan cinta Lo sama Albi yang jelas-jelas cintanya Albi itu milik Naura sahabat Lo sendiri di mana hati Lo Ra " dengan suara agak keras
🍃
🍃
🍃
🍃
NENG DARA DENGERIN APA KATA BABANG VEREL CINTA ITU TIDAK BISA DI PAKSAKAN SEMAKIN NENG DARA MEMAKSA,CINTA ITU BUKANNYA MAU TAPI JUSTRU JADI EUNEK ✌️✌️😋😋
__ADS_1
DARA: TEGA YA THOR SAMA AKU GAK MAU APA LIAT AKU BAHAGIA
AUTHOR: 😋😋