
Tak lama kemudian Albi tersadar dari lamunannya karna dikejutkan oleh suara panggilan Naura padanya.
" tuan.. tuan.. tuan muda tidak apa apa? apa anda sakit? ini makanannya sudah datang" ucap Naura.
" ah iya,maaf aku hanya sedang terlalu asik melihat pemandangan di depan mata yang sayang kalo di lewatkan.sampai lupa kalo makanan datang" ucap Albi mengalihkan lamunannya dengan menggoda Naura.
sedang Naura yang mendengar itu hanya tersenyum samar dan memalingkan wajahnya kearah yang lain " bodo amat " bicara pelan bahkan hampir tak terdengar oleh Albi.
merekapun akhirnya makan dengan sangat lahap tidak ada obrolan disela makan mereka.hening dengan pikiran masing masing
selesai makan Albi pun mengajak Naura untuk pergi menemaninya seperti sudah di janjikan.
" Ayo kita pergi,sesuai janji.kamu akan menemaniku seharian ini kemana pun aku pergi !!" Albi merkata sambil mengingatkan
" iya saya tahu,tidak perlu anda mengulangnya lagi saya tidak pikun ko.tapi saya harus izin dulu sama bos saya sekalian ganti baju "
Naura meminta izin
" ya sudah aku tunggu di luar dan jangan lama"
pinta Albi
Naura pun pergi ke belakang mendatangi Bella yang sedari tadi juga menunggu Naura datang bella sudah sangat penasaran.
" akhirnya Lo datang juga nau,gimana Lo ga apa apakan, Lo ga diapa apainkan, tuan muda ga marahin lo kan.lo jangan diam aja donk Nau ngomong" tanya Bella secara beruntun
" gimna gw ga jawab kalo Lo nya ga berhenti ngomong.satu satu Napa nanyanya bell.ga liat juga apa gw kaya abis disidang Deket dia tuh gw ga tenang dag-dig-dug untungnya tu tuan muda mau maafin gw meski dengan "tiba-tiba Naura behenti bicara dan seketika raut wajahnya berubah bete karna teringat syarat itu
" meski dengan apa " tanya Bella
" syarat bell,dan syaratnya sesuatu yang gw ga suka.gw harus mau jadi pacarnya dia dan Lo tau bell,cowo nyebelin yang kemarin gw ceritain ke lo dia itu adalah tuan muda juga bell." dengan raut wajah yang kusut.
" apa,beneran Lo nau.aaaaaa.... gw ga nyangka Nau,gw bersyukur banget Nau" bella menjerit kesenengan
__ADS_1
" eh Lo bener bener ya bell,temen lagi kesusahan Lo malah keasenengan jingkrak jingkrak pula.bukannya bantui gimana caranya gw lepas dari tu cowo.dasar lebay lo tau sendiri kan bell,gw ga mau berkomitmen gw ga suka pacara,apa lagi nikah.itu cuma akan mendatangkan kesakitan bell." turun Naura dengan sendu mengingat ibunya yang di sakiti ayahnya dulu
" sorry Nau,gw terlalu seneng.soalnya Lo ga jomlo lagi dan juga cafe gw pasti selamat.gw tau ke hawatiran Lo tapi Lo juga harus tau Nau, bahwa ga semua cowo kaya ayah Lo,masih banyak cowo di dunia ini yang baik dan juga tulis nau." Bella coba mengingatkan
" mudah mudahan apa yang Lo bilang itu bener bell.ya udah bell gw mau izin keluar dulu gw mau nemenin tuan muda nyebelin" dengan senyum terpaksa Naura menuturkan
" ya udah gih pergi baik baik Lo sama tuan muda jangan Lo ketusin." pinta Bella
🍃🍃🍃
setelah Naura minta izin dari bella.naura pun dengan cepat menghampiri Albi karna pasti ia sudah lama menunggunya.
dengan namas ngos ngosan Naura datang menemui Albi " maaf tuan saya lama Kana saya harus ganti baju dulu." tutur Naura takut Albi marah
" tidak apa apa,aku senang ko nungguin kamu.seberapa lama pun aku bakalan nunggu.seperti itu pula aku bakalan sabar menunggu seorang gadis menerima ku di hatinya " jawab Albi sambil sedikit menggoda naura
mendengar itu Naura hanya tersenyum tidak ada niatan untuk menjawab ucapan albi
Herry sang assisten pun bergegas membukakan pintu mobil untuk mereka
" terimakasih tuan "
" panggil saja Herry nona jangan tuan" pinta Herry. "ah baiklah "
mereka pun memasuki mobil Herry pun mulai menghidupkan mesin mobil dan menjalankannya dengan kecepatan sedang membelah jalanan yang lumayan senggang karna masih di jam kerja.
hening tidak ada yang bersuara.albi sibuk dengan hp nya sedang assisten tentu fokus dengan kemudinya.naura pun memberanikan diri bertanya
" kita mau kemana tuan " tanya Naura
Albi pun menoleh " kamu ikut saja pokonya kamu seharian ini harus nurutin aku oke pacar?" jawab Albi
tak butuh waktu lama mereka pun sampai di sebuah mall besar milik salah satu ALPA grup.herry pun turun membukakan pintu mobil dengan tuannya dan Naura.
__ADS_1
Albi pun turun duluan di saat Naura mau turun tiba tiba Albi mengulurkan tangannya.melihat itu Naura terdiam " mau apa dia " ucap hati Naura
" kenapa bengong pegang tangan ku aku ingin membantumu." Albi menjelaskan
akhirnya Naura pun mengulurkan tangannya pada albi.Albi tersenyum melihat tingkah Naura yang sangat polos
" dia sangat polos " gumam Albi dalam hati
digandengnya tangan Naura dan di ajaknya masuk ke dalam mall besar itu
Naura yang baru menyadari tangannya di gandeng terus Albi sontak saja Naura menghempaskan tangannya karna dia kaget
" kenapa di lepas?" tanya Albi
" maaf tuan saya tadi kaget dan saya pun tidak terbiasa dengan itu" jawab Naur gugup
Albi mendengar itu malah tersenyum
" maaf kan aku ya,aku lupa keenakan sih" jawab Albi tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang ga Gatak.
"mau apa kita kesini tuan,"
" sebelum aku jawab,bisa kah kau tak memanggilku tuan.aku bukan tuhanmu.aku ini PACARMU " sengaja Albi menekan kan kata pacarku karna Albi merasa kesal terus saja Naura memanggilnya dengan sebutan tuan.
" terus saya harus panggil apa tuan??"
" apa aja asal jangan tuan.misalnya hany,sayang pokonya semacamnyalh.kita ini pasangan sayang... bukan rekan bisnis yang harus pormal " kesal Albi
Naura yang mendengar penuturan Albi pun tersenyum penuh arti Naura jadi punya ide jail ingin ngerjain cowo di hadapannya..
BERSAMBUNG.....
🍃🍃🍃
__ADS_1
kira kira ide jail apa ya yang Naura pikirkan....🤔🤔🤔