
Brak..
"Woi!! Apa-apaan kalian!"teriak Reno yang terkejut melihat pintunya rusak ditendang oleh seseorang yang tak lain satria.
Namun satria tidak menjawab dan langsung menarik kerah baju milik Reno lalu meninju wajah Reno hingga Reno terjatuh menjauh dari satria.
"*******!! Lo satria?!" ucap Reno dengan memegangi wajahnya yang sakit karna di tinju satria keras.
"Lo apain istri gw!" Satria kembali menarik kerah Reno dan membanting Reno sehingga tubuhnya terpental dan mengenai kaca.
Anak buah Reno yang mendengar suara bising dari ruang tamu langsung berlari menuju sumber suara.
Begitu juga dengan bawahan satria.
Kini yudha yang ambil ahli untuk menyelesaikan anak buah Reno sedangkan Reno sendiri berhadapan dengan satria.
"Kalian!! Cepat cari cewek tadi!!" teriak Reno dan satria pun menoleh ke arah anak buah Reno.
Kini Reno memanfaatkan kesempatan dengan langsung meninju Satria.
Satria.tersungkur kebawah dan tubuhnya mengenai meja.
Kini kepala satria mengeluarkan darah segar yang membuat satria makin emosi.
Bruk...
Satria menendang perut Reno hingga terjatuh dan kembali membanting Reno.
Ia lakukan itu berkali-kali hingga Reno kini menyerah dan tersungkur lemah tepat di hadapan satria.
Namun satria belum puas akan itu karna rasa sakit yang diderita istrinya tidak akan bisa ditebus walau dengan nyawa Reno.
"Ngapain lo!!" teriak Reno yang berusaha berdiri.
"Lo apain istriku ban*sat!!" satria kembali menonjok wajah Reno hingga Reno kembali terjatuh.
"Hahaha!!!" tawa Reno membuat satria makin muak dan tidak menunggu aba-aba lagi satria menendang kepala Reno dengan brutal.
"Istrimu sudah tidak suci!!hahaha ternyata tubuhnya nikmat sekali.Tubuh yang sangat putih dan bening.ahhh aku telah melakukan hal yang benar sebelum ajalku datang!! Hahahaha!!!" Tawa Reno membuat satria makin tidak terkontrol.
"Satria!!" yudha yang datang langsung menarik tangan satria yang hendak meninju Reno yang sudah sangat lemah.
"Kita bawa mereka saja" Ucap yudha menasehati.satria pun hanya mengangguk dan pergi meninggalkan Reno yang sudah tergeletak lemah.
\*
__ADS_1
"Hei!!!" teriak anak buah Reno dengan berlari mengejar ratu yang ditugaskan oleh Reno.
"Ratu!! Dia siapa!!" Ucap bunga terkejut.
"Bunga! Lari!! Dia anak buah Reno!" balas ratu yang langsung berdiri dari tempat duduk dan berlari menggandeng bunga.
"Bunga ! Berpencar, oke!" lanjut ratu dan melepas tangan bunga.
"Tap...."bunga yang ingin menyela tapi malah tidak sempat karna anak buah Reno makin dekat.
\*
"Huft..huft..huft..." ratu yang sudah sangat lelah langsung berhenti di semak-semak.
"Dimana cewek tadi!" ucap anak buah Reno yang datang dan mencari keberadaan ratu.
"Ya tuhan...slamat aku dan anakku" ucap ratu dalam hati dengan memegangi perutnya.
"Hmmkkkkk..emmmm"
"Suara apa itu!!" tegas anak buah Reno dan mendekati asal sumber suara.
Srak...
bonus
"Hadeh ketambahan lagi nih masalahnya, banyak banget sih ini karakternya" Ucap ratu dalam hati.
"Elah lu juga menikmati aja tong" Author ^.^
"Zzzz berisik lo thor"
"Yauda iya gw diem." Author ^.^
2jam kemudian...
"Kok crita gw berhenti sih?" ~ratu
"Repot lo kambing.katanya gw suruh diem mana sih" Author ^.^
"Yaelah gitu amat dah"
Selesai
"Mmmmm" rontak ratu.
__ADS_1
Pemuda yang tak dikenali asal usulnya pun melepas bungkamannya.
"Ada apa denganmu? Kenapa kau dikejar-kejar seperti seseorang yang sedang memburu mangsanya" tanya Marwan kepada ratu.
Ya namanya adalah Marwan.
"Aku habis diculik.dan sekarang aku sedang menghindari mereka karna aku kabur" Ucap ratu dan terduduk.
"Kenapa kau dari tadi memegangi perutmu? Apa sakit?" tanya lagi-lagi Marwan kepada ratu.
"Aku tidak sakit.hanya saja anakku sedikit kelelahan" Sahut ratu tersenyum dan memegangi perutnya kembali.
"Anak?"
"Ohhh...kamu hamil" lanjut Marwan.
" iya..."
"Haizzz...ternyata gadis cantik ini sudah punya suami berarti umurnya di atasku.tapi kenapa susah sekali untuk ku percaya karna poster tubuhnya.yaelahh dia kan cewek mana bisa lebih tinggi dari cowok apalagi aku yang memang dari kecil sudah sangat tinggi" batin Marwan.
"Dimana suamimu?" tanya Marwan ke ratu.
"Banyak sekali pertanyaan mu.Suamiku sedang berkelahi dengan mereka." Ratu berdiri sempoyangan dan duduk di tempat duduk yang tersedia di lingkungan tersebut.
"Kok duduk?" Tanya Marwan terus-terusan
"Haduh bawel banget sihhh,,aku capekk"
" aku akan membawamu ke suamimu, ayo" ucap Marwan dan menggendong tubuh mungil ratu tanpa ijin.
"Tunggu dulu" Ratu menghentikan langkah Marwan yang hendak berjalan.
"Ada apa?" Marwan menaikkan sebelah alisnya.
"Kamu...bukan orang jahat kan?" tanya ratu dengan wajah memelas.
"Bukan kok .jika tidak percaya nih bawa aja ktp aku" Marwan meletakkan ratu dan merogo sakunya.
Ratu melongo melihat ktp Marwan yang ternyata umurnya 2 tahun dari ratu.
"Ada apa?" tanya Marwan.
"Kau? Kenapa beda sekali bentuk tubuh dan umurmu"
"Berarti aku tumbuh dengan sehat.oh ya ,Maaf nama kakak siapa?"
"Ratu fitria panggil aja Ratu, jangan kakak" Ucap ratu tersenyum manis.
"Baiklah..." Marwan pun kembali menggendong tubuh ratu dan berjalan mencari satria
__ADS_1
Bersambung.....
#Jangan lupa like💖