
Pagi Hari.
Klik....(Suara pintu kamar viona terbuka)
"Bangun...udah pagi" ucap kevin membangunkan viona yang masih tertidur.
"Kamu!! Adalah!!! Pangerankuu...pangeran dari negri sebelah" ucap viona yang masih dalam keadaan tidur membuat kevin menaikkan sebelah alisnya merasa heran kepada gadis yang kini ia lihat sedang berbicara ketika tidur.
"Apa dia sedang bermimpi?" heran kevin.
"Hahahaha pangeran ku yang tampan..kesinilahh,jadilah suamiku kelak aku sudah besar" ucap viona dengan keadaan yang masih tidur membuat kevin menggeleng-geleng kepala.
Puk...(sentil kevin kekapala viona).
"Aiya" kejut viona.
"Bicara apa kamu? Ayo bangun sudah hampir terlambat" ucap kevin.
"Kevinnn kau mengacaukan mimpi indahku" omel viona.
"Apa?ayo buruan mandi" ucap kevin dan berjalan pergi meninggalkan kamar viona.
Tap...tapp...tap...(suara seseorang yang sedang menuruni anak tangga).
"Pagi viona sayang...ayo sarapan" ucap bunga.
"Pagi bibi..."
"Viona...sini duduk di sebelahku" ucap farah menyodorkan sebuah kursi untuk viona.
"Cih...seperti tidak pernah duduk dekat viona" acuh kevin.
__ADS_1
"Biarinnn" cuek farah dan kembali tersenyum kepada viona yang hendak menghampirinya.
"Sudah..sudah...ayo makan keburu telat loh...ayo" ucap Eveline.
"Viona...nanti jangan lupa ya"
"Iyaa" sahut viona dengan melebarkan mulutnya.
***
"Dimana viona?kenapa lama sekali" linglung farah saat ditinggal viona selama beberapa menit.
"Hai.." sapa suara laki-laki yang membuat farah terkejut.
"Namaku juan..." lanjut laki-laki tersebut yang tak lain adalah juan.
Farah POV*
"Farah!!" panggil viona dengan suara keras.
"Viona!!" sahutnya.
"Sinii" ucap viona dengan melambaikan tangannya memberi kode agar saudaranya cepat datang kepadanya,
"Ada apa?" tanya farah setelah berada di hadapannya.
"Ayo makan bersama aku lapar hehehe" ucap viona.
"Aihhh,mengejutkan ku saja.. Nih aku habis beli sempol...buat kamu satu" ucap farah memberikan makanannya kepada viona yang langsung viona ambil dan lahap.
"Hahaha terimakasih.."
__ADS_1
"gimana tadi kelas kamu?" tanya farah.
"lumayan kok..tenang saja..ketua kelasku yang bernama taufiq tidak masuk jadi kelas nyaman banget" ucap viona.
"memang kenapa dengan kakak kelasmu?" tanya farah lagi.
"dia nakalnya parah dan selalu saja membuat gadis-gadis dikelas menangis"
"lalu kenapa dia bisa menjadi ketua kelas?"
"gak tau gurunya.."
"ahaha oh iya aku ad.....(belum selesai bicara sudah terpotong oleh ucapan viona).
"oh ya...aku ke toilet sebentar ya" ucap viona berlari meninggalkan farah.
"eee Viona...Heii...katanya lapar!! Masa makan cuma satu tusuk udah keburu ke toilet? Heii!! Viona!!!" teriak farah namun tidak terdengar oleh viona.
***
"Wahhhh.....imutnyaaa" ucap farah dalam hati.
"Haa...haaii..." sahut farah dengan terbantah.
"Wahhh dia terlihat lebih gagah daripada kak kevin,,kerennya" ucap farah dalam hati.
"Farah kan?" ucap laki-laki tersebut menebak.
"Iii..iyaa" sahutnya..
Bersambung....
__ADS_1