
"Ahahaha teriaklah lagi, suamimu tak akan mendengarnya sayang...."Ucap Reno dengan membelai rambut ratu.
"jangan...kumohonn...jangannn"Ucap ratu dengan suara seraknya.
"Huh....Dasar cewek...slalu beda di mulut beda di hati" Ucap Reno dan kembali bermain.
"Tidak...tidak jangannnn" rontak ratu kembali berusaha mendorong Reno tapi tetap saja tenaga Reno lebih besar daripada ratu.
Ruangan tersebut pun dipenuhi oleh Suara Reno yang menikmati Tubuh ratu dan tangisan ratu karna sudah salah mengira bahwa reno adalah orang baik.
Kini Reno melepas pakaiannya yang membuat ratu terkejut dan mundur.
"Reno..apa yang akan kau lakukan..." ucap ratu memundur hingga terpojok.
Reno mendekat dan mengikat kedua tangan ratu agar tidak menganggunya.
Ratu pun Memberontak lagi dan berteriak sekeras mungkin bersamaan tangisannya yang makin membuat tenggorokkannya sakit dan tenanganya terkuras habis.
"..Reno..kumohon....lepaskan akuu..." ucap ratu dengan permohan yang kesekian kalinya.
"..jangann kumohon...." ucap Ratu lagi dengan suara yang mulai melemah.
"Hiks...Aku *******...aku kotor..aku ******...hiks..." (Gambaran masalalu Ratu yang tiba-tiba terlintas di pikiran ratu.)
"Apa ituu...uhhh kepalaku sakitt ...pusing..."Ucap ratu dalam hati ,tubuhnya melemas dan ia pun menutup matanya.
"Ah..."desah Reno dengan kencang dan saat ingin melanjutkan yang lebih jauh ia melihat ratu yang tiba-tiba saja pingsan dan kepalanya terbentur pucuk ranjang.
"Cewek!!!" teriak Reno khawatir.
__ADS_1
"Bangun!! Woy!! " lanjut Reno menggeleng-nggelakan tubuh ratu dengan lembut.
"Baiklah aku tidak akan berbuat seperti ini lagi!!! bangunlahh!!!" Ucap Reno lagi.
________________________________________________
Beberapa jam kemudian....
"Hmmm...."
"Kau sudah bangun?" tanya Reno lembut dengan mengusap kepala ratu.
"Huh?!" Ratu terbangun dengan terkejut karna ia mendapati sosok yang ia benci di depan matanya begitu dekat.
"Maaf..." Kata-kata tersebut membuat ratu sangat terpukul...
Maaf? Untuk apa? itu tidak berguna!! kau sudah menodaiku..Aku tidak bisa menjaga tubuhku sendiri...Aku sudah sering dinodai...kenapa...kenapa.!!!! Apa para lelaki semuanya menganggap ku ini mainan pemuas sex?
Plak...
Sebuah tamparan mendarat ke pipi Reno.
Namun Reno tetap diam.
"Hiks...Hiks...." Tangis ratu membuat Reno mendongak ke sumber suara.
"Hiks...kauu jahat....hiks..." Tangis Ratu membuat hati Reno teriris.
"Kenapa hatiku sangat sakit melihat cewek ini menangis..Apa ini yang dinamakan sakit hati dan jatuh cinta?" ucap Reno dalam hati.
__ADS_1
Reno pun memeluk ratu dengan lembut dan mengusap kepala ratu lembut untuk menenangkannya.
"Aku akan bertanggung jawab...maafkan aku..." ucap Reno lagi,namun Ratu tetap menangis dan memegang perutnya ia sangat merindukan suaminya.
"Anakmu baik-baik saja...maafkan aku....aku tidak tau kalau kau hamil..."
"Benarkah?? "tanya ratu sekali lagi karna ia sangat senang jika anaknya tidak apa-apa walau kejadian tadi sempat membuatnya frustasi.
"Iya..Anakmu normal..tadi aku sudah panggil dokter bahwa kamu hamil." jawab Reno.
Puk...
"Reno...tolong...kembalikan aku kepada suamiku...aku sangat merindukannya..." ucap ratu memohon kepada Reno dengan mata yang sudah merah akibat kebanyakan menangis.
"Aku....."Ucap Reno terputus karna ia tidak bisa melepaskan Ratu yang ia sendiri juga tidak tau kenapa.
"Aku...aku tidak bisa..." ucap Reno pelan.
Ratu yang mendengar kata-kata itu langsung mendorong tubuh Reno.
"Kau jahatt!! Jahat!!" teriak ratu dengan menangis kembali.
"Aku..mencintaimu..aku tidak bisa melepaskan mu..." ucap reno terbantah-bantah.
"Idiotttt!!!" ucap ratu.
Bersambung.
Jangan lupa like.
__ADS_1
Terimakasih.