Pacarku Si Cowok Nakal 2

Pacarku Si Cowok Nakal 2
rencana.


__ADS_3

Drtttt...drtttt(dering hp satria)


"Sebentar ya sayang..." ucap satria dengan mengusap lembut kepala Ratu.Ratu pun membalasnya dengan mengangguk iya.


"Masih ingat diriku?" Ucap seorang misterius.namun satria hanya diam dan mengingat suara yang sekarang ia dengar dari telfon nya.


"Hahahaha.Satria!! Aku peringatkan kau untuk terakhir kalinya. Jaga istrimu baik-baik karna dalam waktu 1 minggu ini satu per Satu orang yang didekatmu akan hilang dengan perlahan."


"Kau!! Reno!!" Ucap Satria tegas.


"Hahaha!!! Bagus.Ingat ucapan ku satria.Kau akan membayar atas siksaan yang telah kau berikan kepada adikku!!" ucap Reno dalam telfon yang membuat satria geram.


"Reno!! Jika kau berani macam-macam dengan Ratu! Aku tidak akan segan-segan membunuh kekasih kecilmu!" ucap yudha yang tiba-tiba merampas hp satria dan berbicara mengancam Reno.


"Hahaha!! Kekasih? Aku tidak punya seorang kekasih.Jangan membual!" Tegas Reno.


"Oh..kalau gitu lihat baik baik foto yang akan ku Kirimkan" Ucap yudha langsung mengirimkan sebuah foto ke hp satria dan mengirimnya lagi ke nomer Reno.


Deg...deg...deg..


"Siapa dia.." tanya Reno.


"Jika kau ingin tau siapa dia. Temui aku jam 7 malam di Tempat yang akan kukirim lokasinya"


"Baik! Tapi jika kau bermain-main denganku,kau tau akibatnya" ancam Reno dan langsung menutup telfon nya.


"Tuan...Racun yang anda pesan sudah kami sia..."(Omongan terputus karna Reno menghentikan bawahannya)


"Simpan dulu racun itu.Aku masih ingin tau rencana apa yang akan Satria dan kawannya lakukan." Ucap Reno berdiri dan meninggalkan bawahannya yang sedang kebingungan.


"Darimana kau dapat foto itu?" tanya satria merampas hpnya kembali dari tangan yudha.

__ADS_1


"Bawahanmu yang telah membantuku untuk menemukan solusi agar Reno tidak dibodohi oleh adiknya sendiri." jawab yudha.


"Maksud mu?" tanya satria lagi.


"Kau akan tau dengan sendirinya.jangan terburu-buru." Sahut yudha berjalan pergi meninggalkan satria dan menuju kembali ke ruang Tengah untuk melihat istirnya yang apakah ia sudah selesai makan atau masih menikmati hidangan yang tidak habis-habis.


"Dimana bunga?" tanya yudha kepada ratu.


"Bunga..tadi tiba-tiba lari katanya ke kamar mandi." ucap ratu cemas.


"Apa dia makan terlalu banyak sehingga menyebabkan sakit perut?" tanya yudha.


"Tidak tau.Yang pasti tadi dia saat ingin makan mentimun tiba-tiba dia merasa mual dan langsung lari ke kam....." Ucap ratu langsung selesai bicara karna melihat yudha yang langsung belari ke arah kamar mandi untuk melihat keadaan istrinya.


"Ha??????" linglung ratu.


Dokgg...dokggg..dokghh....


" aku..tidak apa yudha hanya saja aku tadi tiba-tiba mual dan merasa sangat lemah" Ucap bunga membuka pintu kamar mandi.


Puk...


"Sayang kau membuatku khawatir.." yudha membelai punggung bunga dengan lembut.


"Mungkin aku masuk angin atau kebanyakan makan" Ucap bunga ikut membelai punggung suaminya.


"Baiklah...lain kali jaga kesehatan,jangan membuatku cemas"ucap yudha dengan mencubit kecil ujung hidung bunga.


***


"Apa sudah selesai makan?" tanya satria yang datang dan langsung duduk di dekat ratu.

__ADS_1


"Sudah.."


"Dimana mereka berdua?" Tanya satria lagi dengan Mulai bermain rambut ratu.


"Di kamar mandi.." ujar ratu yang membuat satria melotot tak percaya.


"Sial!! Mereka berdua bahkan ingin melakukan hal seperti itu di kamar mandi orang?"ucap satria dengan nada heboh.


Bugh...


"Dasar mesum! Kau selalu berfikiran yang tidak wajar.Jelas-jelas tadi bunga mual dan yudha menyusulnya"


"Muall?" tanya satria.


"Iya...mungkin ia terlalu banyak makan" ucap ratu tersenyum.


"Mungkin kah dia se......" tanya satria dalam hati.


"Satria sini buka mulut " ranjuk ratu membuyarkan lamunan satria.


Satria pun mengangguk iya dan menerima suapan dari istri tercintanya.


"Oekkkkk....makanan apa iniii" Tanya satria memutahkan makanan yang di suapi istrinya.


"Ini makanan yang tadi makan bunga" ucap ratu menggoda.


"Apa!! Sayang...kau ingin membunuhku?? Rasanya asam sekalii" ucap satria dengan berusaha menetralkan wajahnya yang berkedut-kedut karna memakan makanan asam yang di berikan istrinya.


"Hahahaha mangkannya jangan berfikiran senono" ucap ratu berdiri dan menuju dapur untuk mengambil segelas air putih untuk suaminya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2