
Beberapa menit kemudian.....
"Satria!!" teriak bunga dari jauh dan berlari kearah satria disusul dengan yudha,Reno,dan Eveline.
"Satria! Apa yang terjadi padanya? Dimana ratu? Bagaimana keadaannya?" tanya bunga bertumpuk-tumpuk.
"Dia..masih di dalam sedang ditangani oleh dokter" ucap satria menunduk.
Puk..
"Tenanglah tidak akan terjadi apa-apa kepadanya"ucap yudha memeluk tubuh istrinya.
"Aku takut kejadian di masa lalu terulang kembali yudha" tangis bunga di dada bidang suaminya.
"Tidak akan pernah terjadi,percayalah" ucap yudha menepuk punggung bunga dengan lembut.
Klik..(suara pintu ruangan ratu terbuka,dan keluar sesosok lelaki yang tak lain adalah dokter yang selesai memeriksa keadaan ratu)
"Ada apa dengan ratu?" tanya satria kepada dokter yang selesai mengecek kondisi tubuh ratu.
__ADS_1
"Dia hanya kecapekan jangan biarkan dia memikirkan hal-hal yang menganggu pikirannya,karna itu akan menganggu bayi yang di kandungan nya" ucap dokter dan melangkah pergi.
"Oh ya,apa kau sudah baikan dengan ratu? "Tanya yudha menepuk bahu satria.
"Iya..aku lega..akhirnya aku sudah tidak merahasiakan apa-apa lagi darinya"ucap satria menghelang nafas panjangnya.
"Baiklah.kalau begitu selamat! Jangan ada lagi masalah diantara kalian! Berbahagialah!!" ucap yudha memberi semangat kepada satria yang dibalas satria senyuman.
"Yasudah ,,tunggu apalagi? Ayo kita jenguk ratu kedalam" ucap bunga mengajak.
Mereka semua pun masuk kedalam ruangan ratu.
"Kelak kisah cinta kita akan diteruskan oleh anak kita yang bernama rasta jika laki-laki dan viona bila perempuan" ucap satria berjalan mendekat dan mencium kening ratu lembut.
***
10 tahun Kemudian....
"Gadis jelek!! Gadis jelek!! Gadis jelek!!" ucap segerombolan anak kecil yang sedang melingkari seorang gadis lugu.
__ADS_1
"Hahaha lihat dia jelek sekalii hahaha!!!"
"Hei!!! Apa yang kalian lakukan!!!" teriak seorang laki-laki seusia mereka namun lebih tua sedikit.
"Waa,ayo pergi-pergi"ajak salah satu dari segerombolan anak kecil tadi.
"Kamu tidak apa-apa?" tanya laki-laki itu kepada gadis kecil yang kini dihadapannya.
"Tidak apa-apa terimakasih" sahutnya.
"Kenalin namaku Juan"ucap laki-laki tersebut mengenalkan diri yang bernama Juan.
"Namaku viona" sahut viona tersenyum.
"Woaah...manis sekalii" ucap Juan dalam hati.
"Ayo berdiri,aku antar kamu pulang" ucap Juan membantu viona berdiri.
"Hmmm terimakasih" angguk viona.
__ADS_1
Bersambung.....