
Satria \=6Tahun
Ratu \=4Tahun
"Hahahaha sini kejar aku kak.." ucap suara anak kecil perempuan yang sedang berlari.
"Ratu..berhenti duluu jangan lari,aku ada bunga cantik untuk kamu" ucap suara anak kecil lelaki.
"Apa kak" tanya anak kecil itu dan berhenti lalu menghampiri lelaki yang tak lain adalah satria dan dia sendiri adalah ratu di waktu kecil.
"Lihat ini.apa kau suka?" tanya satria.
"Wahhh,bunga yang cantik,Terimakasih kakak" ucap ratu dengan tersenyum.
"Ehh siapa bilang buat kamu" goda satria yang membuat ratu cemberut dan malu.
"Hahaha nih,jangan marah"
"Huh"
"Yeee marah..maafin satria dongg"
"Gamau,kak satria jahil" ucap ratu dengan tetap mengerucutkan bibirnya.
Satria yang melihat ratu sangat imut saat marah pun langsung meletakkan bunga ke kepala ratu.
"Wah cantik sekali" ucap satria.
"Hihi makasih kak satria" ucap ratu tersenyum.
"Sudah tidak marah?" tanyanya.
"Aku gak bisa marah beneran sama kak satria,kalau aku marah nanti temanku gak ada"
"Ratu..besok besar aku ingin menikah denganmu ,apa kau mau?" tanya satria.
"Menikah? Apa itu kak?" tanya ratu kembali dengan polos.
"Menikah adalah seorang lelaki dan perempuan akan duduk bersama di pelaminan" ucap satria menjelaskan.
"Pelaminan? Apa lagi itu? Aaa kakak aneh-aneh deh" ucap ratu.
"Hihi yasudah kalau tidak tau,kamu juga masih kecil ,tunggu besok aku akan datang dan akan terus berada di samping mu seperti sekarang" ucap satria menggenggam tangan kecil ratu.
"Memang kak satria mau kemana?" tanya ratu.
__ADS_1
"Tidak kemana-kemana" ucap satria berbohong.
"Ratu..maafkan aku...aku tidak bisa membuatmu bersedih" ucap satria dalam hati.
Dibelakang bukit.
"Ayah..ibu..aku pulangg" teriak satria dan segera menuju gubuk(tempat ia bermain yang sering didatangi.
"A..ayah..." ucap satria gugup.
"Jangan panggil aku ayah!!" bentak ayah satria kepada satria yang membuatnya terkejut.
"Nak..darimana kau bisa mendapatkan mas-mas an ini dan uang sebanyak ini" tanya ibu satria.
"I..ibu..itu aku menemukannya di jalan.."ucap satria menunduk.
"Dijalan mana yang kau maksud!!! Jelas-jelas ini adalah milik pak desta orang kaya di desa ini!! Kenapa bisa di tanganmu!!" ucap ayah satria dengan terus memberikan satria tekanan.
"Aku titip barang-barang ini sebentar ya satria..karna aku ingin pergi jauh dari desa ini" ucap musa anak desta.
"Tapi..jika ayah dan ibuku tau bagaimana?" tanya satria.
"Tidak akan..disini pasti aman, aku percayakan padamu,jangan beritahu siapapun ya" ucap musa dan meninggalkan barangnya di gubuk satria.(Ingatan satria)
"Dasar anak durhaka!! Kau selalu membuat kesalahan,tidak menuruti ucapan orang tua dan sekarang kau ingin berbohong!!" ucap ayah satria dan berdiri hendak memukul satria namun ibu satria tidak disangka sakit mendadak di jantungnya.
"I..ibuu..." teriak satria dan segera menghampiri ibunya bersama dengan ayahnya.
"Ibu..ibu kenapa..." tanya satria.
"Nadia..kau kenapa nadia..istrikuu ada apa dengan dirimu.." tanya ayah satria.
"Indra...jaga anak kita..jangan sakiti diaa..dia masih anak kecil..maafkan aku tidak memberitahu mu..... tentang penyakit jantungku..karna... aku takut kau khawatir tentang diriku.... di hari-hari kerjamu..satria jaga Ratu juga ya dia jodohmu..karna ayahmu dan ayah Ratu sudah menyetujui untuk hubungan kalian kedepan...." ucap ibu satria.
"Tidak..bicara apa kau nadia!! Jangan membohongi ku seperti anak kita...ayo bangun..jangan membuatku takut...." ucap ayah satria dengan berlinangan air mata.
"Iya ibu iya....ibuu sekarang ini harus bangun...ibu..bangun..bu..."ucap satria menangis.
"Satria..maafkan ibu..tidak.bisa menemanimu...jaga ayahmu ya nak...jangan kecewakan ibu...dan menurutlah kepada orang tua..makan tepat waktu..jaga kesehatan dan.......(ucapan terpotong karna ibu satria sudah meninggal).satria pun teriak memanggil ibunya bersamaan ayahnya karna bersedih kepergian istri dan ibunya satria membuatnya benar-benar tidak berdaya.tanpa di sadar ayah satria ikut merasakan sakit di dadanya.
"Aa..ayah...ada apa ayah...ayah...."teriak satria menghampiri ayahnya yang seperti ibunya tadi memegangi dadanya.
"Ayah...bangun..ayah...ayah kenapa...jangan seperti ibu ayah..."ucap satria histeris.
"Ayah...aku janji akan menuruti ayah...ayah bangunn ayah..."lanjut satria.
__ADS_1
Namun ayahnya satria tanpa berkata sekata apapun langsung memenjamkan mata dan terbaring lemah.kejadian tersebut yang di alami satria didepan mata membuatnya benar-benar sangat trauma dengan kejadian sekarang.dan dia berfikir untuk meninggalkan gubuk setelah kejadian ini karna hatinya benar-benar hancur.
***
Setelah pemakaman kedua orang tua satria.
"Kak satria.."panggil ratu kecil ke satria.
"Iya..." jawab satria dengan singkat karna ia masih tidak bisa mengobrol seperti dulu.
"Kak satria jangan bersedih..berdoa saja semoga om dan bunda tenang di sana" ucap ratu memberi ketenangan ke satria,satria pun tersenyum dan memeluk tubuh kecil ratu.
"Kak satria...uhh sesakk kak"
"Ratu..biarkan kakak memeluk mu sebentar"ucap satria dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Karna aku akan pergi dari sini untuk melupakan kejadian hari ini,tapi percayalah aku akan kembali lagi dan mencari mu"ucap satria dalam hati.
Ratupun hanya diam tak bergerak sedangkan ratu tetap dengan posisinya yang masih memeluk ratu dengan erat,setelah sekitar 2 menit satria melepaskan pelukannya.
"Ratu..tunggu aku besok ya..aku akan datang mencarimu lagi" ucap satria.
"Memang kakak mau kemana?" tanya ratu mulai bersedih.
"Jaga dirimu baik-baik " ucap satria melepas genggaman tangan ratu.
"Kakak...jangan pergii" pinta ratu dengan mulai menangis. Namun satria tidak menghiraukan ucapannya dan langsung pergi berlari meninggalkan ratu.
"Kakakk" teriak ratu menangis.
"Kak satriaa..hiks..jangan pergi..."
"Ratu!!" teriak ayah ratu dan ibu ratu menghampiri anak mereka yang sedang duduk di jalan dengan menangis.
"Kakakkkkk"
"Sayang...ada apa ayo berdiri.." ucap ayah ratu dan menggendong tubuh mungil ratu.
"Kak satriaaa" teriak ratu terus menerus memanggil nama satria dengan menangis.
Bersambung.....
novel bastianku sudah hadir,silahkan klik ppku dan geser ke karya lalu klik novel bastianku dan kalian sudah bisa membaca😊,lalu novel yang lain akan segera menyusul karna episodenya masih belum ku sempurnakan.Jadi sabar ya 😊🤗
__ADS_1