
"Mesum!!!!!" teriak Ratu keras membuat sopir dan Reno terkejut.
"Maaff aku tidak sengaja." ucap Reno panik.
"Pergiiiiii" teriak Ratu lagi-lagi.
Namun Reno tidak menghiraukan ucapan Ratu malah langsung menggendong ratu menuju rumah besarnya yang hanya ada dia seorang dan membawa nya ke kamarnya.
"Kemana kau membawaku...lepass ...heii" berontak Ratu ketakutan.
Brug...
"Uhhh..."
"Kau berat sekalii" ucap Reno sinis.
"Kauu!!!! Uchh...." rengek Ratu yang membuat Reno bingung.
"Apa begitu sakit??" tanya Reno khawatir.
Dia memang sangat dingin kepada wanita tapi ia tidak pernah menyakiti wanita, apalagi bila ia melihat wanita yang ia pegang kesakitan. Maka dari itu ia slalu menjauh dari wanita agar tidak menyakitinya.
"Perutku sakitt" ucap ratu dengan memegangi perut nya.
"Apa bagian sini?" tanya Reno dengan memegang perut ratu dan memijitnya pelan.
Ratu Terkejut dan menyingkirkan tangan Reno Sesegera mungkin.
"Kenapa?" tanya reno.
"Tidak, jangan...Aku sudah bersuami" ucap ratu menolak.
__ADS_1
"Aku hanya membantumu tidak lebih, Jadi Tenanglah" ucap reno, namun ratu hanya diam, namun reno tidak ingin menunggu terlalu lama, ia pun kembali memijat perut ratu pelan-pelan yang membuat ratu terkejut kedua kalinya, namun ia diam saja karna memang reno hanya ingin memijatnya.
Deg...deg..
Tanpa disadari sudah beberapa menit reno memijat perut ratu, ratu pun tertidur di pelukan Reno.
"Dia terlihat cantik..."Ucap Reno di hadapan ratu yang tertidur.
Cup...
Tanpa Disadari Reno mengecup kening ratu lalu membaringkannya di ranjang agar ratu bisa tidur nyenyak begitu juga dia.. Tidur di sebelah ratu.
Puk...
Ratu memeluk Reno Tanpa Sadar.
Glek...(Reno menelan salivanya sendiri)
Puk...
Kini kaki ratu yang berada di kaki Reno.
"Sialan..aku masih laki-laki normal." ucap Reno.
"Tapi..dia masih tidur...aku bukan lelaki pengecut jika langsung menggarapnya saat tidak sadar.kali ini kau selamat Cewek." ucap Reno dengan langsung memejamkan matanya.
..............................
"Huh????" linglung Ratu.setelah membuka matanya ia mendapati sesosok pria lain yang sedang tidur di sebelahnya.dan yang lebih parah lagi...Tubuhnya melekat di tubuh pria tersebut membuat nya makin takut.
"Kyyaaaaaaa"teriak Ratu membuat pria tersebut terkejut dan langsung memeluk Ratu.
__ADS_1
"Cewek..apa kau tidak apa-apa?" ucap Reno tetap dengan posisi memeluk dan mengusap rambut Ratu.yang ia kira Ratu sedang ketakutan.
Deg..deg...
"Hey..apa kau tidak apa- apa?" tanya Reno sekali lagi.
"Tidak..tidak apa-apa..." ucap Ratu dengan wajah merahnya.
"Huh?? Tidurlah wajahmu merah sekali aku akan membuatkan Teh untuk dirimu" Ucap Reno dengan mengusap rambut Ratu lalu beranjak dari ranjang menuju dapur.
Ratu hanya diam tak bersuara.
"Dimana aku? Siapa aku?ada apa denganku?" linglung ratu yang benar-benar membuatnya sakit kepala dan kebingungan ,ia pun langsung kembali berbaring ke ranjang dan memegang perutnya.
"Sayang...Dimana Kita? Apa kita di culik? Tapi..Yang menculik kita seperti bukan orang jahat.Lalu dimana kita? Dan dimana keberadaan ayahmu?" ucap ratu yang berbicara dengan anaknya yang kini masih berada diperutnya.
"hmmm? Tubuhku bau sekali..." Ucap ratu mencium bau nya sendiri.
Ia pun kepikiran untuk mandi membersihkan badan.
Klik...
"Wow wangi sekali....Anjirr ini kamar mandi atau ruang tamu ada TV nya" linglung Ratu.
"Mmm setel aja ah.. mana tombol nya yaa"ucap ratu.
"Aha~".
"Wow...asikkk" girang ratu Sampai ia lupa bahwa ia sedang di culik..ia pun melepas seluruh pakaiannya dan langsung merebahkan tubuhnya di bak kamar mandi Reno.
"Hangat sekalii...." ucap ratu.
__ADS_1
Bersambung....