
"Ughh..."
"Ratu..kau sudah bangun?" tanya Marwan membantu ratu yang hendak bangun.
"Dimana aku..." tanya ratu dengan memegangi kepalanya yang masih terasa sakit.
"Dirumahku.." ucap Marwan yang membuat ratu terkejut dan langsung beranjak dari ranjang.
"Kenapa bisa disini...dimana satria?" tanya ratu heboh.
"Kau tadi pingsan jadi aku sengaja membawamu kemari menunggu sampai kamu Sadar dulu,aku akan membawamu pulang" ucap Marwan lembut.
"Hmmmm...tidak usah..." ucap ratu menundukkan kepalanya.
"Kenapa?" tanya Marwan mendekat ke arah ratu.
"Aku tidak ingin bertemu dengan dia dulu" ucap ratu dengan nada sedih.
"Jangan melihat masalalu dan menggalinya ,,rasakan yang sekarang dan lihatlah kedepan..karna masalalumu akan membawamu ke jurang yang begitu dalam dan gelap.sedangkan masa depanmu akan membawamu ke atas dasar samudra." ucap Marwan mengelus lembut rambut indah ratu.
"Tapi..aku ingin tau yang sebenarnya dengan detail,aku tidak ingin hidup jika tidak mengetahui masa lalu ku....jika terjadi sesuatu...lalu bagaimana aku bisa menjalani kehidupanku?" tanya ratu makin bersedih.
"Baiklah...jika ada waktu aku akan memberi tahu mu semua tentang masalalu" ucap Marwan.
"Ha?" bingung ratu.
__ADS_1
"Mmmmm..."linglung Marwan.
"Marwan.." panggil ratu.
"Ya?"
"Siapa kamu sebenarnya ?" tanya ratu menatap mata Marwan.
"Aku...aku..."
"Lintang..?" ucap ratu membuat Marwan langsung melihat ke arah ratu.
"Apa kamu kenal?" tanya ratu membuyarkan lamunan Marwan yang mungkin ia sedang berfikir bagaimana ratu bisa mengenalinya ternyata itu hanya siasat saja.
"Iya kenall...dia teman ku..." ucap Marwan terbanta.
"Marwan...sampai kapan kau ingin menyembunyikan identitasmu? "Ucap ratu dalam hati
"Yaudah..gimana kalau kita sekarang makan di luar?" tanya Marwan kepada ratu yang di jawab ratu dengan anggukkan iya.
"Aku ingin makan di tempat makan yang di dekat gunung" ucap ratu sontak membuat Marwan terkejut.
"De..dekat gunung?" tanya Marwan kepada ratu.
"Iya,kenapa?aku dengar di situ makanannya enak" ucap ratu.
__ADS_1
"Oo baiklah"
"Entah dari mana asal-usul ingatanku yang dulu hilang tiba-tiba kembali" ucap ratu dalam hati dan memejamkan matanya sebentar lalu menghembuskan nafas panjangnya.
"Ada apa?" tanya Marwan.
"Tidak ada..ayo jalan" ucap ratu berjalan mendahului Marwan.
***
"Bagaimana rencanamu sekarang?" tanya yudha kepada satria.
"Ingatan ratu sudah kembali sepenuhnya,dan mungkin...saat ini ia sangat membenciku karna aku menyembunyikan kesalahan terbesarku" ucap satria menghembuskan nafasnya dengan kasar.
"Sudahlah bro,jangan mikir begitu,yang penting sekarang kita harus bikin ratu dan satria kembali baikan apalagi sekarang ratu hamil,jika dia kenapa-napa diluar sana bagaimana?" ucap Reno.
"Dia akan baik-baik saja.karna dia sekarang bersama Marwan teman dari kecilnya " ucap satria beranjak pergi dari tempat duduknya.
"Bagaimana kau tau?" tanya yudha.
"Karna Marwan pernah bilang kepadaku,jika aku tidak bisa menjaga ratu dengan baik,maka ia yang akan menjaga ratu" ucap satria.
"Lalu ? Kau akan melepaskan ratu dengan begitu saja?" tanya bunga yang datang tiba-tiba.
Namun satria tidak menghiraukan ucapan bunga dan terus berjalan meninggalkan para sahabatnya untuk menenangkan dirinya.
__ADS_1
Bersambung...