Pacarku Si Cowok Nakal 2

Pacarku Si Cowok Nakal 2
berkumpul


__ADS_3

Tok..tok..tok...


Klik....


"Selamat siang tuan yudha..." ucap salah satu bawahan satria dengan sopan.


"Selamat siang.Dimana tuan kalian?" Tanya yudha.


"Silahkan tuan...Tuan satria sedang nonton tv di ruang tamu..." Jawab Bawahan satria.


Yudha pun hanya mengangguk dan berjalan masuk dengan menggandeng tangan istrinya.


"Sayang...apa kau sakit?" Tanya yudha mengusap lembut wajah istrinya yang terlihat gelisah.


"Aku lelah yudha..."


"Baiklah tidurlah di kamar Ratu Habis ini"


"Yudha,Bunga" Panggil ratu dengan wajah senang dan bahagia.


"Ratu!!" Teriak bunga juga.


Puk...


"Ratu..apa kau baik-baik saja..?" tanya bunga dengan mata yang berkaca-kaca.


"Aku tidak apa-apa..bagaimana kabarmu?" Tanya ratu bergantian.


"Aku baik ratu..." Sahut bunga dengan mempererat pelukannya ke tubuh ratu,yang membuat ratu sesak.


"Hey..hey kau ingin membuat istriku menjadi gepeng?" Tanya satria dengan tersenyum.

__ADS_1


"Aiyaa maaf...Apa bayimu tidak kenapa-kenapa?" tanya bunga membelai perut ratu yang ia kira masih ada anak ratu.


"Oya bunga apa kau lapar? Pelayan!! Bawakan makanan kesini segera!!!"Ucap satria mengalihkan perhatian yang membuat yudha merasa curiga.


"Wahhh....iyaa satria aku ingin makan ayam bakar" Ucap bunga melupakan pertanyaannya ke ratu karna makanan bisa membuat bunga melupakan semuanya.


Dug..


"Kau kenapa satria." bisik yudha.


"Nanti gw jelasin"


"Mmmm baiklah sayang...kami tinggal sebentar ya.."ucap satria lembut.


"Iya..." Sahut ratu.


Yudha dan satria pun berjalan pergi meninggalkan istri-istrinya.


"Anak gw udah gak ada.." Ucap satria berjalan kedepan yudha dan duduk di sebuah kursi jalanan.


"Maksud lo?" ucap yudha mengikuti satria duduk.


"Anak gw udah mati yud,,Seorang biadab membunuh anak yang tidak bersalah sama sekali dan belum melihat dunia sudah mati terlebih dahulu."


Puk....


"Istri lo udah tau?" Tanya yudha menepuk punggung satria untuk memberi ketenangan.


"Belum yud..Gw takut dia sedih lagi.Gw takut dia bakalan melakukan hal yang konyol lagi.sekarang yang cuma bisa gw lakuin hanya sandiwara berpura-pura melakukan hubungan intim akan menambah anak"


"Baiklah...untuk sementara semoga Rencana lo berhasil ,tapi untuk kedepannya lo harus bilang jujur ke istri lo ,jangan sampai orang lain yang memberi tau dia." ucap yudha memberi masukan.

__ADS_1


Satria pun hanya mengangguk dan mengusap matanya yang hampir meneteskan air mata.


"Thanks ya bro.Lo slalu ada buat gw dari dulu.makasih. semoga lo juga cepet di karuniani seorang anak dan tidak bernasib buruk seperti gw sekarang" ucap satria menepuk punggung yudha dan berdiri.


"Semoga...Thanks doanya "


***


"Aaa wangi bangett...." girang bunga dan langsung duduk tegap menunggu hidangan datang di hadapannya.Ratu yang melihat Bunga hanya terkekeh.


"Silahkan..Nyonya.." Ucap pelayan satria dengan sopan.


Ratu hanya mengangguk dan bunga yang tidak memperdulikan ucapan pelayan satria langsung mengambil piring dan sendok untuk mengambil makanan yang ia suka.


"Haiz...apa kau masih seorang wanita?cara makanmu buruk sekali" Ucap yudha yang datang secara tiba-tiba bersama satria.


"Huh.. Biarin....Yok ratu makan.." cuek bunga dan mengajak sahabatnya untuk ikutan makan bersamanya.ratu hanya mengangguk dan ikut mengambil alat makan untuk menyantap hidangan yang tepat di wajahnya.


"Sayang...Bukan kah sudah makan? Apa masih lapar?" Tanya satria berjalan mendekat ke arah istrinya.


"Aiyaaa biarkan lah...Ini juga demi bayinya satria,kau bawel sekali" ucap bunga.


Satria pun menatap kearah yudha yang membuat yudha langsung mengangguk paham.


"Sayang sini aku suapin saja.." Ucap yudha mengambil piring dan sendok dari hadapan bunga.


"Istriku... Buka mulutnya kau juga akan ku suapin seperti mereka." Ucap satria melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan yudha.


Cup...


"Istriku yang pintar" Ucap Satria mengacak rambut ratu dengan gemas.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2