Pacarku Si Cowok Nakal 2

Pacarku Si Cowok Nakal 2
kabar duka


__ADS_3

"Bunga!" teriak yudha menghampiri bunga dan memeluknya.


"Yudha!! Yudha..Satriaa dan Ratu...merekaaa.." ucap bunga menangis dalam pelukan yudha.


"Satria! Ratu!" ucap yudha dengan mengepalkan tangannya.


"Kalian!! Cari tau informasi tentang kematian mereka dan bawa segerombolan orang-orang sialan itu ke hadapan ku." tegas yudha kepada anak buahnya.


"Baik.." ucap sekelompok anak buah yudha secara bersamaan.


"Ingat! temukan mereka secepatnya, Kalau hidup harus bertemu orangnya,Kalau mati harus bertemu dengan mayat nya." ucap yudha yang membuat seluruh bawahannya merinding.


"Yudhaa..." ucap bunga dengan suara lemah dan pingsan di pelukan yudha,yang membuat yudha makin tak sabar menemukan orang-orang yang telah menghancurkan keluarganya.


"Tuan yudha seperti tuan Satria..sama-sama keras dan tidak berkeampunnan" ucap salah satu bawahan yudha.


"Iya..aku jadi merinding"


"Yasudah ayo kita segera cari mereka sebelum kita yang akan dicari tuan yudha"


"Baik!!!"


***


"Hallo, Reno! Segeralah pulang" ucap yudha dalam telfon.


"Baik.aku sudah mendengar kabar,kau tenang saja aku akan membantu menyelidiki kematian satria dan ratu" ucap Reno dan mematikan telponnya.


"Bunga..sadarlah..." ucap yudha mengusap kening bunga dengan lembut.


Drrr...drrr.drrrr(dering hp yudha).

__ADS_1


"Ayah...dimana mama?"tanya kevin lewat telfon.


"Kevin....segera kemari,ayah akan mengirim seseorang untuk menjemput kalian..."


"Ayah? Apa maksudnya?" tanya kevin bingung.


"Bibi dan pamanmu sudah meninggal"


Deg.


"Aa..ayah..tidak berbohong?" tanya kevin dengan gugup.


"Segera kemari" ucap yudha dan mematikan telfonnya.


"Kevin. Apa katanya?" tanya viona.


"Kak kevin? Kenapa denganmu?" tanya farah.


"Ada apa kak kevin?" tanya farah lagi.


"Paman dan bibi...sudah..sudah meninggal" ucap kevin dan menunduk.


Deg..


"Ma.."ucap viona dengan tatapan kosong.


"Viona..." ucap farah dan memeluk viona.


"Viona...."


"Ayah..."ucap viona.

__ADS_1


"Viona..." panggil farah dan kevin terus-menerus.


"Hiks...Tuhan..Kau begitu kejam...mama dan ayahkuu salah apa kepadamu.." ucap viona dengan menangis.


"Viona..." panggil farah.


"Tuhan membunuh ayah mamakuu" ucap viona.


"Viona..tidak...justru tuhan menyayangi Paman dan bibi mangkannya mereka di panggil terlebih dahulu" ucap kevin ikut memeluk viona.


"Kau fikir..aku tidak menyanyanginya? Hiks..." tangis viona.


"Viona...."


"Ayah!!! Mama!!!!!!" teriak viona histeris dan menangis.


"Aku tidak suka tuhan!!!" teriak viona lagi makin keras dan menangis.


"Mama!!!!! Ayah!!!!!"


"Viona..." ucap kevin dan meneteskan air matanya bersamaan dengan farah.


"Mamaaaa...."


"Viona..kumohon berhentilah menangis..." ucap farah.


Buk...(viona jatuh ke pelukan kevin).


"Viona....aku akan slalu ada buatmu...Semoga kau tidak bersedih lagi..tidurlah jika itu bisa membuatmu tenang" ucap kevin.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2