
"maksudmu? gadis kecil ini yang kau maksud tunangan?" tanya renata sekali lagi kepada kevin untuk meyakinkan apakah pendengaranya tidak salah.
"iya dia adalah tunanganku" ucap kevin dan mencium bibir viona sekilas.sontak membuat semua orang yang di sekitarnya terkagum-kagum dan sangat iri kepada viona.Namun beda dengan viona dia hanya diam tak bereaksi.
"kevin! apa kau serius? dia bahkan masih terlihat seorang gadis kecil pada dasarnya" tangkal renata
yang tak percaya.
"lalu kenapa? renata,jika sudah tidak ada masalah lagi kita pergi dulu,dan untuk kedepannya.kuharap kamu tidak akan mengangguku" ucap kevin dan berjalan menggandeng tangan viona.
"Kau baik-baik saja?" tanya kevin memberikan minuman air dingin kepada viona.
"tidak apa,aku ingin pulang" ucap viona dengan tatapan yang kosong.
"baiklah" ucap kevin dengan rasa sedih.
drr..drrr...
"hallo ada apa?" tanya kevin dalam telfon.
"tuan,kami sudah berhasil mendapatkan informasi tentang kematian Tuan besar satria dan nyonya besar Ratu" ucap bawahan kevin.seketika viona langsung berdiri dan mengambil ponsel kevin dari tangannya.
"siapa yang membunuh orang tuaku!!! katakann siapa!!!" teriak viona membuat orang-orang disekitarnya terkejut.
"no..nona muda..anda tenang saja..kami akan segera mengurus masalah ini" ucap bawahan kevin dengan sopan walau sedikit ada rasa terkejut.
__ADS_1
"kevin..kevin...ayah.. mamakuu...hik...hikk" tangis viona yang membuat kevin tak tega dan memeluknya.
"viona...kita akan segera tau siapa orang dibalik semua ini" ucap kevin mengusap punggung viona.
"Kevin..Vionaa" panggil juan yang kembali bersama farah.
"apa sudah baikan?" tanya farah.
"sudah..ayo kita segera pulang" ucap kevin mengandeng tangan viona dan menutunnya berjalan.
*Viona POV
"ayah...mama!!!" teriak viona dan berlari kearah mayat orang tuanya yang tergeletak di lantai dengan darah yang berserakan dimana-mana.
"ayahh!! mama!!! hik...hik..."
"ayahhhh...mama bangunlahhh..hik..hikk...jangan tinggalin aku sendiri...ayahh mama..." tangis viona makin menjadi,bunga pun makin mengeratkan pelukannya seakan ia takut bahwa viona akan ikut pergi bersama sahabatnya.sekarang yang ada dipikiran bunga hanya akan menjaga viona sebagai peninggalan ratu yang paling berharga.dan yudha ikut memeluk istrinya dan viona merasakan penderitaan yang dialaminya dengan keluarganya. tanpa disadari viona yang terus menangis membuatnya mengantuk dan tertidur di pelukan bunga,sedangkan bunga tertidur di pelukan yudha.
yudha pun memberi isyarat kepada kevin untuk membawa viona pulang sedangkan bunga akan ia bawa.
"tuan.."panggil bawahan yudha.
"makamkan mereka dengan baik dan carikan informasi tentang kematiannya" ucap yudha dan pergi menggendong bunga yang diikuti kevin menggendong viona.
beberapa jam kemudian....
__ADS_1
"mama!!" teriak viona terbangun dari mimpi.
"viona..sudah bangun..." tanya kevin lembut.
"dimana ayah mamaku!" tanya viona kepada farah mengabaikan kevin yang berbicara.
"dia sudah dimakamkan" ucap kevin.
"hik....ayahhhhh....mamaaaa"tangis viona lagi.
"viona..tenanglah..ada aku yang akan menjaga mu dan ayah mamaku juga...bibi eveline dan paman reno ada farah dan juana juga" ucap kevin yang benar-benar sudah tak tega melihat viona terus-terusan menangis.
"huaaaaa!!!!!" tangis viona mengeras.
sejak kematiann ayah dan mamaku.
aku berubah menjadi sesosok yang lebih suka menyendiri.lebih suka menatap langit-langit entah itu di pagi hari dan malam hari,yang kuingin hanya melihat wajah dan mendengarkan suara-suara ayah mamaku.mengingat hal-hal dimana ada kita sekeluarga bercanda dan bergurau.waktu sangat cepat memanggil kedua orang tuaku yang belum sempat ku bahagiakan.dan sejak saat itu pula aku mengabaikan dia yang kusukai secara diam-diam. tapi tidak disangka dia tetap menjaga dan perhatian kepadaku,hingga kami beranjak umur remaja dimana masa-masa yang sangat ku impikan untuk bersamanya dan membantu kedua orang tuaku melewati masa tuanya,telah berakhir menjadi butiran-butiran debu yang hilang.
dan aku akan kembali seperti viona yang dulu jika aku sudah membalas dendam kepada orang yang sudah merusak kebahagiaanku.
dan
Deg.
akhirnya aku sudah mendengarnya lewat telfon kevin dan pesuruhnya yang membicarakan bahwa kasus kematian orang tua ku sudah berhasil di temukan.
__ADS_1
Bersambung....