
Sesampainya ditempat tujuan.
Satria Dan Ratu turun dari mobil lalu berjalan dengan disambut oleh bawahan satria, layaknya zaman Dahulu seorang raja dan ratu, skip-skip malah bicara zaman dahulu hhhh.
"Selamat datang kembali Tuan dan Nyonya"
Sahut Bawahan satria secara bersamaan yang dibalas satria anggukkan dan terus berjalan kedepan.
"Kenapa disini makin banyak pengawalnya?" tanya ratu.
"untuk berjaga-jaga sayang, agar kau tidak diculik lagi" ucap satria yang membuat ratu menunduk.
"terimakasih" ucap ratu.
"aku tidak butuh itu" sahut satria langsung menggendong tubuh mungil ratu dan berjalan menuju kamar mereka.
klik....
"Ayo sayang kita lanjutkan...."
"Tapp....."
Cup...
Satria membungkam mulut ratu dengan mulutnya agar ratu tidak mengeluarkan suara tolakan lagi.
"Ahhh...."
"...jangan...ada anak kita..." Ucap Ratu menghentikan satria.
Lagi...satria mendengar ucapan ratu tentang anak kita.Anak Kita??.
__ADS_1
Membuat ia makin tertusuk.tanpa mendengarkan ucapan ratu ia segera melepas pakaiannya dan melanjutkan kemauannya.
"Satria.....jangannn"
"Tidak apa sayang...anak kita tidak akan mati malahan akan bertambah..." ucap satria berbohong untuk memberi ketenangan kepada istrinya.
Ratu pun menunduk dan pasrah.
"ughhh..."
"Sayang tahan ya..."
Dengan sekali hentakan benda satria sudah tenggelam.
"...Mmmmm"
Satria membungkam mulut ratu agar tidak menjerit.
Cup...
Mereka terus bersuara nikmat secara bersamaan dan terus melakukan nya hingga lupa sudah berapa kali mereka mengulangi kembali dan kembali.
Cup...
"Tidur lah sayang..."
Ratu pun mengangguk iya dan langsung memejamkan matanya perlahan disusul dengan satria yang ikutan tidur menemani ratu dalam mimpi.
***
Pagi hari.
__ADS_1
Ratu membuka kedua matanya dan terpapar jelas seorang laki-laki yang sangat ia kenali sedang tersenyum kearahnya.
"Hai..Selamat Pagi" ucap satria mengecup kening ratu.
"selamat pagi" sahut ratu tersenyum.
"Baiklah Ayo mandi sayang...kemarin kau berkeringat sangat banyak.."satria mengusap kepala ratu dan beranjak dari ranjang.
"Itu gara-gara kauu cabulll" sahut ratu dan mulai ikutan berdiri menyusul satria.
"Diam sayang...kau akan jatuh lagi jika berdiri..." ucap satria memperingati dan langsung menggendong tubuh kecil ratu menuju kamar mandi untuk membantu nya mandi(mencari kesempatan)
Ratu pun tersenyum dan memeluk satria dengan sangat erat seakan ia sangat takut kehilangan sesosok satria.
"Satria terimakasih...kau selalu ada untukku...." ~Ratu
"Iya sayang...aku akan selalu ada untukmu baik senang maupun susah...itu janjiku padamu..jangan pernah kau kecewakan aku..dengan cara meninggalkan ku..." ~Satria.
"Tetaplah disisi ku satria" ~Ratu.
"Sampai maut memisahkan kita" ~Satria
Bersambung...
hai Guys...
maaf ya telat UPnya.
karna kemarin Lagi sakit jadi nggak bisa Uptade.
dan sekarang saya up karna alhamdulillah udah mendingan jadi saya sempatkan buat Ngelanjutin critanya.
__ADS_1
semoga puas ^.^