
"Permisi...apakah ada orang?" ucap suara laki-laki yang tak lain adalah juan.
"Juan? Ngapain kesini?" tanya viona terkejut.
"Aku mau ajak kamu main" ucap juan tersenyum.
"Dia lagi sakit,tidak diijinkan untuk keluar" larang kevin merasa terganggu dengan kehadiran juan.
"Aaiyoooo,pembicaraan anak-anak ayo kita kedalam buatkan mereka minuman dan makanan,kalian jangan ribut ya,selesaikan masalah dengan baik-baik" ucap bunga mengajak Eveline dan berjalan pergi meninggalkan kevin,viona,juan,dan farah.
"Sakit apa kamu viona?" tanya juan.
"Tidak apa hanya sakit sedikit saja kok" ucap viona tersenyum.
"Perasaan tadi kaya gak ada apa-apa" ucap juan.
"Karna,kamu gak perhatikan secara teliti" ucap kevin hendak berjalan pergi.
"Tunggu" ucap juan menghentikan langkah kaki kevin.
"Ada apa?" tanya kevin tanpa berbalik.
"Ikut aku sebentar" ajak juan menarik tangan k.evin ke halaman rumah.
__ADS_1
"Sudah,silahkan bicara,aku hanya ada waktu 2 menit buat ladeni kamu" ucap kevin menghempas tangannya agar terlepas dari pegangan juan.
"Kamu suka ya sama viona?" tanya juan.
"Masih kecil udah nanya ginian,sekolah dulu yang bener" ketus kevin.
"Tenang aja,aku tidak bermaksud untuk dekat dengan dia kok,hanya anggep dia temen aja" ucap juan tersenyum,entah apa yang membuat kevin tiba-tiba ikut tersenyum seakan senang dengan ucapan seseorang yang bernama juan.
"Terus apa hubungannya sama aku?" tanya kevin berlagak.
"Hahahaha,tidak apa-apa,aku harap besok-besok kita bisa menjadi teman baik.karna kita sebagai laki-laki gak baik musuhan hanya karna 1 wanita" ucap juan meninggalkan kevin dan berjalan mengarah ke dalam rumah yang diikuti oleh kevin.
"Kalian habis ngapain?" tanya viona kepo.
"Bantuan apa?" tanya viona lagi.
"Banyak tanya" ucap kevin berjalan mengarah ke farah yang sibuk menggambar dan memakai headset.
" heii!!!" teriak kevin mengejutkan farah yang sedang asik dengan aktivitasnya.
"aaaa kak kevin!!!!" teriak farah tak kalah keras dari kevin.
"Aduhhh berisikkkk" teriak viona lebih super duper tak kalahhh dari farah dan kevin.
__ADS_1
"Tantee,saya pamitt,rumah anda tak lama lagi" teriak juan disela-sela teriakan viona.
"Ya tuhan apa-apaan kalian? Kenapa teriak-teriak keras sekali di pagi hari dan juga kalian percaya diri banget teriak-teriaknya kalian kira suara kalian Semerdu suara raisa apa " ucap bunga yang datang dengan menutup telinganya.
" ini sudah siang bibi(tante)"ucap juan,kevin,viona,dan farah secara bersamaan.
"Oke..oke terserah kalian,,yang penting jangan teriak-teriak,kalian tau suara kalian bisa-bisa menghancurkan rumah ini" lerai bunga mengalah.
Beberapa menit kemudian...
"Baiklah aku pamit ya..." ucap juan berpamitan.
"Iya hati-hati" ucap viona.
"oh ya,vin..itu saudara kamu?" tanya juan sebelum pergi.
"Iya namanya farah" ucap viona yang membuat farah menoleh karna merasa namanya di sebut-sebut.
"Ha?" sahut farah yang ia kira ia sedang di panggil.
"Tidak apa" ucap viona yang membuat farah berbalik menggambar.
"Yasudah terimakasih ya viona...lekas sembuh" ucap juan dan melangkah pergi meninggalkan rumah viona.
__ADS_1
bersambung....