Pacarku Si Cowok Nakal 2

Pacarku Si Cowok Nakal 2
Ungkapan hati.


__ADS_3

Klik....


Satria selesai mandi dan kembali membangunkan Ratu yang masih tidur.


"Ini sangat aneh...Kenapa Ratu sangat betah tidur?" Tanya satria dan Membangunkan Ratu berulang-ulang namun tidak ada jawaban.


Ia pun langsung berencana menelfon Yudha dan bunga namun diurungkan karna ia berfikir besok adalah hari dimana Yudha dan bunga akan menikah.


"Sayang...bangun..." Ucap satria khawatir.namun tetap tidak ada jawaban ,ia pun segera menggendong tubuh Ratu dan membawanya Ke Rumah sakit.


Dirumah sakit..


"Ada apa dengan istri saya dan anak dalam kandungannya?" Tanya satria.


Dokter hanya menggelengkan kepala seakan memberi petunjuk untuk satria bersabar menghadapi musibah.


"Apa maksud dari kepalamu yang menggeleng-geleng?? Apa kau sakit kepala?"


"Anak tuan tidak bisa di selamatkan" terus terang dokter yang membuat satria Jatuh ke lantai.


"Bagaimana bisa!!!" Teriak satria.


"Nyonya Ratu terkena goresan benda tajam di lengannya yang seperti pisau dan benda itu memiliki racun yang mungkin sudah di rencanakan oleh seseorang untuk menghancurkan Anda. Tapi anda tenang saja nyonya Ratu masih bisa hamil lagi" Ucap dokter panjang lebar.


Satria mengepalkan tangannya,ia sangat marah dan dendam kepada orang yang telah tega membunuh anaknya sebelum melihat dunia.Dia benar-benar marah dan takut jika istrinya akan sangat syok.


"Cobaan ini sangat berat.." gumam satria pelan.


Dokter pun menepuk bahu satria dan melangkah pergi meninggalkan satria.

__ADS_1


***


"Sayang...bangun...sampai kapan kau tidur terus?" Ucap satria dengan menggenggam tangan ratu yang hangat.


Dikecupnya kening ratu sangat lama dan menitikkan airmatanya ke kepala Ratu untuk menandakan bahwa ia sangat merindukan senyumannya.


"Maafkan aku sayang...Aku tidak bisa jadi suami yang baik..maafkan aku..." satria menangis di samping Ratu yang masih berbaring lemah.


Namun tetap dengan keadaan yang sama,ratu masih belum Sadar dari tidurnya.


Haiyayaya(Suara dering hp Satria)


"Ada apa?" Tanya satria ke yudha.


"Lo kemana bro? Bantu gw dong buat besok"


"Oke deh,makasi ya"


Satria pun menutup telfonnya dan kembali menggenggam tangan Ratu.


"Sayang...Sampai kapan kau akan terus begini..."


"Aku kangen wajah ceriamu.." lanjut satria dan menunduk.


1jam kemudian...


"Tuan..." Panggil dokter kearah satria yang sedang tertidur dengan tetap menggenggam tangan Ratu.


"Ada apaa?" tanya satria dengan suara yang masih berat untuk ia ucapkan.

__ADS_1


"Racun dari tubuh nyonya Ratu telah berhasil di hilangkan,namun Tak mudah untuk nyonya Ratu langsung kembali bangun,ia harus tetap dirawat dengan baik"


Satria lagi-lagi tidak percaya dengan apa yang ia dengar,saat ini yang dipikirannya hanya ada rasa penyesalan dan Rasa sakit yang begitu dalam,ia benar-benar sangat terpukul mendengar ucapan dokternya.


Tanpa pikir panjang satria beranjak pergi meninggalkan dokter dan ratu yang masih belum bangun.ia terus berjalan hingga keluar rumah sakit dan mengemudi mobil dengan kecepatan diatas normal.


Dia membayangkan betapa manisnya wajah Ratu saat Diam,dan cantiknya saat senyum, merasa kehilangan sesuatu yang teramat penting bagi dirinya yaitu seorang anak yang belum ia lihat.Rasa sakit yang begitu dalam saat melihat istrinya yang dulu sangat suka ia uji untuk Bercanda,kini malah dia sendiri yang di uji Ratu dengan kondisi ratu yang sekarang,Ia mengingat hal-hal dimana Dia dan Ratu terus bercanda gurau melawan semua dengan bersama, mengucapkan janji suci akan sehidup semati, akan terus berjalan bersama hingga maut memisahkan,namun sekarang sangat beda dengan yang kita inginkan dulu,kini satria sendiri dan tak tentu arah ia akan kemana sedangkan Ratu yang masih terbaring lemah belum juga membuka matanya,entah dosa apa yang ia perbuat sehingga Tuhan slalu mengusik Hidup kekasihnya Ratu dengan Segala cobaan.


Andaikan waktu bisa di putar kembali.aku tidak akan membiarkanmu melewati semua cobaan yang sulit.


andaikan aku dulu tidak tergopoh untuk menikahimu mungkin kamu masih bisa selamat dari orang-orang yang membenciku.


Andaikan kau dulu tidak pernah hadir di kehidupanku mungkin kau juga tetap tertawa lepas dengan duniamu yang cerah.


Maafkan aku....Aku gagal menjadi suami yang baik untukmu.


Mungkin ini akan menjadi akhir yang sangat menyakitkan.


Cinta dan perjuanganku selama ini akan slalu membuatmu dalam bahaya.


Maafkan aku.. Ratu..maafkan aku...Tapi...Ijinkan aku untuk terus memandang mu walau dari jauh...


 


Satria~


 


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2