Pacarku Si Cowok Nakal 2

Pacarku Si Cowok Nakal 2
Gelisah


__ADS_3

Rumah viona.


"Bibi..(mama)...kami pulang..." ucap kevin dan viona secara bersamaan.


"Loh? Bibi Eveline kemana mama?" tanya kevin meletakkan tasnya ke sofa dan berjalan mengarah meja makan untuk mengambil minuman.


"Mama kamu...lagi menyusul bibi Ratu ke luar kota" ucap Eveline yang membuat perasaan viona makin tak karuan.


"Oh..mama mau liburan kah?" tanya kevin.


"Bukan...tapi untuk melihat keadaan bibi Ratu karna tadi Bibi Ratu menelfon mama kamu seperti orang yang sedang menahan sakit" ucap Eveline dengan menunduk.


Bruk....


"viona!!!" teriak kevin dan berlari kearah viona.


"Bibi!! Ada apa dengan bibi ratu yang sebenarnya?" tanya kevin dengan panik.


"Maaf kevin..bibi juga tidak tau..hanya di pesankan mama kamu untuk menjaga kalian,karna mama kamu kesana dengan supir terburu-buru" ucap Eveline.


"Viona..bangun..viona..." ucap kevin dan mengangkat tubuh viona untuk menuju kamar.


"Astaga!! Kevin! Kamu kuat sekali" ucap Eveline terkejut dan membantu kevin untuk menggendong viona ke dalam kamar.


"Dia hanya pingsan mungkin syok..." ucap Eveline sesampai kamar viona.


"Terimakasih bibi..." ucap kevin yang di balals Eveline anggukan.


"Viona...bangunlah..." ucap kevin dengan menggenggam tangan viona.

__ADS_1


***


Kota B.


"Ratu!!! Ratu!!!!!!" teriak bunga dengan berlari.


"Ratu!!!!!,Satria!!!!!! Astaga!!! Kenapa dengan teman saya!! Kenapaa!!!!" teriak bunga dengan heboh dan memeluk ratu seerat mungkin.


"Sepertinya telah terjadi kasus pembunuhan."ucap salah satu seorang penyelidik kasus.


"Apa maksudmu!!!Ratu!! Satria!!! Bangun!!!!" ucap bunga heboh dengan perasaan takut,marah dan tidak percaya yang membuat ia makin panik tak terkontrol.


"Nona..mohon tenangkan diri anda" ucap salah satu petugas tersebut.


"Apa maksudmu dari kata tenangkan brengsek!!" ucap bunga dengan amarah yang sudah ingin ia luapkan.


"Ratu!! Satria!!! Bangunlah!!!" teriak bunga.


" hallo!! Haloo!!! Yudha!! Yudha kemarilahh" ucap bunga dalam telfon.


"Bunga ada apa?" tanya yudha dengan panik.


"Yudha..ke marilah ke kota B cepat yudha!!!" ucap bunga heboh dan langsung mematikan hpnya.


"Satria!! Ratu..kumohon bangunlah..."


"Ratu?"panggil seorang sahabat Ratu yaitu bunga.


"Diaa Ra..tuu kenapa ia?"

__ADS_1


"Nona,nona Ratu telah meninggal"


"Ti..dakk tidak dia bukan Ratu dia bukan Ratu jangan bohong"


"Nona lihatlah dengan jelas dia nona Ratu" (gambaran yang terlintas di ingatan bunga).


"Tidak...tidak...Ratu..bangunlah...satria..kalian bilang hanya ingin menjeguk paman dan bibi..lalu akan pulang..kalian...bangunlah..ayo pulangg denganku ke rumah...ratu...viona membutuhkan mu...bangunlah...hiks....Ratuuu!!!!!!" teriak bunga spontan.


"Ratu!!!!"


***


"Mama!!!" teriak viona terbangun dari pingsannya yang membuat kevin dan farah terkejut.


"Viona...apa kau tidak apa-apa?" tanya kevin yang melihat viona terguyur keringat .


"Mama..mama kevin...mamaku dimanaa...bibi dimanaa....mamaa..kevin..." ucap viona dengan perasaan rindu dan khawatir.


"Mamaku lagi menyusul mamamu lagi di kota B...kamu tenang saja ya..semoga tidak terjadi apa-apa..." ucap kevin menangkan viona.


"Mama...ayah..mama..kevin..mamaa..aku ingin mama..." ucap viona dengan terus menyebut mamanya yang membuat kevin merasa sedih.


"Viona..tenanglah..tidak akan terjadi sesuatu kepada mamamu" ucap farah ikut menangkan viona.


"Hiks...maama..aku ingin melihat mamaku....mama..ayahh...hikss" tangis viona dalam pelukan kevin.


"Viona...Jangan Menangis..Tenanglah aku disini" Ucap Kevin menepuk-nepuk punggung Viona memberi ketenangan.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2