Pangeran Vampire

Pangeran Vampire
Chapter 11


__ADS_3

~Gw yang menghiraukannya langsung menancapkan taring dan menghisap darahnya dengan cepat.~


Setelah beberapa menit dia pun merasa puas dengan darahnya.


"Akhh rasanya enak sekali" sambil menjilat sisa darahnya di sekitar mulutnya.


"Heii sekarang gantian, aku belum sama sekali ini!" protes alter ego


"Iya iya silahkan ambil alih tubuh gw" gw yang langsung menyerahkan tubuh gw ke alter ego.


Alter ego pun langsung mengambil alih tubuh gw dan mulai menghisap darah pembantu itu.


Saat alter ego sedang menghisap darah, entah kenapa dia merasa ada yang mengawasinya.


"Entah kenapa rasanya ada yang mengawasi ku" pikir alter ego, dia pun langsung melepaskan gigitannya dan berteriak.


"SIAPA DISANA?!" teriak alter ego.


Tetapi setelah dia berteriak tidak ada respon sama sekali. Dia pun mendatangi tempat itu dan saat dia melihat tidak ada seseorang disana.


"Mungkin hanya perasaanku. Aku harus cepat menghilangkan bukti dan balik ke kamar Bimo" lalu dia segera menghilangkan buktinya untuk tidak ada yang tau dengan kejadian ini.


Bimo's POV On


"Lama banget nih bocah mau ambil minuman. Memang dapur gw jauh banget dah 10 menit belum balik balik juga" kesal Bimo.


"Mending gw nyusul tuh bocah daripada disini nungguin dia" pikir Bimo dan langsung menyusul Rin.


Saat sudah sampai di dapur, dia melihat Rin sedang digoda oleh salah satu pembantunya.


"Pantes aja lama ternyata ada masalah disini" batin Bimo yang kesal liat Rin.

__ADS_1


Lalu dia melihat Rin ditarik tangannya oleh pembantunya dan hendak keluar rumah.


"Kenapa nih bocah malah ikut? Mending gw ikut aja" dan Bimo pun mengikuti mereka keluar.


Bimo berhenti mengikutinya saat mereka sudah sampai di taman belakang rumahnya. Dia melihat hal yang tidak senonoh dengan sahabatnya.


"Dasar bajingan ternyata lu orang yang rendahan!!" kesal Bimo dan setelah itu dia terkejut karena pembantunya itu berteriak kencang.


"Tu.. Tunggu apa?" jawab pembantu itu dengan panik.


Lalu Rin pun memulai menggigit leher pembantu itu dan menghisap darahnya. Bimo yang melihat kejadian itu terkejut apa yang sedang terjadi oleh sahabatnya. Dia melihat sahabatnya menghisap darah dan matanya berwarna merah darah yang terang.


"Apa apaan ini? Kenapa begini? Dan juga apa yang terjadi dengan Rin? Dia menghisap darah? Jangan jangan apa dia vampire?" banyak sekali pertanyaan Bimo setelah melihat Rin.


"SIAPA DISANA?!!"


Bimo yang dengar teriakan itu langsung bersembunyi karena tidak mau ketahuan kalau dia melihat kejadian ini. Dia sudah tau teriakan itu teriakan Rin sahabatnya.


"Apa benar Rin itu vampire? Sepertinya iya dan sudah ada banyak keanehan dia belakangan ini. Mungkin nanti gw tanya ke bang Akihito" pikir Bimo lalu dia mendengar suara langkah kaki.


Dia melihat Rin berjalan ke tempat arahnya. Bimo pun mulai panik dan hendak pergi dari sini.


"Gw kabur aja daripada gw mati ditangannya" dan kabur meninggalkan tempat itu.


Bimo's POV Off


"Mungkin hanya perasaanku. Aku harus cepat menghilangkan bukti dan balik ke kamar Bimo" lalu dia segera menghilangkan buktinya untuk tidak ada yang tau dengan kejadian ini.


Rin pun mendatangi mayat pembantu itu dan hendak membakar mayat itu untuk menghilangkan bukti.


"API!" lalu muncullah api dari tangannya dan membakar mayat itu hingga menjadi abu.

__ADS_1


"Sudah selesai. Rin kau boleh mengambil tubuhmu kembali" lalu dia pun bergantian dengan Rin yang asli.


"Ehh sudah selesai? Tunggu ini kenapa ada abu?!" tanya gw ke alter ego yang agak panik.


"Itu abu mayat pembantu tadi. Kau urus sisanya ya, gw mau tidur" jawab alter ego yang tidak ada dosa sama sekali.


"Ehhh!!" gw yang panik dan langsung mengubur abu itu disini sambil berdoa supaya tidak ada yang menemukannya.


"Mending sekarang gw balik ke kamar Bimo dan membawa jus jeruk tadi ke kamarnya" dan pergi dari sana.


.


.


.


.


.


"Maaf lama ya soalnya tadi gw ke kamar mandi dulu" gw yang berbohong ke Bimo kenapa gw lama sekali di dapur.


"Hehh santai aja kok gw gak marah" jawab Bimo tapi sebenarnya dia berkata lain.


"Kamar mandi darimana, lu abis bunuh orang dirumah gw" batin Bimo.


"Yukk lanjut mainin gamenya lagi" gw yang langsung mengambil stick controller bagian gw dan biar suasana tidak canggung.


"Iya gw juga lama nungguin lu daritadi" jawab Bimo dan mengambil stick controllernya juga.


Mereka pun bermain game bersama sambil membohongi satu sama lain dengan kejadian tadi.

__ADS_1


__ADS_2