Pangeran Vampire

Pangeran Vampire
Bab 1 - Chapter 30


__ADS_3

~"Baik tuan akan kami laksanakan" jawab mereka dengan kompak.


Setelah gw mendengar itu, gw langsung pergi dan kembali ke kelas karena sebentar lagi bel akan berbunyi.


Rin's POV Off~


.


.


.


.


.


Rin terus memikirkan masalah ini hingga jam belajar di sekolah habis. Ia selalu memikirkan berita yang ia dengar dari Bimo tadi pagi.


"Entah kenapa perasaan gue tidak enak banget, apa gue harus minggat dari rumah" pikir Rin.


"Jangan pernah kau berpikir untuk minggat dari rumah Rin!" Eden yang tidak setuju dengan pikiran Rin.


"Tapi kalau gue tidak pergi, Papa Mama dan Abang Akihito akan celaka" membalas pendapat Eden.


"Lalu kau akan tinggal dimana? Apa menurutmu bahwa kemampuanmu sekarang akan menyelamatkan dirimu sendiri diluar?!" jelas Eden yang memberi tahu dampaknya.


Rin yang mendengar itu pun langsung memikirkan juga penjelasan Eden. Akan sangat tidak mungkin ia bisa menjaga dirinya saat minggat dari rumah dan bisa saja saat ia tidak ada dirumah keluarganya lah yang akan celaka.


Karena Rin sangat memikirkan masalah tersebut hingga tidak sadar jika ada yang memukul kepalanya dari belakang.

__ADS_1


"PLAK!"


"Akhh siapa yang pukul kepala gue " teriak Rin karena kesakitan.


"Gue udah panggil lu daritadi tapi lu yang gak dengar juga" pukulan tadi berasal dari Bimo.


"Maafin gue, gue lagi banyak pikiran sekarang" dan mengalihkan pandangannya dari Bimo.


"Heh! Gue disini bukan disana! Udahlah sekarang kelompok kita yang presentasi tuh orang berdua sudah siap daritadi" dan menarik tangan Rin untuk mempresentasikan tugas mereka.


Setelah Bimo menyeret Rin ke depan kelas, Bimo yang merupakan ketua dari kelompok ini yang memberikan salam dan sebagai pemapar materi pertama. Saat Bimo sedang menjelaskan, Rin mulai memikirkan kembali masalah tadi.


"Sepertinya benar, lebih baik gue tidak minggat dari rumah karena akan mencelakan mereka. Gue tidak mau masalah gue berimbas ke keluarga gue yang tidak tahu apa apa" pikir Rin.


"Keputusan yang tepat Rin. Aku sangat senang dengan keputusanmu itu" Eden yang sangat senang dengan keputusan Rin.


"Sama sama tapi lebih baik kau membalas teriak Bimo, daritadi ia memanggilmu terus".


Rin yang mendengar itu pun langsung berhenti dari lamunannya, dan benar saja Bimo kelihatan sangat marah karena diacuhkan oleh dirinya sendiri.


"Lu ini niat gak sih? Kalau gak ngapain ikut kedepan" kesal Bimo.


"Maaf maaf gue melamun lagi dan bukannya tadi lu yang tarik gue kesini?!" tanya Rin.


Bimo pun sudah terbawa oleh emosinya dan ia ingin sekali menampar Rin tetapi tidak tidak jadi karena berada di depan kelas.


"Hah... Seterah lu aja Rin" Bimo yang sudah mulai pasrah untuk melawan Rin.


"Hehe maaf teman teman saya akan melanjutkan penjelasan materi kelompok saya lagi" dan memberi senyuman kepada teman sekelasnya.

__ADS_1


Banyak para siswi yang histeris karena jarang sekali melihat Rin tersenyum begitu karena Rin terkenal dengan julukan "Pangeran Es".


Rin yang melihat itu pun merasa senang dan saat suasana kelas sudah agak tenang, Rin melanjutkan presentasi kelompoknya. Namun seseorang merasa jengkel sekali dengan sikap Rin yang memberikan senyuman tadi.


"Huh! Kulkas tersenyum aja sampe histeris begitu" batin Annisa yang merasa jengkel sekali dengan Rin.


Sementara itu...


"Kenapa sekarang banyak sekali para vampir mencari makanan ke lingkungan manusia begini dan meninggalkan buktinya begitu saja" tanya seseorang dengan temannya.


"Bener sekali apakah raja Aldrich sudah membolehkan pasukannya untuk berburu di dunia luar walaupun belum memiliki batu itu semua" jawab temannya tersebut.


"Ah yang penting kita harus mencari keberadaan pangeran! Jangan sampai kita terdahului oleh pasukan raja Aldrich yang akan menghancurkan keseimbangan dunia ini".


"Benar dan lebih baik kita pergi dari sini".


Lalu mereka pun menghilang dari sana.


.


.


.


.


.


Maaf ya baru up karena sebulan ini sangat sibuk sekali sampai tgl 17. Nanti mudah2an setelah tgl itu gw akan rajin bakal up dan maaf juga kalau ini pendek lagi. Makasih yang sudah baca karya gw oke see you next time πŸ‘‹πŸ»πŸ‘‹πŸ»

__ADS_1


__ADS_2