Pangeran Vampire

Pangeran Vampire
Bab 1 - Chapter 29


__ADS_3

~"Gak Rin, gw akan tetap menjadi teman lu dalam keadaan apapun lu. Gw janji dengan akan membantu lu dalam keadaan apapun" Bimo yang berjanji dengan dirinya sendiri untuk membantu Rin.~


.


.


.


.


.


"Kenapa banyak sekali mayat disini?" tanya orang pertama.


"Benar dan ini sangat buruk sekali" orang kedua yang terkejut dan juga menjawab pertanyaan orang pertama.


"Lebih baik kita segera lapor polisi kan?" tanya orang pertama dengan nada agak panik.


"Benar kita harus menelpon polisi sekarang" jawab orang kedua dan segera menelpon polisi.


Tidak lama kemudian polisi pun tiba di sana dan langsung mengankut mayat tersebut dan menginterogasi dua orang tersebut.


...****************...


Pagi hari


Rin sekarang sudah siap untuk berangkat sekolah, dan segera turun ke bawah. Tidak lupa ia menyapa orang tuanya dan sarapan dengan tenang. Saat sudah selesai sarapan, Rin segera berpamitan dengan orang tuanya saat hendam berangkat ke sekolah dan diantar dengan sopir pribadinya.


"Kenapa dengan berita hari ini?" keluh papa yang sedang membaca koran hari ini.


"Memangnya kenapa pah dengan beritanya?" tanya mama.


"Ini loh mah, masa tadi malam ditemukan mayat tetapi terdapat gigitan besar di lehernya" jawab papa dengan nada kesal.


"Mungkin diserang binatang buas pah".


"Itu tidak mungkin mah. Mayatnya ditemukan di tengah kota, mana ada hutan di tengah kota" jawab papa yang masih tidak percaya dengan beritanya.


"Lah kalau gitu kenapa ada bekas gigitannya di leher?" tanya mama yang juga heran dengan keadaan mayat tersebut.

__ADS_1


"Papa juga gak tau mah. Mungkin kita harus kasih tau Akihito dan Rin untuk tidak keluar rumah saat malam" jawab papa dan ingin memberi informasi ini ke Akihito dan Rin.


"Mama juga setuju. Sekarang kita harus memberi tahu kabar berita ini untuk menjaga dirinya sendiri" jawab mama yang juga setuju dengan perkataan papa.


Rin's POV On


Saat gw berjalan ke kelas gw berada, entah kenapa gw mendengar gosip dan desas desus dengan berita hari ini.


Tetapi gw terlihat sangat tidak peduli dengan itu karena tidak menyangkut sama sekali hingga gw sampai di kelas.


Saat di kelas, gw sudah disambut oleh Bimo dan entah kenapa gw malas sekali untuk meladeninya.


"Halo Rin selamat pagi" sapa Bimo.


"Met pagi juga" jawab gw dengan nada gak niat sama sekali.


"Jangan begitu donk. Oh iya lu tau dengan berita hari ini?" tanya Bimo dengan semangat.


"Tuhkan gw dah pasti mikir dia bakal ngomongin berita ini" batin gw.


"Nggak tau. Lu tau kan gw jaran banget baca dan denger berita harian" jawab gw dengan gak peduli.


"Seterah gw mau gimana gw ini" batin gw yang kesal mendengar ledekan Bimo.


"Gini ya pokoknya semalam..."


"Stop! Gw gak peduli sama sekali beritanya" jawab gw yang memotong penjelasan Bimo.


"*njig denger dulu omongan gw napa" Bimo yang kesal karena gw memotong penjelasannya.


"Semalam, ditemukan banyak mayat dengan keadaan mengerikan" Bimo yang menjelaskan berita yang sedang banyak dibicarakan orang hari ini.


"Terus? Masalahnya dengan gw apa?!" jawab gw karena gw malas dengerin penjelasan Bimo.


"Nah leher mayat tersebut terdapat bekas gigitan yang lumayan besar" sambil menunjukkan wajah ketakutan.


Gw yang melihat Bimo pun langsung memukul punggungnya dengan kencang. "Muka lu gak usah begitu b*jing*n!" sambil merasa jijik dengan sikap Bimo.


"Jahat banget lu ama gw" Bimo yang kesakitan dengan punggungnya.

__ADS_1


"Bomat" jawab gw dengan ketus.


Setelah itu Bimo mendekat dan membisikkan sesuatu di telinga gw.


"Apa mayat itu bekas digigit vampir?" tanya Bimo.


Gw yang mendengar itu pun terkejut dan berpikir apa ada hubungannya dengan vampir.


Saat gw berpikir hubungan dengan mayat itu, Charlis dan Charlize baru sampai di kelas. Karena gw melihat mereka datang, gw langsung meninggalkan Bimo dan mendatangi mereka.


"Lu berdua ikutin gw" perintah gw dengan agak keras. Lantas mereka yang mendengar perintah gw pun langsung mengikuti gw dari belakang.


Gw pergi ke gedung belakang sekolah dan mereka sudah sampai, gw langsung menanyakan berita hari ini.


"Apa lu berdua merasa ada hubungannya dengan pasuka raja Aldrich dengan mayat yang ditemukan semalam?" tanya gw.


"Mohon maaf tuan, kita berdua masih belum pasti apakah berita hari ini berhubungan dengan pasukan raja Aldrich" jawab Charlis dan diangguki oleh Charlize.


Gw pun langsung berpikir dengan berita hari ini dan gw berharap ini tidak ada hubungan sama sekali dengan raja Aldrich.


"Lebih baik kalian segera cari tahu masalah ini dan juga jangan sampai mereka bisa melacak keberadaan kita" perintah gw yang ingin mereka menyelidiki kejadian tersebut.


"Baik tuan akan kami laksanakan" jawab mereka dengan kompak.


Setelah gw mendengar itu, gw langsung pergi dan kembali ke kelas karena sebentar lagi bel akan berbunyi.


Rin's POV Off


.


.


.


.


.


Makasih yang sudah baca karya gw ini dan gw kerjain ini karena sekarang rumah gw lagi kebanjiran (T▽T) ok see you next time 👋🏻👋🏻

__ADS_1


__ADS_2