Pangeran Vampire

Pangeran Vampire
Bab 1 - Chapter 33


__ADS_3

~"Oi Bim, ayuk sekarang kita kejar dia! Nanti yang ada malah tambah marah" ucap Rin dan hendak menarik tangan Bimo sambil berlari.


"Eh tunggu dulu!" jawab Bimo namun apa daya tangannya sudah ditarik duluan oleh Rin.~


.


.


.


.


.


Eden's POV On!


"Kenapa mereka bisa mengetahui keberadaanku? Yang hanya tahu keberadaanku hanya Rin, tetapi kenapa mereka bisa mengetahui keberadaanku" pikirku.


Saat sedang berjalan menuju ke sekolahan Rin dan Bimo, aku terus memikirkan kenapa mereka bisa mengetahui keberadaanku hingga Rin dan Bimo sedang asik berantam di dekatku.


"Apa mereka mengenal diriku? Tetapi bukannya itu aneh? Aku ini hanya alter ego Rin dan juga kenapa aku mempunyai tubuh seperti Rin yang bisa dikendalikan oleh sesukaku?" pikirku sekali lagi hingga tidak sadar jika Rin sedang memanggil diriku.


"Eden? Woii Eden? Oiii! Kesambet baru tau rasa lu!" teriak Rin saat memanggil diriku dengan nada kesal.


"Rin berisik tahu, jangan berteriak dekat telingaku" jawabku setelah diteriaki Rin.


"Lu aja gue panggil daritadi diem aja makanya gue teriakin ke kuping lu" jawab Rin dengan santai.


"Yaudah aku minta maaf, kenapa kamu memanggilku?" ujarku sekaligus menanyakan kenapa Rin memanggilnya.

__ADS_1


"Lu salah arah! Harusnya lu belok ke kiri bukan ke kanan! Capek gue ngejar lu lari ini!" teriak Eden karena kesal.


"Eh?"


Aku pun tersadar jika aku bukan jalan menuju sekolah bahkan aku tidak tahu ini dimana. Kenapa bisa-bisanya aku melakukan ini tanpa sadar aku merasa tidak enak hati kepada Rin.


"Maafkan aku. Aku tadi berlari sambil melamun hingga kita tersesat disini" ucap permintaan maafku kepada Rin.


"Hah... Lain kali jika orang memanggil nama lu itu didengar! Kuping itu fungsinya untuk mendengar bukan untuk dipajang! Emang lu melamun apaan sih?!" teriak Rin karena saking kesalnya.


"Tidak ada kok, aku berpikir bagaimana caranya kita keluar dari sini" jawabku dengan sedikit berbohong karena memikirkan caranya keluar dari sini.


"Yaudah mending balik lagi kesana, kasian itu Bimo ditinggal sendiri nanti jika dia terluka kita juga yang susah" ucap Rin dan menarik tanganku.


Tanganku yang ditarik hanya bisa diam saja dan mengikuti jalannya Rin kemana perginya.


Eden's POV Off!


"Gue tahu apa yang lu pikirin Eden, tapi lu berbohong ke gue yang tidak memikirkan apapun. Apa lu lupa kalo gue bisa membaca pikiran" batin Rin.


Tidak butuh lama mereka berdua bertemu di persimpangan sebelumnya. Disana Bimo sudah menunggu mereka berdua dengan muka yang sangat tegang.


"Akhirnya kalian kembali, gue takut disini sendirian tau. Gue takut mereka bakal serang gue sedangkan lu pada belum datang kesini" ujar Bimo.


"Yah lu tau kan si Eden ini lagi melamun yang entah apa yang di pikirin sama dia" balas Rin dengan nada agak malas.


"Maafkan aku Bimo, tadi aku sedang tidak fokus hingga tidak sadar aku salah jalan" jawab Eden sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Yah gue gak marah sih, tapi bisa-bisanya lu gak fokus saat ini?! Inget kita sekarang lagi dimensi lain!" ingat Bimo dengan nada tegas.

__ADS_1


"Kan aku sudah minta maaf! Kenapa kamu masih marah ke aku?" tanya Eden


"Seterah" jawab acuh Bimo.


"Kok dia seperti perempuan lagi datang bulan ya" batin Eden.


"Lu lagi PM pfttt" tanya Rin namun mulutnya langsung ditutup oleh Eden.


"Kamu tidak boleh begitu dengan temanmu Rin" bisik Eden dengan pelan sekali.


"Yah maaf gue kan cuma mau ngomong itu aja masalahnya apa sih" bantah Rin dengan berbisik.


"Nanti Bimo tersinggung lah dan tambah masalahnya nanti" balas Eden untuk melarangkan Rin berkata tadi.


"Ya udah yuk kita ke sekolahan, Bimo kamu saja yang didepan nanti aku tidak fokus lagi dan belok ke arah lain lagi nanti" ucap Eden dan menyuruh Bimo berjalan terlebih dahulu.


"Tapi jagain gue dari belakang ya, gue takut gue mati duluan disini" jawab Bimo.


"Iya elah buruan sono jalan duluan" teriak Rin di belakang Eden.


Bimo pun berjalan lebih dahulu lalu dibelakangnya ada Eden dan paling belakang Rin. Rin berjalan paling terakhir untuk berjaga-jaga jika Eden melamun lagi dan pergi ke arah lain tanpa sadar.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Maaf banget klo sekali up malah pendek karna emang gak sempat banget. Karna sudah mau PKKMB dan kmrn banyak banget urusan di SMA juga dan jarang pegang hape banget ಠ_ಠ.


__ADS_2