Pangeran Vampire

Pangeran Vampire
Chapter 12


__ADS_3

~"Iya gw juga lama nungguin lu daritadi" jawab Bimo dan mengambil stick controllernya juga.


Mereka pun bermain game bersama sambil membohongi satu sama lain dengan kejadian tadi.~


.


.


.


.


.


"Saya pulang dulu ya tante maaf kalau ngerepotin" gw yang menyapa mama Bimo saat hendak pulang.


"Gak kok gak ngerepotin, tante senang kamu main kesini" jawab mama Bimo dan tersenyum.


"Makasih tante Rin pulang dulu ya" gw pun langsung keluar rumah Bimo dan masuk ke mobil jemputan gw.


Bimo's POV On


Saat Rin keluar dari lingkungan rumahnya, dia selalu melihat Rin karena kejadian tadi.


"Apa gw kasih tau aja ke abang Akihito? Masalahnya percaya atau nggak. Gw takut malah nanti gw dibilang tukang halu dengan cerita fantasi" Bimo sekarang sedang bingung gimana caranya mengasih informasi tentang Rin dirumahnya.


Mamanya pun bingung dengan kelakuan anaknya yang sedang bingung sendiri. Lalu dia bertanya kepada Bimo.


"Bim, kenapa? Kok kayak orang kebingungan? Ada masalah?" tanya mamanya yang khawatir dengan Bimo.


"Eh nggak kok ma, Bimo gak kayak orang kebingungan hehe" jawab Bimo sambil ketawa terpaksa.

__ADS_1


"Mah, Bimo balik ke kamar dulu ya" lalu Bimo pun meninggalkan mamanya dan pergi ke kamarnya.


Bimo's POV Off


Selama perjalanan pulang, Rin melihat keanehan dengan sahabatnya tadi. Kenapa sikap dia berbeda setelah dirinya balik dari dapur.


"Alter ego, apa kita saat menghisap darah pembantu tadi ada yang melihat kita?" tanya gw lewat pikiran gw.


"Tadi aku ngerasain ada yang liatin kita, tapi saat aku mencari disekitarnya tidak ada sama sekali" jawab alter ego.


"Tapi kenapa bimo kayak ketakutan sama gw tadi? Biasanya kan selalu ngeselin banget?".


"Baguslah gak bikin ngerepotin kau. Kau dengan mudahnya mencari mangsa nanti tanpa ketakutan ketahuan".


"Kenapa pikiranmu selalu darah, darah, dan darah?!" tanya gw yang terlihat kesal dengannya.


"Tentu saja! Darah itu makanan kita! Sama seperti manusia yang membutuhkan makanan manusia sedangkan kita membutuhkan darah" jawab alter ego yang gak ada dosa sama sekali.


...****************...


Setelah sampai dirumah, Rin disambut oleh keluarganya terutama kakaknya Akihito. Sambutannya yang paling heboh dirumah. Lalu mereka mulai makan malam bersama yang merupakan kegiatan wajib setiap malam dirumahnya, lalu Akihito menerima panggilan telepon dari ponselnya.


"Mah Pah kakak angkat telepon dulu ya" sambil menunjukkan ponselnya ke orang tuanya.


"Angkatlah" jawab papa dengan tenang.


Lalu Akihito pun menjauh dari meja makannya dan mengangkat telepon tersebut.


"Ya hallo Bimo, apa kabar?" tanya Akihito.


"Baik bang. Bang apa abang liat ada keanehan pada Rin belum lama ini?".

__ADS_1


"Belakangan ini sih emang iya, kecuali...".


"Apa bang?!" tanya Bimo yang penasaran sekali.


"Dia sudah gak mau dimanja lagi kayak kecil" Sifat brocon Akihito kambuh lagi.


"Ihh bang serius" Bimo yang mulai kesal sama sifatnya Akihito.


"Hahaha maaf, tadi cuma bercanda. Emang Rin belakangan ini ngapain?" Akihito yang sudah mulai serius.


"Hmm gimana yah jelasinnya... Ahh jadi begini bang" lalu Bimo pun menjelaskan kejadian yang terjadi dirumah beberapa jam dari awal hingga akhir tanpa dikurangi dan ditambah tambahkan.


"Jadi kau ngira adikku ini Vampire?" Akihito yang menanyai dengan Bimo.


"Yah mungkin bisa jadi bang, soalnya tadi dia menghisap darah bang" jawab Bimo yang mulai ragu.


"Hikss.. gak mungkin, gak mungkin" suara isak yang tiba tiba dari Akihito.


"Bang kenapa bang? Apa beneran kalau Rin itu vampire?" Bimo yang sedang menunggu jawaban dari Akihito dan perasaannya sudah mulai gak enak.


"Hikss.. Adikku yang kukira manusia ternyata Vampire" Jawab Akihito.


Bimo pun kesal dengan jawabannya dan menjawab "Bang jangan bercanda donk, gw lagi serius ini! Kenapa abang malah jadiin judul sinetron sih".


"Hahaha maaf maaf, yah abis kamu hebat banget mengarang ceritanya" jawab Akihito yang masih setengah ketawa.


"Sudah gw duga kalo abang gak percaya. Bagaimana klo kita liat pergerakan Rin besok selama seharian? Mungkin sifatnya akan keluar lagi dan nanti abang bisa melihat dari mata abang sendiri. Soalnya gw ini gak berbohong sama sekali" Bimo yang memberikan usul untuk membuktikan omongannya.


"Baiklah, besok kau datang kemari dan bilang ke keluargamu kalau kamu akan menginap disini lalu kita buktikan kalau omonganmu benar. Kalau terbukti salah kau harus membeli abang yang abang mau, gimana?" jawab Akihito yang membuat perjanjian dengan Bimo.


"Kalo itu saja gw setuju. Gw akan buktikan kalo omongan gw bener" jawab Bimo dan besok mereka akan menjalankan misi tersebut.

__ADS_1


__ADS_2