Pangeran Vampire

Pangeran Vampire
Chapter 13


__ADS_3

~"Kalo itu saja gw setuju. Gw akan buktikan kalo omongan gw bener" jawab Bimo dan besok mereka akan menjalankan misi tersebut.~


...****************...


Keesokan harinya Bimo datang ke rumah Rin untuk membuktikan omongannya itu benar. Dia sudah membawa pakaiannya untuk menginap.


"Kenapa lu nginep disini?" tanya gw yang heran dengan kedatangannya tiba tiba.


"Gw mau nginep dirumah lu boleh kan? Gw udah izin kok ke abang lu" sambil menunjuk ke arah Akihito dan gw juga menoleh ke abang gw.


"Kenapa kau mengijinkannya?" tanya gw dengan dingin.


"Kenapa? Gak boleh? Abang ngijinin biar nih rumah ramai" sambil tersenyum kearah Rin.


"Ya udah boleh kok. Lu mau sampai kapan nginepnya?" tanya gw yang berharap dia nginap cuma sebentar.


"Satu hari aja kok. Yuk kita main game diatas" sambil menarik tangan gw ke kamar gw sendiri.


Akihito pun hanya menggeleng-geleng kepalanya liat tingkah laku mereka.


"Mereka sangat lucu" pikir Akihito


Saat mereka sampai dikamar, mereka langsung bermain video game hingga waktu makan siang.


"Rin makan yuk gw dah lapar nih" Bimo yang sudah kelaparan.


"Kenapa pikiranmu hanya makan, makan dan makan" tanya gw dengan ketus.


"Iyalah makan itu penting, kalo gak gw matilah" jawab Bimo dengan sangat bangga.


"Kenapa kau sangat mirip dengan alter ego" batin gw.


"Jangan sama kan aku dengan dia" tiba tiba alter ego yang menjawabnya dengan tegas.


"Iya iya gw tau" jawab gw lewat pikiran.

__ADS_1


Lalu gw pun bangkit dari tempat duduk gw dan mengajak Bimo untuk makan siang.


"Orang seperti lu gak bakal mati kelaparan. Yaudah ayo ikut gw" dan meninggalkan dia di kamar.


"Ehh tunggu" yang langsung mengikuti Rin.


Akihito yang sudah menunggu mereka di ruang makan untuk makan siang bersama. Mereka bertiga pun makan bersama dengan tenang begitu juga dengan makan malam. Bedanya di waktu makan malam, orang tua Rin pun ikut makan bersama dengan mereka bertiga.


Saat sudah selesai makan malam dan berbincang bincang dengan kegiatan hari ini, mereka semua balik ke kamar masing masing untuk beristirahat. Sementara di kamar Rin


"Rin, apa lu mau tidur sekarang?" tanya Bimo ke gw.


"Tentu aja g*bl*k emangnya lu mau ngapain?" jawab gw dengan kesal.


"Gimana yah gw mau bilangnya, gw mau minta temenin gw ke ka.. kamar mandi" Bimo yang merasa malu dengan permintaannya.


Gw pun terkejut bahkan gak kepikiran kenapa Bimo minta menemaninya ke kamar mandi.


"Elu minta ditemenin ke kamar mandi? Hahahaha kenapa? Lu bukan anak kecil lagi Bim" sambil tertawa dengan kencang.


"Hahahaa ya sudah gw temenin" dan gw pun menemaninya sambil masih ketawa kecil karena tidak ada yang tau kalau Bimo ini penakut.


"Lu jangan ketawa terus napa!" Bimo yang mulai kesal yang daritadi masih diketawain kelemahannya.


"Lu mau gw temenin ato nggak nih? Klo nggak gw balik nih" yang masih ketawa kecil.


"Iya iya gw mau ditemenin" Bimo yang menahan kesalnya dan langsung ke kamar mandi.


Saat dikamar mandi, Bimo mulai menggerutu dirinya sendiri di dalam.


"Kenapa sih gw takut ama gelap? Gw bukan anak kecil" pikir Bimo yang mengutuk dirinya sendiri.


Tiba tiba lampu kamar mandi mati dan Bimo yang terkejut langsung ketakutan. Dia pun mulai berteriak memanggil Rin dengan keras.


"RIN LU DIMANA? KOK LAMPU KAMAR MANDI LU MATI SIH?" tanya Bimo dengan teriak.

__ADS_1


Tetapi tidak ada sama sekali jawaban dari Rin. Bimo pun makin ketakutan dan berpikir apa dia ditinggal sendirian disini. Dia pun langsung berteriak kembali untuk memanggil Rin.


"RIN LU KEMANA? JANGAN TINGGALIN GW, HIKS" Bimo yang makin ketakutan dan mulai menangis.


Saat Bimo menangis, ada suara ketukan dari kaca kamar mandi. Dengan keberaninnya, dia pun mulai mendekati sumber ketukan itu. Saat Bimo sudah dekat dengan suara ketukan itu, dia merasa ada yang lewat di belakangnya.


Dia pun langsung menoleh ke belakang dan berteriak "SIAPA DISANA?". Tapi tidak ada siapa siapa disana. Dia pun melanjutkan mendatangi sumber suara ketukan itu lalu dia pun merasa lega karena suara ketukan itu hanya ranting pohon yang dekat dengan kaca dan saat ini diluar sedang hujan berangin.


Bimo mulai menutupi kaca itu dan saat berbalik, dia melihat ada bayangan merah yang lewat dengan cepat.


"Huaaa apaan itu?! Jangan bilang itu hantu?" Bimo yang makin ketakutan padahal tadi dia sudah merasa lega sesaat.


Saat itu juga terdengar suara kaki melangkah kearahnya. Bimo yang mendengar itu makin ketakutan dan mulai berkata kata aneh.


"Jangan makan gw tuan hantu plisss jangan makan gw" Bimo mulai melangkah mundur untuk menghindarnya.


"Hihihihi kenapa tidak boleh? Tubuhmu ini sangat gemuk pasti banyak isinya hihihi"


"Ehhh plis jangan makan gw!!! Gw gak gemuk gw kurus!!! Daging gw alot dan pahit pliss jangan makan gw!!" Bimo yang sudah mandi keringat karena saking takutnya.


Suara langkah kaki itu makin lama makin dekat dengan Bimo dan tiba tiba...


"Selamat makan" dan menampakkan wujudnya ke Bimo.


"HWAHHHH JANGAN MAKAN GW JANGAN MAKAN GW!!" Bimo yang sudah menutup matanya karena saking takutnya kalau hantu itu akan memakannya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Penasaran siapa hantunya? Tunggu chapter selanjutnya ya! makasih sudah membaca sampai sini mohon maaf kalau gw gak jawab komentar kalian karena lagi sibuk banget tapi usahain up setiap hari 😣😣 ok see you next timeπŸ‘‹πŸ»πŸ‘‹πŸ»


__ADS_2