Pedang Legenda Kutukan

Pedang Legenda Kutukan
Perlawanan Agung


__ADS_3

Bab 24


Di kerajaan para iblis yang tidak memiliki rakyat dan hanya di huni oleh iblis yang berperan sebagai prajurit dan petarung yang siap menerima perintah apapun dari rajanya.


Saat ini raja Dika si iblis naga, masih mamantau pertarungan antara Agung, dengan salah satu bawahan kuatnya yang ditugaskan untuk menjaga pedang legenda kutukan, dia adalah Ghost one si iblis roh.


Melalui kekuatan sihir di tangannya, raja Dika bisa melihat pertarungan dengan Hd, antara keduanya seperti sedang melihat siaran live dari ponsel.


Melihat stamina kuat Agung, yang bisa mengalahkan setiap zombie yang dibangkitkan oleh Ghost one terus menerus.


Membuat raja Dika yakin bahwa kekuatan yang dimiliki oleh Agung lebih kuat dari pada Ghost one.


Jika saja Agung berhadapan secara langsung dengan Ghost one, pasti Ghost one akan dapat di kalah kan dengan mudah, seperti Agung mengalahkan iblis daun.


Tetapi raja Dika tidak pesimis, dia masih percaya kemenangan akan di dapatkan oleh Ghost one.


Sedang asyik nonton live pertarungan Agung melawan Ghost one, tiba tiba raja Dika merasakan aura yang kuat mengarah ke hutan larangan, seketika membuat raja Dika tersenyum lebar, sebab aura tersebut tidak asing baginya.


"Akhirnya kau muncul juga, jadi aku tidak perlu harus jauh jauh ke kerajaan bogata untuk merebut kekuatanku kembali!" gumam raja Dika sambil tersenyum, ingin merencanakan sesuatu.


Karena aura itu berasal dari mutiara biru yang berisi kekuatan lamanya, yang saat ini ada di dalam tubuh Aidan yang sedang menuju ke hutan larangan.


Raja dika yakin kekuatan lamanya pasti akan menuju ke tempat Agung dan akan membantu Agung.


Yang tadinya raja Dika tidak ada niat untuk membantu Ghost one, tiba tiba saja raja Dika ingin membantu Ghost one dan menunggu kekuatan dari mutiara biru di atas bukit.


Raja Dika menyilangkan tangan di dadanya dan siap untuk menghilang menuju bukit, tetapi tiba -tiba raja Dika menerima pesan dari tabib yang sedang merawat Regen melalui telepati.


"Yang mulia raja Dika, Regen sudah sadarkan diri!"


Sebelumnya raja Dika telah memerintahkan tabib agar mengabarinya, jika Regen sadar, karena raja Dika ingin memberikan hukuman kekalahannya melawan raja Aftur.


"Berikan dia sampel sel ku untuk menumbuhkan tangannya! jika sudah tumbuh suruh dia mengusulku ke bukit pedang legenda kutukan!" karena suasana hati raja Aftur sedang baik jadi dia memutuskan, untuk menghukum Regen kapan -kapan saja.


"Baik yang mulia, ucapan dari mu adalah perintah bagiku!" lalu tabib memutuskan panggilan telepatinya.


Setelah percakapan dengan tabib melalui telepati telah selesai, raja Dika langsung menghilang untuk menuju ke atas Bukit pedang legenda kutukan.

__ADS_1


****


Agung saat ini sudah terbiasa menghadapi zombie, karena hingga larut malam dia terus menghadapi zombie, sehingga membuat rasa takutnya terhadap zombie sedikit menghilang.


Arrrrgggh...


Arrrrgggh...


Zombie terus bermunculan banyak dihadapan Agung.


Iblis roh sengaja ingin membuat agung kehabisan tenaga, menghadapi zombie -zombienya, setelah Agung lelah barulah dia akan menyelesaikan pertarungan ini.


Tetapi semua zombienya hanya memperlambat waktu dan tidak membuat


Agung lelah sedikitpun.


Iblis roh ingin cepat cepat menyelesaikan pertarungan ini, jadi dia membangkitkan zombie raksasa seperti yang dihadapi Agung dan Aidan di hutan larangan, tapi kali ini mereka ada 3 dan memiliki kekuatan lebih tinggi dari yang sebelumnya.


Raksasa zombie kali ini tidak sepeti gorila yang dihadapi agung dan Aidan waktu lalu, tapi ini seperti raja iblis reptil, yang Rohnya dibangkitkan kembali dan kekuatannya di salin menjadi 3.


Ini adalah jurus andalan dari iblis roh, karena untuk menggunakan jurus ini harus menguras banyak tenaganya.


Tiga zombie raja reptil menyerang secara membabi buta, sehingga membuat para zombie kecil juga habis dibantai olehnya.


Karena semua kerumunan zombie manusia telah habis, jadi Agung harus menghadapi 3 zombie raja reptil itu, tanpa ada zombie lain yang mengganggunya.


Lalu Agung melompat dan menyerang salah satu zombie raja reptil dengan pukulan biasa, tapi pukulan itu tidak berpengaruh sedikitpun pada zombie raja reptil, karena mereka memiliki kekutan yang sama dengan raja reptil yang asli.


Sontak hal itu membuat Agung kaget, karena harus melawan raja reptil kembali dengan jumlah yang lebih banyak.


"Tidak mungkin, kenapa aku harus berhadapan dengan dia lagi?" Agung berguman sambil, kembali mundur ke tempatnya semula.


"apa kau sudah menyerah bocah?" ujar iblis roh sambil tertawa lepas.


"Ckk." decak kesal Agung dengan menatap tajam iblis roh, yang sembunyi terus di belakang zombienya.


Agung akan melakukan serangan yang sama saat dia mengalahkan raja Reptil, Lalu Agung mengepalkan tinjunya dan melapisinya dengan sihir api biru abadinya.

__ADS_1


Agung melompat dan memukul perut salah satu zombie raja reptil, setelah itu tubuhnya tersungut api biru yang membara, membuat salah satu zombie raja reptil itu menjadi abu.


Napas Agung ngos -ngosan setelah memberikan serangan, dengan kekuatan sebesar itu.


Iblis roh mendadak lemes, melihat kekuatan dari Agung, jika saja dia yang terkena serangan dari Agung, pasti dia akan kalah.


Agung kembali melesat dengan cepat dan akan melakukan serangan pukulan kembali, tapi saat akan mengenai salah satu tubuh dari zombie raja reptil, tiba -tiba api biru yang menyelimuti kepalannya menghilang, karena Agung sudah kehabisan tenaga.


Lalu salah satu zombie raja reptil langsung menampol Agung dengan tangannya, sehingga membuat Agung terpelanting di tanah dengan sangat kuat.


Sisa tenaga Agung tinggal sedikit dan dia akan melakukan serangan kembali, tapi kali ini dia tidak menyerang zombie, tapi menyerah iblis roh.


Agung mengaliri kembali tangannya dengan api biru setelah itu dia melesat dengan cepat.


Melihat Agung yang menghilang iblis roh memperhatikan sekeliling zombie raja reptilnya, tapi raja roh tidak dapat melihat Agung akan muncul di zombienya yang mana.


Saat raja roh sedang lengah, memperhatikan zombie raja reptilnya yang tersisa, tiba tiba Agung muncul dari arah atas dan akan menyerang iblis roh.


Saat Agung akan menyerang, raja iblis naga muncul di hadapan Agung.


Agung yang merasakan ada iblis yang muncul di hadapannya, jadi dia langsung menyerang iblis tersebut.


Tapi serangan Agung dapat dengan mudah di bendung oleh raja iblis naga menggunakan satu tangan.


Kemudian raja iblis naga menyerang perut Agung dengan tangan satunya, sehingga membuat agung melayang ke atas.


Lalu Raja iblis melompat dan memukul punggung Agung dengan sangat kuat, Agung pun jatuh menukik ke bawah lereng bukit dengan sangat cepat.


****


Juna si siluman macan putih saat ini sedang berada di dalam hutan larangan dan akan menuju ke bukit, tempat Agung berada.


"Gung tunggu aku, aku akan membantumu!"


Gumam Juna sambil berlari secepat -cepatnya di dalam hutan larangan.


Juna berlari dengan memegang pedang soru yang tajam, sehingga ranting pohon atau sesuatu yang menghalanginya di perjalanan, akan dapat langsung di tebas menggunakan pedangnya.

__ADS_1


"Maafkan aku Aidan, karena tidak berpamitan dengan mu! Jika aku berpamitan dulu, pasti kau akan menyuruhku pergi besok! aku tau kau masih trauma dengan insiden kita dengan raja iblis naga!" ucap Juna dalam hati sembari menyabit semak dan ranting yang menghalanginya.


__ADS_2