Pedang Legenda Kutukan

Pedang Legenda Kutukan
Pencarian Roh Pedang Legenda Kutukan


__ADS_3

Bab 45


Agung tidak dapat lagi menggerakkan tubuhnya, karena tubuhnya sudah dikuasai penuh oleh roh yang ada di dalam pedang legenda kutukan dan jiwanya Agung saat ini berada di dalam kegelapan.


"Baiklah jika kau memang ingin membunuhku, maka aku akan mengerahkan semua kekuatanku!" Ujar Raja Dika.


Kemudian Raja Dika mengeluarkan pedang bayangan dari dalam tanah, dengan aura-aura hitam yang menyelimuti pedang tersebut dan pedang tersebut dibuat dengan menggunakan 'Mana' yang banyak.


Pedang bayangan itu muncul dengan tertancap di tanah, lalu Raja Dika meraih gagang pedang tersebut dan mencabutnya dari dalam tanah, lalu dia mengarahkan pedang tersebut ke arah Agung yang dikendalikan oleh roh pedang Legenda kutukan.


"Percuma, mau menggunakan apapun kau tidak akan bisa mengalahkanku, karena dulu saja ayahmu waktu masih hidup dia mengandalkan kekuatan dariku!" Agung yang dikendalikan Roh pedang legenda kutukan tertawa dengan sangat keras.


Setelah itu raja Dika langsung melesat ke arah Agung dan mengarahkan pedangnya ke tubuh Agung, tapi serangan Raja Dika dapat ditepis dengan mudah oleh Agung dengan menggunakan pedang legenda kutukan.


Adu pedang terus terjadi antara pedang Agung yang diselimuti oleh aura bayangan hitam kemerahan melawan pedang dari Raja Dika yang diselimuti oleh bayangan hitam.


Di tempat yang gelap, jauh di dalam tubuh Agung, dia terbaring tak sadarkan diri karena pengaruh dari roh pedang legenda kutukan, Agung tidak dapat mengambil alih tubuhnya kembali.


"Woi Gung sadar Gung, Jangan mau diambil alih tubuhmu oleh Roh itu, ayo sadar ambil kembali kendali tubuhmu!"


"Cepat bangun Gung jika tidak tubuhmu akan mati seperti seorang komandan prajurit sebelumnya!"


Malaikat yang mengawasi Agung telah berusaha untuk menyadarkan Agung, tapi usahanya tidak ada yang berhasil, karena pengaruh dari roh Padang legenda kutukan sangatlah kuat.


Jadi cara agar dapat membangunkan Agung kembali sang malaikat menampakan dirinya di dalam kegelapan itu.


Saat telah tiba di dalam kegelapan yang berada jauh di dalam tubuh Agung, sang malaikat menyentil telinga Agung.


Sontak Agung langsung sadar dan membuka matanya seraya berkata. "Di mana saya?"

__ADS_1


Lalu Agung melihat di sekitarnya dan dia melihat seorang dengan berjubah hitam dan orang tersebut tidak asing bagi Agung.


"Bukannya kau seorang malaikat yang mengutus ku datang ke negeri ini kan?" Ucap Agung sambil berbaring menatap wajah sang malaikat dengan jubah hitam itu.


"Benar Aku adalah sang malaikat yang ditugaskan untuk mengawasimu, sekarang tubuhmu dalam kendali roh pedang legenda kutukan maka saat ini, aku akan membantumu untuk mendapatkan kembali kendali atas tubuhmu!" Ujar Sang malaikat.


Lalu Agung bangkit dengan duduk selonjoran dengan tatapan ke arah sang malaikat yang ada di hadapannya.


"jadi aku sekarang berada di dalam tubuhku sendiri yang sedang dikendalikan oleh roh tersebut?" Tanya Agung dengan penuh penasaran.


Sang malaikat menganggukkan kepalanya, kemudian dia mengacungkan tangannya ke depan Agung.


lalu Agung menerima acungan tangan sang malaikat, kemudian menariknya lalu dia bangkit berdiri di hadapan sang malaikat.


"Ayo sekarang kita harus mencari di mana Roh itu sekarang berada dan lalu menangkapnya." Kemudian mereka berdua berlari untuk menelusuri ruangan dengan background warna hitam itu.


"Di mana kita harus mencari roh dari pedang legenda kutukan itu, di tempat yang seluas ini?" Agung menoleh ke arah sang malaikat sambil berlari bersamaan.


"Bagus jika kau merasakan itu, cepat kamu cari sekarang di mana keberadaan Roh itu!" Ujar Agung dengan nafas yang ngos-ngosan karena telah berlari dengan menempuh jarak yang lumayan jauh.


Lalu sang malaikat meletakkan jari telunjuk kiri dan kanan di pinggir dahi, kemudian dia memejamkan matanya untuk mendeteksi dari mana asal aura yang sangat kuat ini.


Saat telah menemukan keberadaan aura itu, sontak sang malaikat langsung membuka matanya melotot. "Aku menemukannya Dia berasal dari arah sana, ayo kita ke sana!"


Sang malaikat berlari menuju arah aura yang telah dideteksinya kemudian Agung mengikuti di belakangnya.


"Kita harus mengalahkan dia malaikat! "Ujar Agung kepada sang malaikat.


"kau tidak perlu memanggilku dengan sebutan malaikat, karena aku juga memiliki nama, panggil aja aku dengan sebutan John's!"

__ADS_1


"Oke John's!" Ujar Agung dengan tersenyum.


Setelah lama berlari akhirnya mereka melihat cahaya dari aura roh yang berwarna hitam kemerah-merahan.


Kemudian sang malaikat menghentikan lari Agung. "Kita harus memikirkan cara agar bisa menangkapnya dan agar kau dapat kembali mendapatkan alih dari tubuhmu. "


"Siap apapun keputusanmu akan aku ikuti. " Saut Agung dengan cepat.


Dan John's Langsung melesat ke arah roh dengan aura yang sangat kuat itu dan meninggalkan Agung dengan pergi duluan.


"Tunggu aku woi! " Agung mengejar Jones yang sudah jauh darinya.


"Mau apa kau ke sini apakah kau ingin mengganggu kesenanganku wahai malaikat! " Ujar roh pedang legenda kutukan dengan nada tinggi.


"Aku ke sini untuk menghentikan tindakan jahatmu, mulai hari ini sebaiknya kau berubah, dan kali ini kau harus membantu seorang bocah yang masih pemula ini! " Ujar John's yang berada di belakang Roh pedang legenda kutukan.


"Kali ini aku tidak bisa mengikuti perintahmu John's, karena aku tidak ingin membantu manusia yang lemah, Aku lebih suka menggunakan tubuhnya sementara, lalu membuangnya jika sudah mati!" Lalu Roh pedang legenda kutukan terkekeh.


"Mau menolak seperti apapun kau, aku akan tetap memaksamu untuk ikut bersama Agung! " Ujar John's.


"Aku tidak akan membiarkan itu terjadi! " Roh pedang legenda kutukan menyerang John's dengan menggunakan aura bayangan hitam kemerahan.


Tetapi roh Padang legenda kutukan tidak dapat menyentuh tubuh dari John's, karena tubuh John's hanya berupa bayangan seperti hologram dan serangannya hanya menembus tubuh John's.


Karena gangguan dari johns roh pedang legenda tidak dapat mengendalikan tubuh Agung dengan sempurna, sehingga Raja Dika dapat menandingi kekuatan dari Agung yang sudah menggunakan pedang legenda kutukan.


"Ternyata kau tidak terlalu kuat ya, jika bertanding pedang denganku secara langsung! " Ucap Raja Dika sambil mengayunkan pedang ke tubuh Agung, tetapi Agung dapat dengan mudah menepisnya dan kembali melakukan serangan balikan.


Dan serangan balikan dari Agung dapat ditepis kembali oleh raja Dika, sehingga pertarungan itu hanya terjadi, pertarungan adu pedang antara keduanya tanpa mengenai tubuh mereka sedikit pun.

__ADS_1


Kembali ke dalam tubuh Agung di mana roh pedang legenda kutukan sedang berusaha agar dapat mengenai John's, Tapi tetap saja itu sia-sia, karena tubuh John hanya seperti hologram tidak dapat disentuh dan hanya bisa ditembus.


__ADS_2