Pedang Legenda Kutukan

Pedang Legenda Kutukan
Kekalahan Awal Para Petinggi Raja Iblis Naga


__ADS_3

Bab 33


Perlawanan antara Ghost one dan Raja Aftur, yang bersama Komandanya telah dimenangkan oleh Kelompok Raja Aftur.


Kelemahan para petinggi yang telah dibangkitkan kembali, sudah ditemukan oleh kelompok Raja Aftur.


Raja Dika yang saat ini sedang bertapa di atas bukit dan memfokuskan masuknya aliran 'mana' kedalam tubuhnya.


Sehingga dia tidak menyadari kekalahan dari salah satu petingginya, yang telah di upgrade yaitu Ghost one.


Setelah mengalahkan Ghost one, Raja Aftur dan kedua komandanya pergi meninggalkan hilir sungai dan melanjutkan perjalananya kembali, untuk mencari Aidan dan teman-temannya.


****


Aidan yang terpental terkena serangan tombak Iblis kera, lalu dia bangkit kembali dengan keadaan yang sudah lelah.


Tapi Aidan tetap memaksakan menggunakan kekuatan dari mata iblisnya.


Tetapi kekuatan itu tidak bisa digunakan kembali, karena Aidan belum ada makan, jadi tidak ada lagi tenaga yang dapat digunakan untuk membangkitkan kekuatan dari mata iblisnya.


Saat Aidan sedang merasakan pusing karena kelaparan, lalu jatuh buntelan kain dari langit yang dijatuhkan oleh seekor burung elang.


Lalu Aidan mengambil buntelan kain itu dan membukanya, dan Aidan menemukan banyak makanan di dalamnya.


Saat ini iblis kera sedang mengamati Aidan dari jauh dan menunggu Aidan untuk menyerangnya terlebih dahulu.


Aidan memanfaatkan kesempatan, ketika iblis kera tidak menyerangnya dan Aidan memilih untuk memakan semua makanan yang ada dibuntelan kain itu.


Tanpa disadari Clara telah membantu sang kekasih dari kelaparan, walau tidak secara langsung, melainkan dari perantara burung elang.


Setelah memakan habis makanan yang ada, kemudian Aidan hanya meninggalkan kainnya saja, dan kini Aidan sudah mengembalikan kekuatannya seperti semula.


Lalu Aidan menyerang iblis kera kembali, dengan keadaan yang lebih baik sebelum dia ketemu iblis kera.


Aidan melesat dengan cepat dan menyabitkan pedang ke arah iblis kera. Dan berhasil menggores perut iblis kera.


Lalu iblis kera mundur, dan saat mundur Aidan menghunuskan pedangnya dan menembus dada iblis kera.


Setelah pedang Aidan berhasil menembus dada dan jantung iblis kera, lalu mata merah pada iblis kera meredup.


Dan Aidan mencabut pedangnya, lalu pergi meninggalkan iblis kera itu.


Aidan meninggalkan iblis kera dengan berjalan membelakanginya, saat sedang berjalan mata dari iblis kera kembali menyala merah.

__ADS_1


Sontak aidan menyadarinya dan membuang napas berat seraya berkata. "Sepertinya ini, lebih Sulit dari yang ku kira."


Iblis kera melesat ke arah Aidan dengan menghunuskan tombaknya, lalu Aidan membalik badan, kemudian menepis tombaknya dengan sangat keras.


****


Setelah Terkena ledakan dari tembakan bayangan iblis kuda, membuat tubuhnya mendapatkan banyak luka, ditambah rasa sakit setelah terhempas dari udara.


Lalu Juna bangkit dengan menatap tajam ke arah iblis kuda yang berdiri dihadapanya dengan tersenyum.


Lalu iblis kuda berlari ke arah Juna dan menusukkan pedang ke dada Juna


Dan nerhasil menembus dada Juna beserta jantungnya, sehingga membuat Juna memuntahkan darah dari mulutnya.


"Hahahah... Sepertinya sudah selesai--" lalu tiba-tiba iblis kuda merasakan ada benda tajam yang menembus dadanya juga.


Dan Juna yang di tembus pedang Iblis kuda berubah menjadi kabut asap dan hilang tertiup angin.


Juna menggunakan sihir ilusi, kekuatan khas dari macan putih, dan kabut tebal yang ada di hutan larangan merupakan ciptaan macan putih, yang bisa membikin orang yang berada di dalamnya berhalusinasi.


saat ini Juna yang asli berada dibelakang iblis kuda, yang telah menusuk tembus dada iblis kuda dari belakang.


"Tidak mungkin," ucap lirih iblis kuda yang kemudian hilang.


Juna tidak mengetahui penyebab kalahnya iblis kuda yang sesungguhnya, dia hanya tahu bahwa itu adalah akibat dari tusukan pedang yang telah menembus dada iblis kuda.


Pertarungan antara Juna si Raja siluman macan putih vs ksatria pedang kerajaan iblis. Telah di menangkan oleh Juna.


Dua para petinggi kuat yang kekuatannya sudah di upgrade telah dikalahkan.


Kini hanya tersisa pertarungan Aidan vs iblis kera dan Agung vs iblis Raja reptil.


****


Clara kini hampir sampai di tempat Aidan, Juna dan Agung berada.


Dan Clara sudah melewati pertengahan hutan larangan.


Saat ini Clara baru saja memasuki asap kabut tebal, yang bisa membuat orang yang berada di dalamnya berhalusinasi.


Karena di dalam pikiran Clara hanya ada monster, iblis dan Aidan, jadi di dalam kabut dia melihat Aidan yang di serang oleh iblis berwajah seram.


saat berlari, Clara tersandung akar pohon sehingga membuatnya terjatuh, setelah bangkit berdiri Clara melihat kebelakang apa yang menyebabkan dia terjatuh.

__ADS_1


Tapi Clara malah melihat iblis dengan badan besar dan berwajah seram, padahal itu hanya sebuah batang pohon yang besar.


Lalu Clara merangkak mundur setelah melihat pohon besar, yang terlihat seperti iblis di matanya.


Lalu Clara berteriak dengan suara cemprengnya, karena takut dengan sosok besar yang ada dihadapannya.


****


Raja Aftur dan kedua komandanya baru saja melewati kabut halusinasi yang diciptakan oleh bangsa siluman macan putih.


Tiba-tiba Raja Aftur mendengar suara teriakan dari arah belakang yang berasal dari kabut halusinasi.


"Apakah kalian mendengar suara perempuan berteriak dari dalam kabut asap itu?" Tanya Raja Aftur kepada Komandan Adri dan Komandan Aleksander.


"Aku juga mendengarnya, mungkin itu hanya halusinasi, karena kabut itu kan adalah kabut halusinasi," ujar Komanda Adri.


"Bener yang dikatakan Adri, yang mulia, mungkin itu hanya halusinasi kita aja." Jelas Komandan Aleksander.


Raja Aftur mengabaikan ucapan Kedua komandanya, lalu dia memutar kudanya dan kembali masuk ke dalam kabut halusinasi itu.


Komandan Aleksander dan Komandan Adri mengikuti Raja Aftur, yang kembali masuk ke dalam kabut tebal.


"Oi... Ada orang di sana?" Raja Aftur berteriak sambil celingukan di dalam kabut asap.


"Tolong aku di sini, selamatkan aku," suara itu muncul kembali ke dalam gendang telinga Raja Aftur.


Lalu Raja Aftur menelusuri asal suara itu dan dia melihat cewek yang ketakutan di hadapan pohon besar.


Dengan kekuatan mata batinnya Raja Aftur tidak akan terpengaruhi oleh sihir halusinasi yang ada di dalam kabut asap.


Agar dapat menolong dan menenangkan perasaan takut dari wanita itu, jadi Raja Aftur melompat dari kudanya dan menebang pohon itu menggunakan pedangnya.


Lalu Raja Aftur mengangkat tubuh Clara dan menaikkannya ke atas kuda yang di kendarai oleh Komandan Aleksander.


Setelah keluar dari kabut asap mereka turun untuk istirahat sampai wanita yang ditemuinya kembali sadar.


"Seprtinya aku pernah melihat wanita ini yang mulia," ujar Komandan Adri dengan menatap wajah Clara sambil memegangi dagunya.


Lalu Raja Aftur dan Komandan Aleksander menatap wajah Komandan Adri.


"Oooh iya... Dia adalah Clara kekasih dari Aidan," ujar Komandan Adri dengan menunjuk ke langit.


"Kekasih?" Raja Aftur menautkan alisnya.

__ADS_1


__ADS_2