
makan malam berjalan dengan semesti nya dan nampak hanya alia yang merasa tak nyaman di ruang makan karena ingin segera pulang ke apartemen nya.
entah perasaan apa umi aisyah terus mencuri pandang pada alia membuat alia sedikit gugup pada sosok wanita paruh baya yang selalu tersenyum saat memandang nya.
keluarga ken pun akhir nya berpamitan dan alia terpaksa menginap dan tak pulang ke apartemen nya, bahkan sebelum masuk kamar alia mendapat ceramah panjang dari mamah dan juga ayah nya.
kini alia tau siapa sosok ken dan sedikit merasa bersalah pada keluarga nya karena takut kerja sama akan di batalkan karena ulah nya.
sore hari nampak al tengah bersama dengan zen di salah satu mall menemani anak nakal nya itu berbelanja, ini sebagai hadiah karena berkat anak nya dia tak lagi di jodohkan oleh umi aisyah.
selesai berbelanja zen meminta ayah nya ke tempat spa, al tau kalau itu tempat milik alia dan benar saja gadis itu langsung menyambut zen dengan ramah.
ini pertemuan pertama al setelah sekian lama tak bertemu dengan alia membuat kedua nya sama sama canggung, namun sikap dingin al membuat nya seperti biasa saja.
kini alia bergandengan tangan dengan zen berjalan menuju salah satu restauran, sementara al mengikuti langkah kedua nya dari belakang dengan kedua tangan di penuhi belanjaan zen.
menyesal aku ga bawa si jey atau si rey, " batin al kesal ".
kini ketiga nya sudah duduk dengan posisi al sendiri berhadapan dengan kedua orang yang seperti tak melihat keberadaan nya.
beberapa menit kemudian nampak rey menghampiri ketiga nya, temani bocah nakal gadis barbar itu, " ucap al langsung berdiri dan meninggalkan ketiga nya ".
alia mendengus tak terima saat diri nya di sebut gadis barbar, ingin alia memaki namun al sudah berjalan jauh keluar dari restoran tersebut.
rey dan jey tak memanggil kata tuan muda pada zen atas permintaan zen.
__ADS_1
zen kamu berulah apa sampai tuan al bersikap seperti itu ?
biasa nya juga es batu itu seperti itu, " jawab zen santai ".
mereka bertiga akhir nya menikmati makanan di restoran tersebut dengan zen dan alia yang asik berbincang tanpa menghiraukan keberadaan rey.
kini rey tau alasan kekesalan bos nya, kalian berdua seperti menganggap aku patung, " gerutu rey yang masih terdengar oleh kedua nya yang langsung saling pandang ".
zen dan alia hanya terkekeh geli.
hingga beberapa saat zen berpamitan untuk pergi ke toilet, alia dan rey sedikit berbincang membahas bocah yang sedang ke toilet tersebut.
hingga tiba tiba .
byurr . .
nampak keyla berkaca kaca menatap calon suami nya.
keyla hendak pergi namun langkah nya terhenti karena tarikan tangan alia.
gadis barbar itu membalas menyiramkan satu gelas air ke wajah keyla karena tak terima assisten rey di perlakukan seperti itu.
padahal alia tak tahu menahu hubungan apa antara wanita gila menurut alia dan juga assisten rey.
semua pengunjung memandang ke arah ketiga nya.
__ADS_1
keyla yang tak terima ingin menampar wajah alia namun tangan nya terhenti di udara karena cekalan tangan rey.
kamu membela nya hah ? laki laki brengsek , " maki keyla berontak melepaskan tangan nya ".
kamu salah paham sayang, " ucap rey dan kini alia tau ternyata wanita gila itu kekasih dari assisten rey ".
ada apa ini ? " tanya zen yang baru kembali dari toilet ".
bocah itu menatap hera rey dan juga keyla yang sama sama basah kuyup .
paman sama tante sebaik nya beli pakaian ganti, dan paman ga usah temani zen tolong bawakan saja belanjaan zen ke apartemen, nanti zen pulang sama bunda, " ucap zen menarik tangan alia meninggalkan restoran ".
keyla menyadari kesalah pahaman nya pada calon suami nya itu.
sampai di apartemen al tertawa puas bersama jey mendengar penuturan rey, rey dan keyla menyesal menceritakan pada kedua nya.
namun itu momen langka saat al tertawa lepas membuat rey tak begitu kesal.
key ini sudah malam, kamu tidur di kamar zen tak perlu pulang ke rumah utama, " ucap al setelah menghentikan tawa nya ".
lalu zen nanti tidur di mana ? " tanya key heran ".
bocah itu sudah di sabotase nenek lampir, " ketus al malas ".
kini keyla yang tertawa karena tau kalau zen sering menginap di apartemen bunda nya, sebab waktu perjalanan ke apartemen rey banyak menceritakan tentang kedekatan zen dan alia yang zen sebut bunda nya.
__ADS_1
jey dan rey hanya menunduk menutup mulut menahan tawa karena kedua nya takut bos nya akan marah pada kedua nya.