Pelabuhan Lelaki Dingin

Pelabuhan Lelaki Dingin
bab 43 masa lalu kharisma


__ADS_3

umi aisyah masuk ke dalam kamar al membawakan secangkir kopi untuk anak nya.


umi aisyah duduk di sopa kamar al menunggu al beberapa saat hingga al masuk ke dalam kamar dan duduk di samping umi nya.


kenapa ? " tanya umi aisyah lembut ".


al membuka laptop nya dan menyerahkan pada umi aisyah.


umi aisyah menutup mulut nya tak percaya nampak kharisma yang tak sadarkan diri di bopong satu pria dan di ikuti satu wanita berjalan di lorong hotel memasuki sebuah kamar.


hingga setengah jam kemudian kedua nya keluar kamar, dan sekitar satu jam kemudia muncul sosok anak nya yaitu al masuk ke dalam kamar tersebut beberapa saat kemudian al keluar kembali dengan wajah marah.


waktu itu al sangka kharisma berselingkuh, sebab ada nomor asing menghubungi al dan mengatakan kharisma berada di sebuah kamar hotel, al melihat kharisma di dalam kamar hotel tengah terduduk dengan kaki di lipat tampa sehelai benang pun, al juga melihat bercak darah di sepray ranjang, tapi bodoh nya al menganggap kharisma berselingkuh, alasan kharisma tak pernah menceritakan kebenaran karena dia di ancam teman nya akan menyebarkan poto diri nya kalau dia bercerita pada siapapun, " ujar al lirih menceritakan pada umi aisyah ".


lalu apa alasan sebenarnya kharisma dulu menolak kamu bertanggung jawab ?


orang tua nya tak terima anak nya al hancurkan, dan al juga baru tau kalau orang tua nya pernah mengancam kharisma akan menggugurkan zen jika menolak menikah dengan lelaki pilihan orang tua nya, kini al sadar dan wajar orang tua mana yang terima anak nya di rusak oleh al bahkan sampai mengandung, cara pandang orang tua berbeda beda meskipun belum tentu yang terbaik bagi anak, sejak al mengurus zen al sadar cara pandang yang berbeda itu.


lalu apa kamu akan memperjuangkan kharisma atau alia ? " tanya umi aisyah tak ingin memaksa anak nya kembali setelah mengetahui fakta ini ".


al menghela nafas panjang, dia tak tau apa dia masih mencintai kharisma atau tidak, yang jelas al sangat merasa bersalah pada kharisma.


sementara alia dia akui dia tertarik pada alia namun dia juga tak tau seberapa tertarik dan seberapa dalam perasaan nya pada alia.

__ADS_1


ya sudah kamu fikirkan itu dengan matang jangan terburu buru mengambil keputusan dan jangan sampai menyakiti perasaan orang lain, " ujar umi aisyah menasehati anak nya dan pergi keluar kamar ".


sudah dua hari al menunggu kedua pelaku itu namun jey rey bahkan alex belum mampu menemukan nya membuat al geram.


kini kharisma tengah termenung sendiri di ruangan nya, zen pergi bersekolah karena kharisma memaksa nya.


al masuk ke dalam ruangan tersebut, kharisma menoleh sebentar dan kembali mengalihkan pandangan nya ke atas.


al duduk di kursi samping ranjang, menatap kharisma yang tak bisa di artikan.


kenapa dulu kamu tak mau berterus terang ? " tanya al lirih ".


kharisma memejamkan mata nya sebentar.


hal apa ?


bulir air mata membasahi telinga kharisma sebab wanita tersebut dalam posisi telentang.


aku tak menyesali semua nya, andai itu semua tak terjadi belum tentu zen lahir ke dunia ini, " jawab kharisma tak ingin membahas kedua hal di masa lalu yang menyakitkan ".


al makin kesal dengan sikap keras kepala kharisma, al bertanya hal lain dan kharisma menjawab hal lain.


al mengerti posisi kharisma, tapi jika wanita itu sedikit lebih berani maka tidak akan terjadi dalam ke adaan seperti sekarang.

__ADS_1


al menggenggam tangan kharisma dan menatap lekat wajah wanita tersebut.


kita menikah, aku menerima semua kekurangan kamu, " ucap al tegas ".


tanpa kedua nya sadari seseorang mendengarkan itu semua, alia yang tadi nya berniat mengantarkan makanan untuk kharisma sebab zen memberitahukan dia berangkat sekolah dan alia berniat menemani ibu dari anak angkat nya.


alia menutup kembali pintu perlahan dan meninggalkan ruangan kharisma.


seseorang menatap kepergian alia.


apa kamu bersedia ? " tanya al lagi bertanya ".


kini kharisma menatap wajah yang selama ini dia rindukan.


apa kamu masih mencintaiku atau karena merasa bersalah dan iba pada kondisiku ? " tanya kharisma menatap lekat wajah al yang kini seperti kebingungan ".


kharisma tersenyum nanar, dia tau kalau lelaki di hadapan nya sudah tak mencintai nya lagi, bahkan laki laki di hadapan nya seperti tengah memikirkan wanita lain.


pintu di ketuk muncul dokter arya di temani perawat untuk memeriksa kondisi kharisma.


al mundur dan duduk di sopa menunggu dokter memeriksa kharisma.


nampak kharisma begitu akrab dengan dokter arya, namun kenapa al merasa biasa saja, bahkan tak ada sedikitpun rasa cemburu atau kesal pada dokter arya, apa karena dokter itu sedang memeriksa pasien atau bagaimna al tak tau.

__ADS_1


tadi ada wanita ga tau adik kamu atau siapa dia seperti membuka pintu lalu menutup kembali, " ucap dokter arya memberi tahukan ".


kharisma nampak bingung setau diri nya dia tak punya sodara di kota ini, teman pun hanya orang orang yang bekerja di rumah sakit ini.


__ADS_2