
umi aisyah sebenar nya tak memaksakan ke hendak nya untuk menjodohkan al dengan keyla, namun yang umi aisyah inginkan anak nya itu segera menikah dengan wanita yang tulus mencintai nya serta cucu nakal nya yang sudah lama umi aisyah tak temua.
sore hari nya anak nakal itu datang di temani rey ke rumah utama pranaja, ini bukan kali pertama karena zen selalu menyempatkan datang menemui nenek dan juga adik sepupu nya cila yang menggemaskan di usia satu tahun.
al pun tau itu, namun dia membiarkan seolah tak tau kalau anak nakal nya itu sering menemui umi aisyah.
ken di sambut hangat oleh keluarga ayah nya, bahkan keyla pun bersikap baik pada nya dan zen membalas dengan bersikap ramah pula pada keyla meskipun dia tau dari nenek nya kalau ayah nya itu menolak di jodoh kan dengan keyla.
tante keyla boleh aku minta sesuatu ? " pinta zen memohon dengan wajah menggemaskan ".
minta tolong apa sayang ? " tanya keyla ramah ".
aku lagi pengen banget bakso yang ada di mall xx apa tante mau membelikan nya ? " ujar zen ragu ".
kamu bisa minta tolong pa nur belikan, " ucap tasya pada keponakan nakal nya itu ".
zen hanya mendengus kesal membuat keyla tak tega pada anak nakal namun menggemaskan itu.
baik baik tante belikan sekarang, " ucap keyla akhir nya dan berdiri hendak keluar rumah ".
paman antar tante key sana, " perintah zen pada rey yang tengah menggendong bayi lucu cila ".
eh tidak usah biar tante di antar pa nur saja, " tolak keyla karena tak enak pada rey ".
__ADS_1
sudah ayo, " ucap rey berdiri dan memberikan bayi cila pada ken yang sedang memeluk istri nya ".
ken hanya mendengus kesal karena kemesraan nya terganggu, dia tau akal bulus keponakan nya itu dan hanya dia yang menyadari, umi aisyah dan tasya sama sekali tak curiga pada akal bulus bocah nakal itu.
umi bakal tambah lama punya menantu baru, " sindir ken pada zen namun mata nya menatap ke arah umi aisyah ".
apa maksud kamu ? " tanya umi aisyah tak mengerti ".
zen hanya menatap tak suka pada paman nya itu.
sudah aku cuma bercanda, aku bersiap dulu mau ada meeting satu jam lagi, " ujar ken berjalan meninggalkan ruang keluarga menuju kamar nya di ikuti tasya yang menggendong bayi cila ".
umi aisyah hanya menggeleng sementara zen bernafas lega karena paman nya tidak membocorkan rencana nya.
selamat sore tuan ken, " sapa riko pada rekan kerja ayah nya ".
sore, " balas ken menjabat tangan riko ".
saya riko, anak tuan barata, sekarang saya menggantikan posisi ayah saya karena ayah saya sudah pensiun dari bisnis tuan, " ucap riko lagi memperkenalkan ".
baik, " ucap ken singkat ".
ken selalu bersikap ramah di saat bersama keluarga namun sama dingin nya saat di luaran seperti sang kakak.
__ADS_1
riko menelan ludah nya kasar, pantas laki laki se usia nya ini bisa sukses dan di segani, sikap nya yang tegas dan tanpa basa basi membuat lawan bicara nya tertekan.
ken menyimak pemaparan dari riko dan cukup puas dengan penjelasan riko serta memuji lelaki pendatang baru di dunia bisnis ini.
saya setuju dengan kerja sama ini, " ucap ken setelah riko selesai memaparkan rencana kerja sama nya ".
riko nampak sumringah, tadi nya dia berfikir kerja sama ini akan batal karena sikap ken yang selalu datar dan dingin.
terimasih tuan ken, semoga pt barata dan juga pt wil akan bisa bekerja sama dengan baik, " jawab riko sambil menyodorkan tangan nya kembali ".
ken menjabat tangan riko, salah untuk om barata dan langsung di angguki riko.
ken berjalan meninggalkan riko di ikuti mex.
aku kira kerja sama ini akan gagal, " ucap riko pada assisten nya ".
tuan ken memang dingin dan menyebalkan, tapi dia juga orang yang hamble kalau bagus bilang bagus jelek bilang jelas, " jawab kiki assisten sekaligus sahabat riko ".
aku harap adikku bisa mendapatkan lelaki se hebat dia, " ujar riko berharap ".
dia sudah menikah, kau tak berharap aku jadi adik iparmu ? " kesal kiki pada atasan nya itu ".
riko menepun pundak sahabat nya.
__ADS_1
aku tak melarang dan tak berharap, lagian adiku jelas jelas menolak mu berkali kali, " ucap riko berjalan sambil tertawa kecil di ikuti kiki yang nampak kesal pada atasan sekaligus sahabat nya ".