Pelabuhan Lelaki Dingin

Pelabuhan Lelaki Dingin
bab 56 salah faham


__ADS_3

di tempat lain alia tengah tersenyum sendiri membuat mamah putri heran dengan anak nya.


kamu kenapa senyum senyum sendiri ? " tanya mamah putri sambil duduk di sopa samping anak nya ".


gapapa mah, " jawab alia tersadar dari lamunanan nya ".


sedari tadi alia membayangkan sikap hangat calon suami nya, bahkan calon suami nya tidak benar benar melakukan itu dengan alasan ingin mengambil hak nya setelah halal.


satu minggu kemudia di kantor al nampak terdim, dia masih memikirkan kesalahan nya pada zen.


padahal satu minggu lagi diri nya akan menikah dengan wanita pilihan anak nya itu.


tapi entah kenapa al menjadi ragu pada alia, apalagi kini anak nya sama sekali tidak mau di temui membuat al berfikir kalau zen tak merestui nya.


pintu terbuka nampak alia masuk membawa bekal makan siang untuk calon suami nya.


alia duduk di sopa dan mempersiapkan makanan di atas meja, alia melirik ke arah calon suami nya yang masih terdiam melamun di kursi kebesaran nya.


alia berdiri dan berjalan mendekat pada calon suami nya.


apa yang kamu fikirkan al ? " tanya alia sambil menepuk lembut pundak calon suami nya ".


al tersadar dari lamunan nya lalu berdiri dan berjalan melewati alia membuat alia menatap heran pada calon suami nya.


kedua nya makan tanpa perbincangan, kembali membuat alia heran dan rasa penasaran nya sudah tak tertahankan.


sebenar nya ada masalah apa al ? " tanya alia kembali sebab sedari tadi al hanya diam mengabaikan nya membuat alia tak nyaman ".


apa kamu tak merindukan zen ?

__ADS_1


apa kamu menyayangi zen ?


dua pertanyaan itu membuat alia terdiam karena heran dengan pertanyaan calon suami nya.


al menatap lekat wajah alia dan berfikir kalau alia ragu akan perasaan nya pada diri nya juga zen.


kalau kamu ragu kita bisa membatalkan pernikahan ini, " ujar al lagi membuat alia menatap tak percaya pada al ".


kamu meragukanku ? baik kita batalkan pernikahan ini, " ucap alia kesal lalu berdiri dan pergi meninggalkan al yang terduduk menatap kepergian nya ".


sore hari nya zen kembali dari luar kota bersama ibu nya, zen memang beberapa hari ini berlibur bersama ibu dan ayah sambung nya.


zen juga memberitahukan pada bunda nya, kalau diri nya berlibur keluar kota, sementara pada ayah nya zen masih marah karena membawa pergi bunda nya sewaktu berlibur di perbukitan.


sore ini zen di antar kharisma dan arya sampai di halaman rumah batara, bocah itu nampak merindukan bunda nya.


zen berlari kecil menyalami keluarga barata bahkan mengecup bayi almira.


bunda ada di kamar nak, " mamah putri yang menjawab sambil mengelus kepala zen ".


kharisma dan arya ikut menyalami semua nya.


semua nya masuk ke dalam ruang keluarga sementara zen berlari menaiki tangga menuju kamar bunda nya.


sudah puluhan kali zen mengetuk pintu namun bunda nya tak kunjung membukakan pintu.


hingga saat zen hendak pergi pintu terbuka nampak alia keluar dengan wajah sembab karena sedari tadi dia menangis.


zen berhambur dalam pelukan bunda nya, alia mengelus lembut rambut calon putra sambung nya.

__ADS_1


bunda kenapa wajah nya seperti itu ? " tanya zen mendongak menatap wajah sembab alia ".


bunda tidak apa apa, kamu ke sini sama siapa ? " tanya alia mengalihkan pembicaraan ".


zen sama ibu dan ayah arya bunda.


alia tersenyum kecil lalu membawa masuk zen ke dalam kamar nya.


kedua nya asik bercanda di dalam kamar alia sambil zen menceritakan keseruan saat diri nya bermain bersama ibu dan ayah sambung nya.


di ruang keluarga nampak kharisma dan arya yang sedikit canggung pada keluarga barata.


apalagi sikap riko yang nampak seperti tak suka pada kedua nya.


ya memang sedari tadi riko nampak cuek pada kedua nya.


padahal memang riko selalu bersikap arogan dan sombong pada orang yang dia tidak kenal.


akhir nya kharisma dan arya berpamitan karena zen akan menginap di rumah barata.


malam hari al datang ke rumah barata karena riko memberitahukan anak nya ada di rumah barata.


al di antar oleh jey sebab dia datang langsung dari kantor.


mobil sampai di halaman rumah barata, al turun dari mobil nya setelah di buka kan pintu oleh jey.


kedua nya berjalan masuk ke ruang keluarga setelah pintu di buka kan oleh art.


al melihat tak ada anak nya atau pun alia di ruang keluarga.

__ADS_1


al menyalami semua nya di ikuti jey lalu duduk di atas sopa ruang keluarga.


__ADS_2