Pelabuhan Lelaki Dingin

Pelabuhan Lelaki Dingin
bab 9 bertengkar


__ADS_3

kini bocah nakal itu nampak sedang melihat lihat dapur yang berantakan dan mencicipi masakan alia satu persatu, alia hanya memicingkan mata nya kesal pada bocah nakal itu.


menyesal aku berharap tante jadi bunda aku, masak saja tidak bisa, " cibir zen yang kini mengambil air minum karena lidah nya berasa tak enak ".


dih siapa juga yang mau jadi bunda bocah sepertimu, " ketus alia menatap tajam bocah itu dengan berdecak pinggang ".


bukan nya takut atau marah bocah itu berjalan ke arah nya mendekat dan merogoh saku celana nya lalu mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah dan menyimpan nya di tangan alia sambil berujar.


sejak semalam ayah mencari tante karena dia tak menerima sumbangan.


alia ingin menjawab namun bocah itu sudah melenggang pergi keluar dan menutup pintu.


setelah sadar dengan apa yang di sampai kan bocah nakal itu alia berjalan menyusul nya dan menekan bell terus menerus membuat zen menjadi kesal dan membuka pintu kasar.


apa ? " kesal zen menatap tak suka pada alia ".


alia menarik tangan zen menuju sopa dan menindih nya, tangan dan kaki zen tak bisa bergerak karena terkunci oleh alia.


lepaskan tante lepas, " kesal zen berontak ".


ngapain kamu memberikan uang ini hah, " ujar alia sambil menyumpalkan uang tersebut di mulut bocah nakal itu ".


alia berdiri dan kini zen terduduk dengan mendengus kesal, meskipun kesal bocah itu nampak senang karena mempunyai teman bermain bagi nya.

__ADS_1


aku kan cuma membantu ayah tante dia tak ingin mempunyai balas budi pada siapapun, " ucap zen memberitahukan ".


kedua nya terdiam saat melihat sosok lelaki dingin yang sedari tadi melihat tinggah kedua nya.


alia menjadi gugup dan menundukan kepala nya.


al berjalan masuk melewati kedua nya menuju kamar, alia hendak pergi namun tangan bocah nakal itu menahan nya.


alia menatap zen seolah bertanya, duduk dulu nanti ayah marah kalau tante pergi aku di marahi sendiri, " ucap zen dengan memohon " .


alia sendiri sebenar nya takut pada al namun dia juga tak tega meninggalkan bocah nakal itu meskipun kesal pada zen.


beberapa menit kemudian al keluar dari kamar dengan berpakaian santai melewati kedua nya menuju dapur.


al berjalan ke arah kedua nya dan duduk di sopa berhadapan dengan kedua nya yang masih menundukan kepala.


anda kenapa masih di sini ? " tanya al santai namun nada datar nya membuat alia takut ".


maaf, alia berdiri hendak pergi namun tangan nya masih di tahan oleh zen membuat al memicingkan mata nya.


bawa uang itu, " ucap al lagi menunjuk uang di meja yang tadi zen simpan ".


zen mengambil uang tersebut dan melemparkan pada wayah ayah nya dan berlari menuju kamar membuat al dan alia heran dengan sikap zen.

__ADS_1


maaf tuan saya permisi, " ucap alia berpamitan keluar apartemen al ".


belum pintu tertutup zen keluar dari kamar dengan membawa tas menyusul alia dan menutup pintu kasar.


al nampak termenung melihat anak nya untuk pertama kali berulah pada nya.


sementara di apartemen alia dia baru menyadari bocah nakal itu menangis terisak, nampak zen menundukan wajah nya dengan posisi terduduk di sopa.


entah alia merasakan sakit melihat bocah itu terisak, lebih baik alia melihat bocah itu nakal dan menyebalkan seperti biasa ketimbang menangis terisak seperti ini.


alia berjalan mendekat dan duduk di samping nya, perlahan alia memeluk bocah itu membuat bocah itu membalas pelukan dengan erat dan makin terisak menangis.


alia mengelus lembut punggung dan pucuk kepala bocah itu.


apa aku salah jika aku ingin mempunyai teman ? " tanya zen dengan ber ucap terbata bata karena masih sesenggukan ".


kini alia menyadari apa yang di ucapkan oleh bi sari pagi hari tadi, alia hanya mengelus lembut menenangkan bocah nakal itu.


tante akan jadi teman kamu, jadi kamu ga usah takut tak mempunyai teman lagi zen.


sore hari zen terlelap di kamar alia karena di apartemen alia hanya ada satu kamar yang terisi kasur.


bell pintu berulang kali membuat alia yang sedari tadi gagal memasak berjalan dengan kesal menuju pintu dan membuka nya.

__ADS_1


__ADS_2