Pelabuhan Lelaki Dingin

Pelabuhan Lelaki Dingin
bab 58 meminta maap


__ADS_3

tepat tengah malam alia menatap zen yang tengah terlelap dan menatap anak kecil itu nanar.


meskipun bunda tak jadi menikah dengan ayah kamu, bunda janji akan menyayangi kamu, " gumam alia lirih menatap zen yang terlelap ".


beberapa jam sebelum nya alia sudah berbicara dengan kedua orang tua nya, alia yakin membatalkan pernikahan nya dan kedua orang tua nya hanya menasehati agar diri nya tak menyesal di kemudia hari.


tapi alia yakin sebab dia tak mau menikah dengan lelaki yang meragukan nya.


andai ayah kamu tak meragukan bunda, bunda mau menjadi ibu sambung kamu zen, " ujar alia mengelus lembut rambut zen ".


alia merebahkan tubuh nya dan memejamkan mata nya.


hingga beberapa saat alia merasa ada yang mendekap dan memeluk nya.


alia fikir itu zen jadi alia membiarkan nya hingga beberapa saat alia tersadar akan aroma khas dari tubuh orang yang memeluk nya.


alia membuka mata nya dan langsung membelalakan mata nya, alia hendak berteriak namun mulut nya sudah di bungkam telapak tangan orang tersebut.


jangan teriak nanti zen bangun, " bisik al masih menutup mulut alia ".


al melepas tangan nya dari mulut alia dan meringis sebab wanita itu menggigit kuat telapak tangan nya.


pergi kamu dari sini, " lirih alia menatap nanar dan turun dari ranjang ".


al mendudukan tubuh nya dan menatap alia yang mundur beberapa langkah dari nya.


al berdiri dan berjalan mendekat dengan alia yang mundur beberapa langkah.


pergi atau aku akan teriak, " ancam alia dengan wajah yang sudah di banjiri air mata ".

__ADS_1


al menatap alia dengan perasaan bersalah nya, apalagi al mendengar ucapan ucapan alia pada putra nya tadi membuat al makin merasa bersalah.


kini tubuh alia bergetar menahan amarah nya dengan tubuh yang menempel di dinding.


alia menatap benci pada al yang kini makin mendekat perlahan.


pergi al jangan sampai aku berteriak, " ancam alia menatap tajam al yang nampak perlahan mendekat ".


al berjongkok dengan lutut menempel di lantai dan kedua tangan tertelungkup dan wajah menunduk.


maap, aku salah maap, " ucap al lirih dan memohon ".


alia sedikit kaget dengan sikap al yang seperti ini, hati nya tak tega namun fikiran nya masih kesal pada al dan sakit hati.


alia hanya diam menatap al yang masih menunduk.


alia masih diam dengan apa yang di katakan al, sebenar nya alia tau itu semua sebab zen tadi menceritakan ke kesalan nya pada ayah nya.


kamu tak perlu minta maap al, aku menyayangi zen, meskipun tak menjadi ibu sambung nya aku menyayangi nya, " jawab alia lirih mentap al yang kini mendongakan kepala menatap nya ".


apa maksud kamu ? " tanya al sambil berdiri ".


seperti yang tadi siang kamu katakan, " jawab alia sambil menatap benci al ".


tidak, " jawab al langsung memeluk alia paksa ".


hati al kini benar benar sakit mendengar ucapan alia, bahkan tubuh nya kini bergetar karena takut, alia pun bisa merasakan tubuh al yang nampak gemetar.


alia meronta dan mendorong keras tubuh al hingga laki laki itu jatuh terduduk di lantai.

__ADS_1


mata al nampak terlihat kosong, bahkan alia kaget melihat kelopak mata al yang merah dan air mata yang keluar entah sejak kapan.


menikah itu karena dasar saling mencintai, aku tak ingin menikah dengan laki laki yang berharap aku mencintai anak nya, " ujar alia lirih sambil tersenyum getir ".


al kembali tersadar namun kini dia menyadari kesalahan nya dan tak ingin ke hilangan alia.


alia aku minta maap, aku mencintaimu , " ucap al sambil berdiri dan menggenggam tangan alia menatap berharap pada gadis itu ".


alia tersenyum getir menatap tatapan al yang mengiba pada nya.


pergi dari kamar ini atau aku akan berteriak, " ancam alia kembali ".


alia, " ucap al yang mulai pasrah ".


apa ? " ketus alia melepas kasar tangan al ".


apa yang harus aku lakukan agar kamu percaya aku mencintaimu ? " tanya al lirih ".


mati saja, " jawab alia asal dan berjalan menuju ranjang nya ".


alia mendengar rintihan al dan segera membalikan tubuh nya, nampak al terjatuh dengan posisi terlentang.


gila, " kesal alia berlari menghampiri al yang tersenyum menatap alia dengan mata yang sudah sayu ".


nampak dua pisau menancap di dada kiri al dan darah yang terus keluar membuat alia panik dan berteriak.


pintu terbuka nampak riko di ikuti yang lain masuk ke kamar alia serta zen yang menangis memeluk ayah nya yang sudah memejamkan mata nya.


alia menangis histeris dan memukul mukul tangan al agar laki laki itu membuka mata nya.

__ADS_1


__ADS_2