
karena kesal akhir nya alia memutuskan untuk pulang ke tempat tinggal baru nya, dia memutuskan untuk memesan makanan online saja.
hingga hampir dua jam dia menunggu namun makanan belum juga tiba membuat alia benar benar di uji kesabaran nya hari ini.
hingga sebuah notifikasi dari hanphone nya muncul, ternyata makanan yang di antarkan kurir tersebut salah alamat.
no apartemen nya adalah tujuh satu, sedangkan kurir malah mengantarkan ke no tujuh belas yang tepat berada di hadapan pintu apartemen nya.
alia keluar dari apartemen dengan wajah kesal nya lalu menekan bell tepat di seberang pintu apartemen nya.
hingga beberapa saat pintu terbuka, nampak lelaki yang masih menggigit pizza milik nya dengan celana training serta kaos hitam yang pas di tubuh nya membuat bentuk tubuh lelaki itu nampak sempurna di tambah sedikit basah di kaos tersebut serta bagian lain yang nampak berkeringat membuat laki laki itu nampak seksi di hadapan alia.
hingga wanita itu hanya menatap terdiam pada sosok al yang dingin.
__ADS_1
siapa ? " tanya al dengan santai namun tatapan dingin nya tetap terlihat ".
maaf tuan, saya mau mengambil makanan saya yang salah di antarkan ke apartemen anda, " jawab alia gugup karena terpana oleh sosok al ".
al melepas gigitan pizza dan menunjukan pada alia, ini pizza pesanan anda ?
alia hanya mengangguk dia yang tadi nya kesal kini malah merasa gugup meskipun perutnya sekarang berbunyi hingga membuat wajah nya memerah menahan malu pada sosok laki laki seksi di hadapan nya.
al memicingkan mata nya saat mendengar suara di perut wanita di hadapan nya.
tidak tidak perlu tuan, biar saya pesan kembali saja, " ujar alia lalu membalikan tubuh nya dan bergegas masuk ke dalam kamar nya ".
al diam sesaat, ini rasa nya dia merasa bersalah pada orang lain, meskipun dia laki laki dingin namun dia juga merasakan apa yang di rasakan wanita yang barusan saat kondisi lapar namun makanan nya di makan orang lain.
__ADS_1
al menutup pintu dan berjalan menuju dapur.
di sebrang pintu, alia mengelus perut nya dengan satu tangan karena lapar dan mengelus dada nya dengan satu tangan lain nya karena gugup.
dia tampan dan seksi sekali, tapi tadi dia bilang sudah punya anak, itu arti nya dia sudah punya istri, " batin alia dengan perasaan kecewa ".
alia belum pernah merasakan perasaan seperti ini, apalagi di usia nya sekarang yang sudah menginjak dua puluh lima tahun dia belum pernah sekalipun mempunyai hubungan dengan laki laki, dan ini kali pertama alia tertarik pada lelaki meskipun harus kecewa karena kenyataan nya laki laki tersebut sudah mempunyai anak dan pasti sudah mempunyai istri.
pintu di ketuk membuat alia sedikit kaget dan langsung membuka pintu nya, alia tambah kaget karena kini di hadapan nya sosok laki laki dingin yang memporak porandakan hati nya berdiri tegap dengan membawa paperbag dan menyerahkan ke arah nya.
ini sebagai pengganti pizza anda yang saya makan, kalau saya memesan kembali mungkin butuh waktu lama, kasihan cacing cacing di perut anda kelaparan, " ucap al nampak santai namun dengan wajah datar dan dingin nya ".
alia hanya melongo dan menerima paperbag tersebut, tanpa berbicara kembali al membalikan tubuh nya dan berjalan masuk ke dalam pintu apartemen nya dan menutup kembali.
__ADS_1
alia yang baru tersadar hendak mengucapkan sesuatu namun pintu al sudah tertutup dan hanya bisa mendengus sebal.
alia menutup kembali pintu nya.