Pelabuhan Lelaki Dingin

Pelabuhan Lelaki Dingin
bab 23 kedatangan kevin


__ADS_3

tuan barata menghela nafas panjang, di satu sisi dia tak ingin memaksakan ke hendak nya, namun di satu sisi juga dia takut kalau perusahaan akan dalam masalah.


alia, tuan raka adalah orang berpengaruh di dunia bisnis, beliau juga memegang saham besar di perusahaan keluarga kita, apa kamu tega melihat perusahaan keluarga hancur ? " jelas ayah barata memberutahukan ".


alia diam sesaat, alia memang sudah yakin al adalah pranaja, dia tau laki laki dingin itu orang yang sangat mampu mengatasi tuan raka, tapi apa dia mau membantu nya, alia nampak ragu meminta bantuan nya tapi dia juga tak mungkin mau di jodohkan dengan laki laki yang dia sama sekali tidak kenal.


maap nak, ayah bukan mau menjual kamu, ayah mu juga tau kalau kevin laki laki yang baik dan cocok untuk kamu, " tutur mamah putri agara anak nya tak salah paham pada ayah nya ".


tapi bagaimana dengan laki laki sialan itu ? " tanya riko pada ayah nya ".


ayah barata nampak berfikir, laki laki tadi memang nampak baik namun laki laki itu nampak berpakaian sederhana barata ragu kalau laki laki itu akan mampa melindungi alia juga perusahaan keluarga nya.


dia bekerja apa alia ? " tanya tuan barata pada putri nya ".


aku ga tau ayah, " memang alia tak tau pekerjaan apa sebenar nya al yang alia tau kini al ayah dari zen dan juga pemilik pranaja corp namun alia enggan memberitahukan keluarga nya karena suatu alasan ".


akhir nya alia menyetujui usulan mamah nya agar mau berkenal terlebih dahulu dengan kevin karena alia ragu meminta bantuan laki laki dingin.

__ADS_1


beberapa hari kemudia di pranaja corp nampak laki laki dingin itu tengah diam melamun di kursi kebesaran nya.


al masih memikirkan ucapan anak nya pagi tadi agar meminta alia datang ke rumah nya.


jey masuk ke dalam ruangan dan memberikan surat undangan pada al dan langsung jey membacakan tanpa menyerahkan surat undangan tersebut.


apa tuan akan hadir ? " tanya jey pada tuan nya setelah selesai membacakan surat undangan tersebut ".


itu tak penting, kau dan monik saja yang datang, " jelas al tak ingin di bantah " .


jey mengangguk hendak keluar namun al mencegah nya membuat jey membalikan badan nya.


jey mengambil kertas tersebut dan membaca nya yang teryata sebuah alamat.


antarkan zen ke rumah itu, " ucap al yang tau tatapan assisten nya ".


jey mengangguk dan pergi keluar ruangan dan menghubungi supir zen yang masih menunggu nya di sekolah.

__ADS_1


hari ini di rumah barata menyambut kedatangan tuan raka dan putra nya.


di sana alia nampak malas namun karena perintah kedua orang tua nya alia ikut menyambut kedua orang tersebut.


kini kedua keluarga sedang berada di ruang keluarga setelah selesai makan siang di ruang makan.


riko nampak berbincang hangat dengan kevin, ya riko menyukai kevin karena usia kevin di bawah nya dan cocok jadi adik ipar sementara laki laki dingin yang tempo hari datang ke rumah nya nampak lebih dewasa dan riko tak suka, alasan yang aneh memang bahkan riko sebetulnya tak peduli terhadap perusahaan akan bermasalah jika menolak kevin yang dia masalahkan usia dan wajah calon adik ipar nya.


kevin berusia dua puluh delapan tahun, dan riko tiga puluh tahun, sedangkan al tiga puluh tiga tahun dan menurut riko bahkan usia al nampak usia empat puluh tahun karena wajah nya yang datar.


jadi bagaimana alia ? apa mau bertunangan dengan anak om ? " tanya raka sambil tersenyum berharap ".


semua orang menatap alia yang menghentikan memainkan handphone nya sedari tadi.


maap om, kita kan baru mengenal dan itu terlalu terburu buru, " tolak alia halus ".


cepat atau lambat sama saja , " ujar raka yang merasa tersinggung dengan calon menantu nya ".

__ADS_1


gapapa pah biar kita saling mengenal dulu, " bela kevin yang tak ingin calon istri nya merasa tertekan oleh papah nya ".


dasar anak papah, " batin alia yang tak suka pada kevin entah kenapa pertemuan pertama nya dengan kevin alia tak suka laki laki itu ".


__ADS_2