
dokter dan perawat keluar ruangan setelah menjelaskan kondisi kharisma pada al.
jadi bagaimana ? " tanya al kesal karena belum di jawab oleh kharisma ".
jujur aku mau dan masih mencintaimu al, tapi aku tak ingin menikah denganmu, " jawab kharisma yakin ".
apa maksudmu ?
kita pernah berteman bukan ? " tanya kharisma menatap al yang kesal pada nya ".
hem.
jika kita berteman, kau harus jawab jujur, kau sudah dekat dengan wanita kan, bahkan kau sepertinya sudah mencintai wanita tersebut, " ujar kharisma menatap mata al yang malah seolah menghindar ".
wanita siapa ? " al terbata ".
kharisma menarik tangan al dan menggenggam nya, aku bukan mengenalmu satu dua hari, sikaf kamu mungkin bisa berubah, tapi sifat kamu tak mungkin berubah, " ujar kharisma lagi ".
aku nyaman dan menerima kondisiku, jadi aku harap kamu jangan merasa bersalah, " lanjut kharisma menepuk nepuk punggung tangan al ".
al duduk dan memeluk kharisma yang dalam ke adaan terbaring.
kamu jangan menghabisi amar juga kedua orang yang menjebakku, " bisik kharisma membuat al kembali menjaukan tubuh nya menatap kharisma tajam ".
dari mana kamu tau ?
zen bercerita, " jawab kharisma santai ".
aku janji tak menghabisi amar tapi tidak bagi kedua orang yang menjebakmu, " jawab al tak ingin di bantah ".
al aku mohon, " ucap kharisma menyatukan kedua telapak tangan nya ".
al tau kharisma bukan tak sakit hati atau benci pada orang orang itu, tapi kharisma tak ingin diri nya mengotori dosa, al heran dengan cara fikir kharisma.
__ADS_1
kamu akrab sekali sama dokter tadi, apa kamu mempunyai hubungan ? " tanya al yang sebenar nya penasaran ".
kau cemburu ? " goda kharisma terkekeh ".
tidak, cuma aku heran saja kenapa dia suka pada wanita yang sudah mempunyai anak, " celetuk al terkekeh mendapat tatapan tajam dari kharisma ".
kau yang menjadikan aku punya anak, " jawab kharisma pura pura kesal ".
kedua nya canda tawa hingga al harus kembali bekerja.
kharisma menatap pintu yang sudah tertutup.
semoga kamu bahagia dengan alia, " batin kharisma tulus mendoakan kedua nya ".
lagi dan lagi kharisma tau semua nya dari anak nya, saat zen menceritakan tentang alia dan al, kharisma yakin al sudah mencintai alia begitupun sebalik nya.
sesampai nya di kantor al di buat kaget saat tau alia mengundurkan diri dari perusahaan alia spa, al menghubungi nomor alia namun tak aktif.
al melajukan motor besar nya ke rumah alia, tapi gadis itu tak ada di rumah.
saat al bertanya kemana orang rumah hanya menjawab mereka tidak tau dan tidak di beritahukan.
tiga jam al menunggu akhir nya keluarga barata kembali ke rumah, al bergegas mendekat menyalami mamah putri dan juga ayah barata.
al menyalami amelda tentu melewati riko yang masih dalam ke adaan wajah yang memar memar.
dimana alia mah ? " tanya al pada mamah putri ".
alia ga bilang sama kamu ? memang kesalahan apa yang kamu perbuat hingga alia pergi ? " ketus riko kesal ".
al diam sesaat, pergi kemana ? " tanya al gusar ".
ke empat orang itu bingung sendiri pasal nya setau mereka alia mengatakan akan pergi beberapa hari dan sudah meminta izin calon suami nya.
__ADS_1
negara tetangga, katanya cuma dua hari, " jawab amelda yang juga bingung dengan calon adik ipar nya ".
al berlari ke arah motor dan melajukan kendaraan nya tampa berpamitan.
sudah satu minggu ini al selalu murung di dalam kamar nya, dia kehilangan jejak alia bahkan dia tak tau kesalahan apa diri nya hingga gadis itu meninggalkan nya.
apa sebegitu tak ingin kau menikah denganku hingga pergi dari negara ini, " batin al dengan menatap langit yang terlihat mendung ".
jey sudah memerintahkan anak buah nya namun jey tak menyangka nona alia melakukan cukup banyak penerbangan hingga dia susah mencari keberaaan nya.
satu bulan kini belum juga jey dan anak buah nya menemukan keberadaan alia, begitupun dengan alex dan anak buah nya, bahkan keluarga barata sudah khawatir dan cemas karena alia belum di temukan, menyesal mereka mengijinkan dan mengantarkan alia ke bandara.
kini kondisi al makin dingin dia sudah kembali ke kantor karena tugas yang menumpuk, bahkan dia makin menjadi lelaki dingin dan pendiam.
beruntung zen lebih banyak menghabiskan waktu dengan ibu nya ketimbang ayah nya.
hari ini kharisma akan melakukan penerbangan ke luar negeri untuk menjalani perawatan lanjutan, di temani dokter arya, zen ingin ikut namun ibu nya tak mengizinkan karena zen harus bersekolah.
jaga baik baik, " ucap al menepuk pundak dokter arya ".
dokter arya hanya menganggukan kepala nya dan tersenyum pada al, meskipun dokter itu tau kini hubungan al dan kharisma di masa lalu, tidak membuat dokter tersebut pesimis apalagi saat tau kalau al mencintai wanita yang sekarang belum tau keberadaan nya.
tuan apa boleh saya melihat poto calon istri tuan ? " tanya dokter arya penasaran ".
al menatap tajam dokter tersebut.
siapa tau saya berjumpa di sana, " ucap dokter menjelaskan ".
al mengeluakan handphone nya dan menyerahkan pada arya.
dokter tersebut membulatkan mata nya membuat al dan kharisma heran.
ini kan wanita yang tempo hari tak jadi masuk ke ruangan rawat dokter kharisma, " ucap dokter arya kaget ".
__ADS_1
kharisma dan al sama kaget nya, kini al tau alasan kepergian alia, bahkan kharisma merasa bersalah pada alia.