
...PROLOG ...
(
...(Visual Tania)...
Tania Delia
-19 tahun
- Sopan
- Ramah
- Cantik
- Sederhana
Yuda Fadillah
-24 tahun
- Ceria
- Perhatian
- Tampan
- Mewah
Riski Devian
-21 tahun
- Dingin
- Angkuh
- Tampan
- Cuek
...***...
Di kediaman keluarga Tania yang sangat elegan dengan desain yang sederhana.
Mamanya Tania bernama : Desi Setiani.
Papanya Tania bernama : Wildan Syareza.
Kakak laki laki Tania bernama : Reza Delio.
__ADS_1
...Di meja makan....
"Tania, mari sarapan dulu." ucap Mama Desi.
"Ya ma, sebentar." jawab Tania sambil mengambil tas nya.
"Lio, hari kamu yang antar Tania ke kampus ya, karena Papa berangkat ke kantor sedikit siang." kata Papa Wildan.
"Iyaa Pa" jawab Delio menurut.
Tania menuruni tangga dengan pakaian yang sangat rapi untuk ke kampus. Tidak lupa dengan make up natural dan rambut terurai rapi.
"Aduh.. anak Papa sangat cantik." pujian dari Papa Wildan untuk putrinya.
"Tumben dek, kamu dandan." ejek Delio.
"Ya dong, masa anak perempuan gk dandan cantik." kekehan Tania sambil bergaya dengan mengibaskan rambut indahnya.
Papa Wildan dan Mama Desi yang melihat keceriaan Tania pun tersenyum tapi untuk Delio hanya diam tanpa ekspresi.
"Sudah sudah, ayo kita sarapan nanti kalian akan telat jika terus begini." ucap Mama untuk menengahi kelakuan kedua nya.
Setelah selesai makan, Lio mengantarkan Tania ke kampus menggunakan mobil pemberian sang Papa atas kelulusan S1 sebagai Sarjana Manajemen Bisnis 2 tahun lalu saat di usianya 22 tahun dan sekarang usianya 24 tahun dengan bergelar S2.
"Kuliah yang benar dek, nanti jodoh mu pasti akan di atas pendidikanmu. Ingat jangan cari masalah seperti dulu lagi ya." nasehat Delio pada Tania yang sibuk memainkan handphone nya.
"Kamu dengar gak dek?." tanya Delio karena tidak ada jawaban dari sang adik.
...Di kampus ...
Di pintu gerbang Tania bertemu Sarah Saraswati teman lamannya yang berteman sejak SMA.
"Hai Tan." Sapa Sarah.
"Hai juga Sar." balas sapa Tania.
"Lu di anter siapa tadi?." tanya kepo Sarah sambil melirik mobil Delio yang baru saja melaju.
"Di anter abang gw." jawab Tania.
"Ganteng juga abang lu." Pujian Sarah sambil tersenyum.
"Hahaha, biasa aja lu. Awas nanti naksir lu sama abang gw." goda Tania pada Sarah.
"Gak apa apa lah, nanti gw jadi kakak ipar lu." ujar Sarah sambil mengajak Tania berjalan menuju lorong kelas.
Tania dan Sarah sedang asik bercanda, tiba tiba lengan tangan Sarah di tarik seorang laki laki ( Devano) , ya Devano adalah mantan kekasih Sarah waktu di SMA.
"Lepasin Vano, sakit." Sarah yang memberontak melepaskan tangannya dari cengkraman Vano.
"Lepasin temen gw." Tania membantu Sarah agar cengkraman Vano meregang tapi sia sia, malah Tania yang terdorong hampir jatuh terkena batu besar. Dan untung saja di tariknya lengan tangan Tania oleh Riski.
"Lu nggak kenapa kenapa?." tanya Riski kepada Tania.
__ADS_1
"Gw gk kenapa kenapa, tapi bantuin temen gw" Tania yang panik seketika Vano membawa Sarah dengan paksa untuk masuk ke mobil Vano.
Tania mengejar Vano dan Sarah tetapi mobil mereka sudah melaju. Akhirnya Tania meminta tolong kepada Riski.
"Lu mau bantuin gw gk?." Ucap Tania panik.
"Yaudah, naik ke mobil gw sekarang."
Mobil Riski melaju cepat agar tidak ketinggalan jejak mobil Vano.
Setelah mobil Riski berhasil menyalip mobil mobil lainnya dan berhenti tepat di depan mobil Vano.
Riski dan Tania keluar dari mobil dan menuju mobil Vano. Dan seketika Vano juga keluar dari mobilnya.
"Ngapain lu berdua ikut campur urusan gw sama Sarah?." emosi Vano.
"Sarah itu temen gw, jadi gw berhak buat bantuin dia." ucap Tania.
"Ooh jadi lu berani sama gw hah!?." teriak Vano dan ditariklah tangan Tania oleh Vano dan di sekaplah Tania di tembok pinggir jalan dengan di depannya Vano.
"Lu mau ngapain Tania, VANO!! Jangan Tania yang jadi sasaran lu, karena gw yang salah bukan Tania. " sambil menarik narik tangan Vano untuk melepaskan Tania.
Vano menghempaskan tangannya yang di tarik Sarah sampai Sarah bergerak mundur dan terjatuh mengenai mobil Vano.
"Auww." rintih Sarah.
" Tania... (sambil mengelus pipi Tania) ternyata lu lebih cantik dari pada Sarah, salah awalnya gw memilih Sarah dari pada lu." Vano yang memainkan tangannya di muka Tania tanpa peduli dengan Sarah.
"Jangan kurang ajar lu sama perempuan." ujar Riski yang langsung menarik kerah baju Vano untuk menjauh dari hadapan Tania yang semakin mendekat dan langsung menghantam wajah Vano.
'Bugh'
'Bugh'
'Bugh'
Vano dan Riski berkelahi saling baku hantam, Tania langsung menghampiri Sarah yang tergeletak jatuh dan membantunya untuk berdiri.
"Ada yang sakit Sar?." tanya Tania panik.
"Gw gpp ko Tan, makasih ya." ucapan Sarah menahan sakit yang sambil di bantu berdiri dan Tania membawanya ke mobil Riski.
Tania pun bergegas untuk memisahkan Vano dan Riski dengan berdiri di tengah tengah antara Vano dan Riski.
"Pliss hentikan perkelahian ini. " ucap Tania yang tidak di respon keduanya yang membuat tangan Vano melayang menghantam Riski terhalang Tania dan Tania yang terkena pukulan dari Vano.
'Bugh'
Dan seketika Vano berhenti, langsung masuk ke mobilnya dan menyalakan mobilnya lalu pergi meninggalkan tempat tersebut. Riski pun langsung menolong Tania secepatnya untuk masuk ke mobil dan ia ikut masuk serta melajukan mobilnya entah kemana tujuannya.
Apakah Riski membawa Tania dan Sarah ke rumah sakit atau ke kampus atau ke rumah?
TBC
__ADS_1